JODOH DI TANGAN HANSIP
Suatu malam JONO dan JENI baru pulang kerja, karena mereka baru pacaran, JONO mengantar pulang JENI ke KOSAN NYA, dan JENI pun masuk, mereka mengobrol sampai larut malam, karena keasikan sehingga mereka lupa kepada segalanya, ketika mereka sedang asyik bermain cinta, tanpa mereka sadari , dua HANSIP mendobrak PINTU secara paksa, karena sebelum nya para HANSIP itu sudah mengintai JONO yang tidak pulang - pulang dari KOSAN wanita.
Ketika pintu di dobrak, JONO dan JENI Sangat terkejut sehingga jantung nya serasa mau copot.
HANSIP " kenapa kamu jam segini belum pulang dari kamar wanita yang bukan MUHRIM "
JONO " maaf pak, saya baru sekali ini "
JENI " iya pak HANSIP kami tidak ngapa -ngapain ko "
HANSIP " tidak ngapa - ngapain gimana, ITU CELANA NENG BUKTINYA MELOROT " ketika mereka sedang DI INTEROGASI HANSIP, sementara HANSIP yang satunya lagi yang bernama KOSIM , tidak berbicara sedikit pun karena gerah melihat paha JENI yang putih dan mulus, mata nya tidak bermenti melihat paha JENI dalam benak nya berkecamuk bingung " JABA HOYONG, JABA ISIN ,JABA AMBEK JABA HAREDANG "
HANSIP " ya udah saya laporkan sama bapak kamu, kalau tidak saya akan laporkan ke POLISI "
JONO " duuuhhh, jangan dong pak, saya belum siap nikah "
HANSIP " belum siap gimana ??? ITU ADK KAMU MASIH BERDIRI, berarti sudah siap "
JENI " iya pak, saya juga takut dimarahi orang tua saya "
HANSIP " ya itu terserah kamu ,pokok nya saya akan langsung menjemput AMIL yang akan menikahkan kalian "
JENI " duuuuuh maaf pak PLEASEEEE saya belum siap nikah " HANSIP pun BERBICARA DENGAN NADA MARAH " KALAU BELUM SIAP NIKAH KENAPA CELANA KALIAN DI PELOROTIN,,,,,,,,,,,,,,,,,, "
No comments:
Post a Comment