KISAH KARYAWAN PABRIK
Suatu hari dua wanita karyawan pabrik, sedang bercakap - cakap di kedai BAKSO, Mereka adalah TINA dan TINI, karena mereka sahabatan, mereka ngobrol tanpa canggung. waktu itu mereka sehabis gajian dan menikmati BAKSO rudal, YANG BAKSO NYA LEBIH GEDE DARIPADA MANGKOK NYA. sambil menikmati bakso nya mereka bercakap.
TINI " NA, kayak nya gajian bulan ini saya gak kebagian lebih, banyak yang harus di bayar "
TINA " emang bayar apa ajah ? "
TINI " YAAAAAAAAAAAAH, belum bayar KOST an, bayar kredit HP, TAS belum lunas , kredit sepatu masih tiga bulan lagi "
TINA " ya sama aja KELES, saya mah belum bayar kreditan motor, belum lagi kredit JAKET sama SI INTA, belum lagi bayar PULSA, laaaaaaaaaaahhhh pokona MAH RIEUT lah " karena mereka sedang galau memikirkan kebutuhan hidup nya yang semua nya harus dibayar, merek pun menambahkan lagi sambal dan saos kedalam mangkuk bakso nya.
Tetapi walaupun mereka bersahabat, tapi kalau bayar bakso suka bayar masing - masing aja, merupakan sesuatu yang aneh kalau mereka saling traktir. setelah habis makan bakso mereka pun melanjutkan perbincangan nya di luar kedai bakso.
TINA " sebetul nya emang salah sih, semua serba kredit, kaos ngredit, sepatu ngredit, helm ngredit, sampai PULSA ngredit alias ngutang, jadi weh pas gajihan teh gak kebagian , karena banyak yang harus di bayar "
TINI " iya NA, tapi kan kita butuh banget , segera harus di pake, akhir nya terpaksa dengan cara kredit, walau harga nya jadi jauh melambung, tapi kembali lagi ke gaya hidup sih, kadang kita terbawa gaya hidup orang lain karena gengsi pake baju itu - itu juga "
TINA " ya memang sih, pada intinya kerja di pabrik itu PANASAN, liat orang lain HP nya baru, mendadak otak jadi PANAS, liaT orang lain baju nya baru, MENDADAK HATI JADI PANAS, akhir nya saling bersaing, dengan SLOGAN BIAR TEKOR ASAL SOHOR "
TINI " bener NA, memang begitu ada nya kehidupan di pabrik mah, pa PANAS - PANAS, pa HADE - HADE HP, pa hade - hade PENAMPILAN, padahal ujung - ujung na mah matak jadi RIPUH, kadang - kadang setiap bulan kateter ku kebutuhan hidup, meus- meus GALI LOBANG TUTUP LOBANG, pinjam duit bayar utang, malah anu lebih RIPUH geus minjem ka RENTENIR, anu bunga na KAWAS SETAN "
TINA " ya gimana lagi, DA AKU MAH APA ATUHHHHHH, hanya seorang kuli pabrik yang gajinya PAS - PASAN " mereka pun berpisah.
Saturday, October 8, 2016
CERPEN LAWAK
SUAMI SUPER NGIBUL
Tersebutlah pasangan suami istri yang kurang harmonis dalam rumah tangga nya, MINCE adalah seorang isteri yang terlalu ngatur terhadap segala kebutuhan suami nya, sementara DARTO adalah seorang suami yang banget takut isteri. DARTO adalah seorang sopir bis pariwisata, yang seminggu jalan dan seminggu ada di rumah.
Jika DARTO sedang ada di rumah, pekerjaan nya kalau gak mancing ya mengadu ayam, hobby DARTO sangat banyak namun semua itu dilakukan di luar sepengetahuan isterinya yang selalu melarang. Suatu DARTO bertemu dengan teman nya yang bernama RUDI, karena waktu itu sedang ramai -ramai nya BATU AKIK, sehingga DARTO yang tadinya gak suka dan gak tahu menahu tentang BATU AKIK, akhir nya terbawa trend oleh yang lain. RUDI yang semua jari nya di penuhi BATU AKIK memperlihatkan nya kepada DARTO.
RUDI " bang, saya punya BATU AKIK jenis nya BACAN, mau saya jual " DARTO pun segera melihat - lihat setelah RUDI mencopot nya dari jari tengah nya.
DARTO " emang nya mau dijual berapa bang ? "
RUDI " ya saya beli nya 3 juta, kalau bisa lebihan deh ,soal nya saya dapet nya jauh bang " padahal RUDI beli nya hanya 200 RIBU .
DARTO " kalau segitu saya gak berani bang "
RUDI " jadi abang berani nya berapa, soal ni batu lagi trendi, saya jual situ sama abang aja, kalau sama yang lain gak saya kasih harga segitu " sambil membolak - balik batu AKIK itu DARTO berfikir dan benak nya mengatakan " uang sih ada buat beli sepeda anak, tapi ni batu lagi trend, kali aja bisa kujual lebih " RUDI kembali menawarkan " gimana jadi gak, kalau enggak saya mau pergi nih "
DARTO " eit,,,,,,eiiit,,,, jangan pergi dulu, gimana kalau 2 juta " dengan senang hati RUDI menjawab, karena sudah mendapat untung gede.
RUDI " duh giman yah, sebetul nya saya masih seneng sama batu itu, tapi yah gak paa -apa lah 2 juta juga " akhir transaksi selesai.
Sesampai nya di rumah , DARTO yang langsung mengenakan batu AKIK nya bertemu isterinya yang sedari tadi menunggunya di rumah, karena sudah berkali - kali di tanyakan oleh anak lelaki nya yang masih duduk di bangku SD. anak nya yang bernama ANTON sudah menagih INGIN dibelikan sepeda.
MINCE " dari mana aja bang ?, dari tadi NOH, ANTON nagih terus, minta di beliin sepeda, abang kan udah janji mau beliin "
DARTO " iye, iyeeeee nanti abang beliin "
MINCE " tuh BATU AKIK nya baru ya bang ?, emang beli dimana ? "
DARTO " ini, dikasih sama temen abang, katanya buat kenang - kenangan "
MINCE " walah baik banget yah temen abang " Setelah mereka bercakap , DARTO langsung ke depan rumah sambil menikmati kopi nya, tapi belum lama DARTO duduk, tiba - tiba teman mancing nya yang bernama ENGKOS datang. mereka pun berbincang pelan karena takut kedengaran MINCE yang ada didalam rumah.
DARTO " dari KOS ? "
ENGKOS " aku sengaja kesini, mau ikut mancing ga, ada borongan kita berangkat berlima ,ya paling kena 200 ribuan "
DARTO " okelah siap, kamu sediain aja joran nya " ketika mereka mau berangkat, tiba - tiba MINCE memergoki nya.
MINCE " mau kemana bang ?, baru aja pulang, udah mau pergi lagi "
DARTO " itu MAH, abang mau mancing di kolam nya ENGKOS, iyakan KOS " ENGKOS pun MENGANGGUK.
MINCE " mancing,,,,,,,,,ga usah bang, mendingan dirumah perbaiki genteng yang udah pada bocor " DARTO " YA mamah, ini kan mumpung gratis, lagian ikan nya juga buat mamah "
MINCE " oh gratis yah, boleh deh kalau gratis " AKHIR NYA MEREKA PUN BERANGKAT MANCING.
Setelah satu minggu ada di rumah, kini DARTO kembali kerja selama satu minggu juga , di tempat kerja DARTO berbincang dengan teman nya yang bernama KUSMAN .
KUSMAN " bang aku lagi butuh uang nih, aku mau jual HP " Dan KUSMAN langsung memberikan nya untuk di lihat -lihat DARTO.
DARTO " emang mau dijual BERAPA ? "
KUSMAN " beli nya sih 3 juta, lagian belum lama , ya udah lah 2,5 juta "
DARTO " gimana kalau tuker tambah aja sama yang punya saya, tapi HP saya udah jadul '
KUSMAN melihat HP milik DARTO yang memang sudah jadul .
KUSMAN " boleh lah, HP abang dihargain 500 ribu, jadi abang tinggal nambah 2 juta "
DARTO " okelah kalau begitu " akhir nya mereka pun sepakat.
Setelah seminggu narik, akhir nya DARTO kembali pulang . di rumah DARTO kembali berbincang dengan dengan isterinya MINCE.
MINCE " itu abang HP nya BARU yah ?, coba mamah lihat " MINCE pun segera mengambil HP dari gengaman DARTO .
DARTO " itu HP dari temen abang, kemaren dia lagi butuh uang, nawarin sama abang 500 ribu " MINCE " jadi abang beli 500 ribu ? "
DARTO " enggak, abang tuker sama yang punya abang "
MINCE " oh DITUKERIN, ya mau DONG HP abang kan udah jadul, tapi abang nambah "
DARTO " yaaaa,,,,,, nambah sihhh 100 ribu, murah kan ma ? "
MINCE " walaaah, mau banget nambah seratus ribu, ya murah lah, biarin murah juga HP ini BUAT MAMAH, walah layar SENTUH, bisa BBM, makasih ya pah "
DARTO " terus abang pake yang mana dong ? "
MINCE " ya papah beli aja lagi, yang lebih mahal dari ini aja boleh kok "
DARTO " wellleeeeeeeeeehhhh,,,,,,weeellllleeeeehhh ,,kalah deh gua " karena DARTO merasa kesal akhir nya DARTO keluyuran ke kampung, dan DARTO bertemu si AOM yang sama - sama hobby NGADU AYAM.
DARTO " om, MASIH suka ngadu AYAM kagak "
AOM " ya masih dong, kemaren tuh ayam GUE menang UDAH ditawar 5 juta gak gue kasih, walah itu ayam gaya nya kaya MIKE TYSON, gulung pukul bang "
DARTO " sekarang AYAM nya dimana ? "
AOM " ada noh, di rumah lagi di jemur " mereka pun langsung ke rumah AOM untuk melihat ayam ADU .
DARTO " OM, UDAH deh, ni ayam abang beli 2 juta, "
AOM " ah gak dikasih, kalau yang satu nya lagi boleh 3 juta "
DARTO " emang yang ini udah berapa kali menang "
AOM " ya, paling sepuluh kali menang bang "
DARTO " ya udah ini AKU BAYAR 3 JUTA, buat ngadu minggu depan setelah pulang kerja " akhir nya transaksi pun jadi dengan harga 3 juta. dan DARTO pun langsung membawa ayam nya ke rumah. ketika di rumah , MINCE langsung BERTANYA.
MINCE " itu ayam dari mana bang ? "
DARTO " itu temen abang lagi butuh duit , nawarin ke abang 100 ribu "
MINCE " jadi abang beli 100 ribu ? "
DARTO " enggak, abang tawar 50 ribu,eeeeeeeeeeeehhhhhhhh dikasih, udah aja abang beli, murah kan mah ? "
MINCE " ya murah kalau 50 ribu mah, itu kan lebih dari 2 kilo " setelah mereka bercengkrama , mereka pun kembali ke aktifitas nya masing - masing. Hari berselang begitu cepat, sehingga DARTO harus kembali berangkat kerja. Selama di pekerjaan, DARTO ingin segera pulang untuk segera mengadu ayam yang harga 3 juta. Sementara di rumah MINCE YANG MENUNGGU KEDATANGAN SUAMI NYA, merasa bingung, karena tidak punya ikan untuk makan suaminya, sehingga MINCE berinisiatip UNTUK MEMOTONG ayam nya dengan menyuruh kepada tetangga nya, yang bernama bah SUDIN.
MINCE " bang tolongin potong ayam dong, sebentar lagi suami saya datang "
SUDIN " walah ni ayam gede banget bu "
MINCE " iya , suami saya yang beli katanya 50 ribu, mau yah "
SUDIN " ya jelas mau lah, gede gini daging nya. " akhir nya ayam itu dipotong pak SUDIN.
Hari menjelang sore, DARTO baru pulang dari pekerjaan nya, DARTO sangat semangat karena besok nya mau mengadu ayam nya , dengan berharap menang dalam taruhan.
MINCE " eh papah sudah pulang, mau bikin kopi dulu atau mau langsung makan pah ?
DARTO " mau makan dulu ajalah, papah laper banget nih " MINCE PUN SEGERA menyiapakan makanan nya di atas meja makan " ketika sedang makan, DARTO sangat lahap sekali karena betul - betul lapar ".
DARTO " duuuhh, makan nya enak banget mah, nambah lagi ah " DARTO yang sedang mengunyah makanan nya, bertanya .
DARTO " ini ayam goreng nya kok enak banget mah, emang beli dimana ? "
MINCE " looooohhhhhhh, kan papah yang beli , yang kata papah 50 ribu itu " dengan sangat kaget DARTO menghentikan makan nya.
DARTO " hhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaahhhhhh, ini ayam papah yang di beli kemarin,,,,,,,tidaaaaaaakkkkkkk "
MINCE " emang KENAPA PAH ? "
DARTO " HAH, 3 JUTA, amblas, AYAM itu harga nya tiga juta mamahhh " mendengar 3 juta MINCE KAGET.
MINCE " apppppppaaaaaaaaaaaaahhhhhh tiga JUTA, " MINCE langsung menjewer kuping DARTO
MINCE "gitu,,,, terus sama mamah bohong, beli ayam sampai tiga juta, celana mamah udah bolong, eeehh di diemin , kenapa PAPAH selalu bohongin mamah "
DARTO " kan papah, takut di marahin sama mamaaaahhh , ahhhhhhh apes LAGIIIIIIIHHHHH "
Tersebutlah pasangan suami istri yang kurang harmonis dalam rumah tangga nya, MINCE adalah seorang isteri yang terlalu ngatur terhadap segala kebutuhan suami nya, sementara DARTO adalah seorang suami yang banget takut isteri. DARTO adalah seorang sopir bis pariwisata, yang seminggu jalan dan seminggu ada di rumah.
Jika DARTO sedang ada di rumah, pekerjaan nya kalau gak mancing ya mengadu ayam, hobby DARTO sangat banyak namun semua itu dilakukan di luar sepengetahuan isterinya yang selalu melarang. Suatu DARTO bertemu dengan teman nya yang bernama RUDI, karena waktu itu sedang ramai -ramai nya BATU AKIK, sehingga DARTO yang tadinya gak suka dan gak tahu menahu tentang BATU AKIK, akhir nya terbawa trend oleh yang lain. RUDI yang semua jari nya di penuhi BATU AKIK memperlihatkan nya kepada DARTO.
RUDI " bang, saya punya BATU AKIK jenis nya BACAN, mau saya jual " DARTO pun segera melihat - lihat setelah RUDI mencopot nya dari jari tengah nya.
DARTO " emang nya mau dijual berapa bang ? "
RUDI " ya saya beli nya 3 juta, kalau bisa lebihan deh ,soal nya saya dapet nya jauh bang " padahal RUDI beli nya hanya 200 RIBU .
DARTO " kalau segitu saya gak berani bang "
RUDI " jadi abang berani nya berapa, soal ni batu lagi trendi, saya jual situ sama abang aja, kalau sama yang lain gak saya kasih harga segitu " sambil membolak - balik batu AKIK itu DARTO berfikir dan benak nya mengatakan " uang sih ada buat beli sepeda anak, tapi ni batu lagi trend, kali aja bisa kujual lebih " RUDI kembali menawarkan " gimana jadi gak, kalau enggak saya mau pergi nih "
DARTO " eit,,,,,,eiiit,,,, jangan pergi dulu, gimana kalau 2 juta " dengan senang hati RUDI menjawab, karena sudah mendapat untung gede.
RUDI " duh giman yah, sebetul nya saya masih seneng sama batu itu, tapi yah gak paa -apa lah 2 juta juga " akhir transaksi selesai.
Sesampai nya di rumah , DARTO yang langsung mengenakan batu AKIK nya bertemu isterinya yang sedari tadi menunggunya di rumah, karena sudah berkali - kali di tanyakan oleh anak lelaki nya yang masih duduk di bangku SD. anak nya yang bernama ANTON sudah menagih INGIN dibelikan sepeda.
MINCE " dari mana aja bang ?, dari tadi NOH, ANTON nagih terus, minta di beliin sepeda, abang kan udah janji mau beliin "
DARTO " iye, iyeeeee nanti abang beliin "
MINCE " tuh BATU AKIK nya baru ya bang ?, emang beli dimana ? "
DARTO " ini, dikasih sama temen abang, katanya buat kenang - kenangan "
MINCE " walah baik banget yah temen abang " Setelah mereka bercakap , DARTO langsung ke depan rumah sambil menikmati kopi nya, tapi belum lama DARTO duduk, tiba - tiba teman mancing nya yang bernama ENGKOS datang. mereka pun berbincang pelan karena takut kedengaran MINCE yang ada didalam rumah.
DARTO " dari KOS ? "
ENGKOS " aku sengaja kesini, mau ikut mancing ga, ada borongan kita berangkat berlima ,ya paling kena 200 ribuan "
DARTO " okelah siap, kamu sediain aja joran nya " ketika mereka mau berangkat, tiba - tiba MINCE memergoki nya.
MINCE " mau kemana bang ?, baru aja pulang, udah mau pergi lagi "
DARTO " itu MAH, abang mau mancing di kolam nya ENGKOS, iyakan KOS " ENGKOS pun MENGANGGUK.
MINCE " mancing,,,,,,,,,ga usah bang, mendingan dirumah perbaiki genteng yang udah pada bocor " DARTO " YA mamah, ini kan mumpung gratis, lagian ikan nya juga buat mamah "
MINCE " oh gratis yah, boleh deh kalau gratis " AKHIR NYA MEREKA PUN BERANGKAT MANCING.
Setelah satu minggu ada di rumah, kini DARTO kembali kerja selama satu minggu juga , di tempat kerja DARTO berbincang dengan teman nya yang bernama KUSMAN .
KUSMAN " bang aku lagi butuh uang nih, aku mau jual HP " Dan KUSMAN langsung memberikan nya untuk di lihat -lihat DARTO.
DARTO " emang mau dijual BERAPA ? "
KUSMAN " beli nya sih 3 juta, lagian belum lama , ya udah lah 2,5 juta "
DARTO " gimana kalau tuker tambah aja sama yang punya saya, tapi HP saya udah jadul '
KUSMAN melihat HP milik DARTO yang memang sudah jadul .
KUSMAN " boleh lah, HP abang dihargain 500 ribu, jadi abang tinggal nambah 2 juta "
DARTO " okelah kalau begitu " akhir nya mereka pun sepakat.
Setelah seminggu narik, akhir nya DARTO kembali pulang . di rumah DARTO kembali berbincang dengan dengan isterinya MINCE.
MINCE " itu abang HP nya BARU yah ?, coba mamah lihat " MINCE pun segera mengambil HP dari gengaman DARTO .
DARTO " itu HP dari temen abang, kemaren dia lagi butuh uang, nawarin sama abang 500 ribu " MINCE " jadi abang beli 500 ribu ? "
DARTO " enggak, abang tuker sama yang punya abang "
MINCE " oh DITUKERIN, ya mau DONG HP abang kan udah jadul, tapi abang nambah "
DARTO " yaaaa,,,,,, nambah sihhh 100 ribu, murah kan ma ? "
MINCE " walaaah, mau banget nambah seratus ribu, ya murah lah, biarin murah juga HP ini BUAT MAMAH, walah layar SENTUH, bisa BBM, makasih ya pah "
DARTO " terus abang pake yang mana dong ? "
MINCE " ya papah beli aja lagi, yang lebih mahal dari ini aja boleh kok "
DARTO " wellleeeeeeeeeehhhh,,,,,,weeellllleeeeehhh ,,kalah deh gua " karena DARTO merasa kesal akhir nya DARTO keluyuran ke kampung, dan DARTO bertemu si AOM yang sama - sama hobby NGADU AYAM.
DARTO " om, MASIH suka ngadu AYAM kagak "
AOM " ya masih dong, kemaren tuh ayam GUE menang UDAH ditawar 5 juta gak gue kasih, walah itu ayam gaya nya kaya MIKE TYSON, gulung pukul bang "
DARTO " sekarang AYAM nya dimana ? "
AOM " ada noh, di rumah lagi di jemur " mereka pun langsung ke rumah AOM untuk melihat ayam ADU .
DARTO " OM, UDAH deh, ni ayam abang beli 2 juta, "
AOM " ah gak dikasih, kalau yang satu nya lagi boleh 3 juta "
DARTO " emang yang ini udah berapa kali menang "
AOM " ya, paling sepuluh kali menang bang "
DARTO " ya udah ini AKU BAYAR 3 JUTA, buat ngadu minggu depan setelah pulang kerja " akhir nya transaksi pun jadi dengan harga 3 juta. dan DARTO pun langsung membawa ayam nya ke rumah. ketika di rumah , MINCE langsung BERTANYA.
MINCE " itu ayam dari mana bang ? "
DARTO " itu temen abang lagi butuh duit , nawarin ke abang 100 ribu "
MINCE " jadi abang beli 100 ribu ? "
DARTO " enggak, abang tawar 50 ribu,eeeeeeeeeeeehhhhhhhh dikasih, udah aja abang beli, murah kan mah ? "
MINCE " ya murah kalau 50 ribu mah, itu kan lebih dari 2 kilo " setelah mereka bercengkrama , mereka pun kembali ke aktifitas nya masing - masing. Hari berselang begitu cepat, sehingga DARTO harus kembali berangkat kerja. Selama di pekerjaan, DARTO ingin segera pulang untuk segera mengadu ayam yang harga 3 juta. Sementara di rumah MINCE YANG MENUNGGU KEDATANGAN SUAMI NYA, merasa bingung, karena tidak punya ikan untuk makan suaminya, sehingga MINCE berinisiatip UNTUK MEMOTONG ayam nya dengan menyuruh kepada tetangga nya, yang bernama bah SUDIN.
MINCE " bang tolongin potong ayam dong, sebentar lagi suami saya datang "
SUDIN " walah ni ayam gede banget bu "
MINCE " iya , suami saya yang beli katanya 50 ribu, mau yah "
SUDIN " ya jelas mau lah, gede gini daging nya. " akhir nya ayam itu dipotong pak SUDIN.
Hari menjelang sore, DARTO baru pulang dari pekerjaan nya, DARTO sangat semangat karena besok nya mau mengadu ayam nya , dengan berharap menang dalam taruhan.
MINCE " eh papah sudah pulang, mau bikin kopi dulu atau mau langsung makan pah ?
DARTO " mau makan dulu ajalah, papah laper banget nih " MINCE PUN SEGERA menyiapakan makanan nya di atas meja makan " ketika sedang makan, DARTO sangat lahap sekali karena betul - betul lapar ".
DARTO " duuuhh, makan nya enak banget mah, nambah lagi ah " DARTO yang sedang mengunyah makanan nya, bertanya .
DARTO " ini ayam goreng nya kok enak banget mah, emang beli dimana ? "
MINCE " looooohhhhhhh, kan papah yang beli , yang kata papah 50 ribu itu " dengan sangat kaget DARTO menghentikan makan nya.
DARTO " hhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaahhhhhh, ini ayam papah yang di beli kemarin,,,,,,,tidaaaaaaakkkkkkk "
MINCE " emang KENAPA PAH ? "
DARTO " HAH, 3 JUTA, amblas, AYAM itu harga nya tiga juta mamahhh " mendengar 3 juta MINCE KAGET.
MINCE " apppppppaaaaaaaaaaaaahhhhhh tiga JUTA, " MINCE langsung menjewer kuping DARTO
MINCE "gitu,,,, terus sama mamah bohong, beli ayam sampai tiga juta, celana mamah udah bolong, eeehh di diemin , kenapa PAPAH selalu bohongin mamah "
DARTO " kan papah, takut di marahin sama mamaaaahhh , ahhhhhhh apes LAGIIIIIIIHHHHH "
cerpen bodor
KISAH PEMBELI DAN PENJUAL
Suatu hari di pasar KEMIS SUKARAJA ramai orang - orang yang berbelanja, tersebutlah ibu IROH sedang berbelanja, yang sedang menawar daging sapi. sementara pak UDIN sebagai penjual nya, sangat pelit. karena sebagai pembeli, bu IROH pun tidak mau rugi . Terjadilah tawar - menawar diantara mereka .
bu IROH " daging sapi nya berapa sekilo pak ? "
pak UDIN " SERATUS LIMA PULUH RIBU "
BU IROH " HHHHAAAAAAAAAAAAAH, mahal banget, gimana kalau tiga puluh ribu "
pak UDIN " busyyyyet dah, nawar nya kejauhan bangettttt "
BU IROH " iddiiiiiih , kan pembeli mah raja , gimana dikasih ga ? "
pak UDIN " daripada dikasih, saya mendingan mati aja bu "
BU IROH " idiih jangan dong, gimana kalau saya naikan menjadi tiga puluh satu ribu, ayooo gimana " pak UDIN SEMAKIN KESAL DENGAN PENAWARAN BU IROH.
pak UDIN " udah bu, kalau ibu gak kebeli daging sapi, mendingan ibu beli daging kucing aja "
BU IROH " IDDIIIH, SAYA gak doyan dong, ya udah kalau gak di kasih, gimana kalau ditukar sama daging ibu ? "
pak UDIN " HAAAAHHHHH, emang ibu jualan daging juga yah ? berapa sekilo ? "
BU IROH " daging saya gak di kilo, cuman di JAM gitu loooohhh "
pak UDIN " emang bbeeeeerraappa se JAM nya ? "
BU IROH " ya sama lah dengan daging sapi " setelah sekian lama pak UDIN berfikir, akhir nya pak UDIN mengambil kesimpulan.
pak UDIN " ya udahhh, saya MAU......... MAU BANGET KOK " akhir nya transaksi berakhir dengan barter. he he he
Suatu hari di pasar KEMIS SUKARAJA ramai orang - orang yang berbelanja, tersebutlah ibu IROH sedang berbelanja, yang sedang menawar daging sapi. sementara pak UDIN sebagai penjual nya, sangat pelit. karena sebagai pembeli, bu IROH pun tidak mau rugi . Terjadilah tawar - menawar diantara mereka .
bu IROH " daging sapi nya berapa sekilo pak ? "
pak UDIN " SERATUS LIMA PULUH RIBU "
BU IROH " HHHHAAAAAAAAAAAAAH, mahal banget, gimana kalau tiga puluh ribu "
pak UDIN " busyyyyet dah, nawar nya kejauhan bangettttt "
BU IROH " iddiiiiiih , kan pembeli mah raja , gimana dikasih ga ? "
pak UDIN " daripada dikasih, saya mendingan mati aja bu "
BU IROH " idiih jangan dong, gimana kalau saya naikan menjadi tiga puluh satu ribu, ayooo gimana " pak UDIN SEMAKIN KESAL DENGAN PENAWARAN BU IROH.
pak UDIN " udah bu, kalau ibu gak kebeli daging sapi, mendingan ibu beli daging kucing aja "
BU IROH " IDDIIIH, SAYA gak doyan dong, ya udah kalau gak di kasih, gimana kalau ditukar sama daging ibu ? "
pak UDIN " HAAAAHHHHH, emang ibu jualan daging juga yah ? berapa sekilo ? "
BU IROH " daging saya gak di kilo, cuman di JAM gitu loooohhh "
pak UDIN " emang bbeeeeerraappa se JAM nya ? "
BU IROH " ya sama lah dengan daging sapi " setelah sekian lama pak UDIN berfikir, akhir nya pak UDIN mengambil kesimpulan.
pak UDIN " ya udahhh, saya MAU......... MAU BANGET KOK " akhir nya transaksi berakhir dengan barter. he he he
CERPEN GOKIL
MANCING MANIA
Tersebutlah 4 sekawan yang banget hoby mancing, ke empat orang tersebut, KOKO, KIKI,KAKA dan TINO, sehabis mancing mereka duduk di pinggir sungai sambil bergurau.
KOKO " kemarin saya mancing dapat sepasang sepatu, kan sepatu anak saya sudah jebol, pas di pake sama anak saya ,eh cocok banget "
KIKI " kalau saya kan ,kemarin di marahin istri, gara - gara RICE COOKER nya rusak, saya bingung, udah aja saya mancing di empang,eeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhh dapat RICE COOKER "
KAKA, yang mendengar percakapan mereka , tidak mau kalah " kalau saya sudah seminggu ditanyain anak saya yang ulang tahun, sementara saya belum kasih kado buat anak saya, ya sudah saya mancing aja di sungai, eeeeeeeeeeeeehhhhhhhhh, gak tahu nya dapat SEPEDA FEDERAL, yah sudah saya kasih buat anak saya sebagai hadiah ulang tahun nya " karena TINO mendengar percakapan mereka yang tidak masuk akal, akhir nya TINO pun angkat bicara .
TINO " kalau saya, suka sedih melihat isteri yang suka tidur hanya di atas tikar, sudah saja saya pergi mancing di danau, eeeeeeeeeehhhhhhh, gak tahu nya dapat SPRING BED merk ALGA, dapat TV 39 inchi, dapat LEMARI ES, karena saking lama nya saya mancing, perut saya jadi lapar, pas saya angkat, eeeeeeeeeeehhhh dapat MAGIC COM, pas di buka nasinya masih hangat, dengan goreng ayam, sambal dan lalapan, saya makan dulu sampai kenyang, eh pas mau pulang turn hujan , ya sudah saya lempar pancing saya sekali lagi, pas diangkat dapet PAYUNG yang masih baru " ketika TINO asik berbicara sendiri, padahal ketiga teman nya KOKO,KIKI dan KAKA, sudah sedari tadi pergi, dan TINO ditinggalkan nya sendirian..........kwekkk,,,,,,,,,,,,kwekkkkk,,,weeeeeeeeekkkkkkk.
Tersebutlah 4 sekawan yang banget hoby mancing, ke empat orang tersebut, KOKO, KIKI,KAKA dan TINO, sehabis mancing mereka duduk di pinggir sungai sambil bergurau.
KOKO " kemarin saya mancing dapat sepasang sepatu, kan sepatu anak saya sudah jebol, pas di pake sama anak saya ,eh cocok banget "
KIKI " kalau saya kan ,kemarin di marahin istri, gara - gara RICE COOKER nya rusak, saya bingung, udah aja saya mancing di empang,eeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhh dapat RICE COOKER "
KAKA, yang mendengar percakapan mereka , tidak mau kalah " kalau saya sudah seminggu ditanyain anak saya yang ulang tahun, sementara saya belum kasih kado buat anak saya, ya sudah saya mancing aja di sungai, eeeeeeeeeeeeehhhhhhhhh, gak tahu nya dapat SEPEDA FEDERAL, yah sudah saya kasih buat anak saya sebagai hadiah ulang tahun nya " karena TINO mendengar percakapan mereka yang tidak masuk akal, akhir nya TINO pun angkat bicara .
TINO " kalau saya, suka sedih melihat isteri yang suka tidur hanya di atas tikar, sudah saja saya pergi mancing di danau, eeeeeeeeeehhhhhhh, gak tahu nya dapat SPRING BED merk ALGA, dapat TV 39 inchi, dapat LEMARI ES, karena saking lama nya saya mancing, perut saya jadi lapar, pas saya angkat, eeeeeeeeeeehhhh dapat MAGIC COM, pas di buka nasinya masih hangat, dengan goreng ayam, sambal dan lalapan, saya makan dulu sampai kenyang, eh pas mau pulang turn hujan , ya sudah saya lempar pancing saya sekali lagi, pas diangkat dapet PAYUNG yang masih baru " ketika TINO asik berbicara sendiri, padahal ketiga teman nya KOKO,KIKI dan KAKA, sudah sedari tadi pergi, dan TINO ditinggalkan nya sendirian..........kwekkk,,,,,,,,,,,,kwekkkkk,,,weeeeeeeeekkkkkkk.
CERPEN SANTAI
OBROLAN SAMA KAKEK BUDEG
Suatu hari ARMAN mengunjungi kakek nya yang bernama WIRTA, namun kakek ini pendengaran nya sudah rusak. mereka pun duduk di teras rumah, karena sudah lama tidak berjumpa, mereka asik ngobrol. walaupun obrolan nya kagak nyambung.
ARMAN " kakek, si nenek kemana ? "
WIRTA " waaaaaaaaaah, kakek sudah tua, zaman saja kakek sudah lahir "
ARMAN " emang sekarang usia kakek berapa tahun ? "
WIRTA " wah, enak zaman dulu dong, kalau kakek masih muda ,masih kuat jalan 100 kilo "
ARMAN " emang zaman masih muda, kakek suka jalan kemana ? "
WIRTA " wah tetap enak zaman dulu, dulu kakek masih kuat makan lima piring, sekarang mah boro - boro "
ARMAN " emang nya sekarang kakek sudah gak kuat makan ? "
WIRTA " enakkan zaman dulu, dulu kakek masih kuat 5 rit tidur sama nenek,waaaaaaaaaaah sekarang mah boro - booorro "
ARMAN " jadi menurut kakek, enak zaman dulu apa enak zaman sekarang ? "
WIRTA " YYYAAAH, kalau kakek mah gimana nenek kamu saja, kalau dia masih cinta, kakek pun masih mencintai nya "
ARMAN " kek, saya pulang dulu yah, ngobrol sama kakek, lama - lama takut muntah " ARMAN pun langsung pergi.
WIRTA " beli martabak nya, jangan lama - lama yah "
ARMAN " masa bodoh "
WIRTA " IYAAAAA, MARTABAK SPESIAL SAJA, KAKEK SUKA KOK "
ARMAN berlari menjauhi kakek, karena saking kesal nya..................................
Suatu hari ARMAN mengunjungi kakek nya yang bernama WIRTA, namun kakek ini pendengaran nya sudah rusak. mereka pun duduk di teras rumah, karena sudah lama tidak berjumpa, mereka asik ngobrol. walaupun obrolan nya kagak nyambung.
ARMAN " kakek, si nenek kemana ? "
WIRTA " waaaaaaaaaah, kakek sudah tua, zaman saja kakek sudah lahir "
ARMAN " emang sekarang usia kakek berapa tahun ? "
WIRTA " wah, enak zaman dulu dong, kalau kakek masih muda ,masih kuat jalan 100 kilo "
ARMAN " emang zaman masih muda, kakek suka jalan kemana ? "
WIRTA " wah tetap enak zaman dulu, dulu kakek masih kuat makan lima piring, sekarang mah boro - boro "
ARMAN " emang nya sekarang kakek sudah gak kuat makan ? "
WIRTA " enakkan zaman dulu, dulu kakek masih kuat 5 rit tidur sama nenek,waaaaaaaaaaah sekarang mah boro - booorro "
ARMAN " jadi menurut kakek, enak zaman dulu apa enak zaman sekarang ? "
WIRTA " YYYAAAH, kalau kakek mah gimana nenek kamu saja, kalau dia masih cinta, kakek pun masih mencintai nya "
ARMAN " kek, saya pulang dulu yah, ngobrol sama kakek, lama - lama takut muntah " ARMAN pun langsung pergi.
WIRTA " beli martabak nya, jangan lama - lama yah "
ARMAN " masa bodoh "
WIRTA " IYAAAAA, MARTABAK SPESIAL SAJA, KAKEK SUKA KOK "
ARMAN berlari menjauhi kakek, karena saking kesal nya..................................
CERPEN JHENAKHAA
KISAH SUAMI ISTRI YANG PELIT
Tersebutlah dua pasangan suami -istri yang keduanya pelit, suaminya bernama DONO dan isteri nya bernama DINA , suatu ketika DONO membeli duren sendirian, dia langsung memakan nya sampai kenyang, ketika pulang ke rumah, tangan nya masih bau duren, dengan sengaja menciumkan tangan nya kepada isterinya DINA.
DINA " bang kok tangan nya bau duren ? kok duren nya gak di bawa ke rumah siiiih "
DONO " maaf neng tadi abang ribet bawanya, jadi udah aja abang habisin sendiri, nih kan bau nya masih ada "
DINA " hhhhhhaaaaaaaah,,,,,,,cuma bau nya doang mana terasa, dasar pelit, awas liatin aja nanti "
Suatu malam hujan deras, angin terasa dingin mencekam, dan DONO langsung mengajak DINA untuk segera tidur, karena kedinginan DONO , mencoba memeluk DINA, tapi DINA segera melepaskan nya.
DONO " aduh nenggg, abang pengen meluk doooong " DINA langsung memegang anu nya , sambil menciumkan tangan nya kepada DONO .
DINA " nih bang,,,,,,,,,, bau nya aja cukup kan ? "
DONO " aduh neeeeeng, kok neng tega bangeet sih sama abang, kalau bau nya aja mana terasa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,aaaaaaaaaaaaahhh,,,,,,,nasib,,,,,,nasssssssssssssiiiiiiiiib"
Tersebutlah dua pasangan suami -istri yang keduanya pelit, suaminya bernama DONO dan isteri nya bernama DINA , suatu ketika DONO membeli duren sendirian, dia langsung memakan nya sampai kenyang, ketika pulang ke rumah, tangan nya masih bau duren, dengan sengaja menciumkan tangan nya kepada isterinya DINA.
DINA " bang kok tangan nya bau duren ? kok duren nya gak di bawa ke rumah siiiih "
DONO " maaf neng tadi abang ribet bawanya, jadi udah aja abang habisin sendiri, nih kan bau nya masih ada "
DINA " hhhhhhaaaaaaaah,,,,,,,cuma bau nya doang mana terasa, dasar pelit, awas liatin aja nanti "
Suatu malam hujan deras, angin terasa dingin mencekam, dan DONO langsung mengajak DINA untuk segera tidur, karena kedinginan DONO , mencoba memeluk DINA, tapi DINA segera melepaskan nya.
DONO " aduh nenggg, abang pengen meluk doooong " DINA langsung memegang anu nya , sambil menciumkan tangan nya kepada DONO .
DINA " nih bang,,,,,,,,,, bau nya aja cukup kan ? "
DONO " aduh neeeeeng, kok neng tega bangeet sih sama abang, kalau bau nya aja mana terasa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,aaaaaaaaaaaaahhh,,,,,,,nasib,,,,,,nasssssssssssssiiiiiiiiib"
Friday, October 7, 2016
cerpen sukaria
KISAH KAKEK YANG SAKIT
Sudah sebulan lebih kakek MANTA dirawat di rumah sakit ASYYIFA SUKABUMI, penyakit nya komplikasi, sehingga sulit sembuh. Setiap hari kakek MANTA meraung kesakitan, semua anggota keluarga silih berganti menunggu kakek MANTA, semakain hari kondisinya semakin kritis. Semua anggota keluarga semakin bimbang melihat kondisinya yang semakin parah, karena semua keluarga merasa khawatir dengan kondisi kakek MANTA , mereka selalu menuruti segala kemauan kakek .
Suatu malam yang dapat giliran menunggu adalah cucu nya yang bernama EPE dan ACOY, mereka adalah kakak beradik yang sangat perhatian kepada kakek MANTA.Karena sudah sangat pusing dengan penyakit nya , kakek MANTA seakan putus asa, sehinggga terkadang suka meminta yang aneh - aneh. semakin lama bukan nya semakin membaik malah semakin buruk. Malam itu kakek MANTA menginginkan minum air kencing .
kakek MANTA " coba, kalau kalian masih sayang sama kakek, kakek ingin minum air kencing KUDA " Karena EPE , takut kakek nya meninggal, dia pun menyanggupinya untuk mencari air kencing kuda .
EPE " iya kek, besok saya akan carikan, ingin berapa botol kek ? "
kakek MANTA " ya tidak usah banyak - banyak , cukup sepuluh botol saja "
Keesokan hari nya EPE membawa sepuluh botol besar , Sementara ACOY sedang memijiti kakek MANTA .
EPE " kek, ini air kencing kuda sudah saya dapatkan "
kakek MANTA " cobain dulu minum sama yang lagi sehat " karena EPE merasa jijik, akhir nya EPE menyuruh ACOY untuk mencoba meminum nya .
EPE " COY ,kamu deh yang cobain minum, aku kan tadi yang tugas mengambil nya "
ACOY " gak mau ah, jijik PE " mereka saling menyuruh sampai bertengkar, karena pada gak mau minum air kencing kuda. Di tengah pertengkaran mereka, kakek MANTA berteriak.
kakek MANTA " disuruh nyobain minum , malah bertengkar, kakek ingin tahu bagaimana rasa nya yang sehat sama yang sakit " Karena EPE takut kakek menjadi marah, akhir nya EPE mengalah untuk meminum nya. Dan EPE langsung meneguk nya .
EPE " iiiiiiiiiiii,,,,,,,,,,, wiihhhh,,,,,,rasanya PAHIT ke .......sumpah "
kakek MANTA " haaaaaaaaaaaah,,,,,,,,,PAHITT,,,,,,,,,,kamu aja yang sehat sudah merasa PAHIT, APALAGI kakek,,,,,,,,,,,,gak mau ah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,ga jadi,iiiiiiiiiiiiiiiiiiiyyyyyyyyyyy.
Sudah sebulan lebih kakek MANTA dirawat di rumah sakit ASYYIFA SUKABUMI, penyakit nya komplikasi, sehingga sulit sembuh. Setiap hari kakek MANTA meraung kesakitan, semua anggota keluarga silih berganti menunggu kakek MANTA, semakain hari kondisinya semakin kritis. Semua anggota keluarga semakin bimbang melihat kondisinya yang semakin parah, karena semua keluarga merasa khawatir dengan kondisi kakek MANTA , mereka selalu menuruti segala kemauan kakek .
Suatu malam yang dapat giliran menunggu adalah cucu nya yang bernama EPE dan ACOY, mereka adalah kakak beradik yang sangat perhatian kepada kakek MANTA.Karena sudah sangat pusing dengan penyakit nya , kakek MANTA seakan putus asa, sehinggga terkadang suka meminta yang aneh - aneh. semakin lama bukan nya semakin membaik malah semakin buruk. Malam itu kakek MANTA menginginkan minum air kencing .
kakek MANTA " coba, kalau kalian masih sayang sama kakek, kakek ingin minum air kencing KUDA " Karena EPE , takut kakek nya meninggal, dia pun menyanggupinya untuk mencari air kencing kuda .
EPE " iya kek, besok saya akan carikan, ingin berapa botol kek ? "
kakek MANTA " ya tidak usah banyak - banyak , cukup sepuluh botol saja "
Keesokan hari nya EPE membawa sepuluh botol besar , Sementara ACOY sedang memijiti kakek MANTA .
EPE " kek, ini air kencing kuda sudah saya dapatkan "
kakek MANTA " cobain dulu minum sama yang lagi sehat " karena EPE merasa jijik, akhir nya EPE menyuruh ACOY untuk mencoba meminum nya .
EPE " COY ,kamu deh yang cobain minum, aku kan tadi yang tugas mengambil nya "
ACOY " gak mau ah, jijik PE " mereka saling menyuruh sampai bertengkar, karena pada gak mau minum air kencing kuda. Di tengah pertengkaran mereka, kakek MANTA berteriak.
kakek MANTA " disuruh nyobain minum , malah bertengkar, kakek ingin tahu bagaimana rasa nya yang sehat sama yang sakit " Karena EPE takut kakek menjadi marah, akhir nya EPE mengalah untuk meminum nya. Dan EPE langsung meneguk nya .
EPE " iiiiiiiiiiii,,,,,,,,,,, wiihhhh,,,,,,rasanya PAHIT ke .......sumpah "
kakek MANTA " haaaaaaaaaaaah,,,,,,,,,PAHITT,,,,,,,,,,kamu aja yang sehat sudah merasa PAHIT, APALAGI kakek,,,,,,,,,,,,gak mau ah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,ga jadi,iiiiiiiiiiiiiiiiiiiyyyyyyyyyyy.
CERPEN JENAKA
KISAH JANDA YANG PUNYA KAMBING
Sudah dua tahun, MINAH menjadi janda, karena ditinggal mati suami nya. MINAH adalah janda yang sangat cantik, wuhhh body nya bahenol nerkom, kulit nya putih mulus, rada - rada mirip ZASKIA GOTIK . MINAH memiliki se ekor kambing di belakang rumah nya . suatu ketika MAMAD seorang pemuda tukang kuli bangunan sedang meraung - raung kesakitan, karena telunjuk nya terpukul palu saat bekerja.
MAMAD " aduuuuuuuuuhh.......... sakiiiiiiiiit....... " ketika MAMAD sedang meraung - raung , lewatlah KIKI teman nya.
KIKI " kamu kenapa MAD ? "
MAMAD " ini telunjuk saya terpalu , sampai bengkak begini "
KIKI " ooohh, itu obat nya gampang MAD "
MAMAD " gimana cara nya KI ? "
KIKI " itu, telunjuk nya tingggal di masukin ke lobang pantat KAMBING , SEHARI JUGA LANGSUNG SEMBUH "
MAMAD " oh begitu ya KI, tapi siapa yang punya KAMBING "
KIKI " itu bu MINAH yang janda, punya kambing di belakang rumah nya, saya juga sering kalau kena palu, suka kesana, di jamin ketagihan DEEEEEEH " KIKI yang sudah memberitahu MAMAD langsung melenggang.
Karena sakit telunjuk nya semakin nyut- nyut an, MAMAD segera ke rumah MINAH, yang kebetulan MINAH sedang ada di rumah.
MAMAD " maaf bu MINAH, saya MAU NUMPANG ngobatin telunjuk saya yang kena PALU "
MINAH " ooooh, ayo ibu antar ke belakang, " ketika mereka ke belakang ternyata KAMBING nya sedang berdiri.
MINAH " langsung aja telunjuk nya masukan ke lobang pantat KAMBING, mumpung kambing nya lagi berdiri. tanpa pikir panjang MAMAD pun langsung memasukan telunjuk nya ke lobang pantat KAMBING "
MINAH " gimana rasanya bang ? "
MAMAD " duuuuuhhhh...... m'a..........nyooooooSSS , langsung hilang sakit nya bu " dengan gembira MAMAD pun langsung pulang.
Waktu berjalan begitu cepat, hingga suatu malam MAMAD sedang memprbaiki lemari nya yang rusak, karena MAMAD bekerja tidak hati -hati, akhir nya telunjuk MAMAD kembali terkena hantaman palu, dia meraung kesakitan sambil berlari ke rumah MINAH. MAMAD langsung mengetuk pintu rumah MINAH.
MAMAD " maaf bu saya mengganggu, telunjuk saya kena palu lagi, saya mau minta di obatin lagi oleh KAMBING "
MINAH " ayo saya antar " karena keadaan di kandang KAMBING begitu gelap, mereka berdua merayap - rayap.
MINAH " eh, abang salah masukin, ini mah bukan PANTAT KAMBING "
MAMAD " ya gak apa - apa lah, karena ini juga bukan TELUNJUK " he he
Sudah dua tahun, MINAH menjadi janda, karena ditinggal mati suami nya. MINAH adalah janda yang sangat cantik, wuhhh body nya bahenol nerkom, kulit nya putih mulus, rada - rada mirip ZASKIA GOTIK . MINAH memiliki se ekor kambing di belakang rumah nya . suatu ketika MAMAD seorang pemuda tukang kuli bangunan sedang meraung - raung kesakitan, karena telunjuk nya terpukul palu saat bekerja.
MAMAD " aduuuuuuuuuhh.......... sakiiiiiiiiit....... " ketika MAMAD sedang meraung - raung , lewatlah KIKI teman nya.
KIKI " kamu kenapa MAD ? "
MAMAD " ini telunjuk saya terpalu , sampai bengkak begini "
KIKI " ooohh, itu obat nya gampang MAD "
MAMAD " gimana cara nya KI ? "
KIKI " itu, telunjuk nya tingggal di masukin ke lobang pantat KAMBING , SEHARI JUGA LANGSUNG SEMBUH "
MAMAD " oh begitu ya KI, tapi siapa yang punya KAMBING "
KIKI " itu bu MINAH yang janda, punya kambing di belakang rumah nya, saya juga sering kalau kena palu, suka kesana, di jamin ketagihan DEEEEEEH " KIKI yang sudah memberitahu MAMAD langsung melenggang.
Karena sakit telunjuk nya semakin nyut- nyut an, MAMAD segera ke rumah MINAH, yang kebetulan MINAH sedang ada di rumah.
MAMAD " maaf bu MINAH, saya MAU NUMPANG ngobatin telunjuk saya yang kena PALU "
MINAH " ooooh, ayo ibu antar ke belakang, " ketika mereka ke belakang ternyata KAMBING nya sedang berdiri.
MINAH " langsung aja telunjuk nya masukan ke lobang pantat KAMBING, mumpung kambing nya lagi berdiri. tanpa pikir panjang MAMAD pun langsung memasukan telunjuk nya ke lobang pantat KAMBING "
MINAH " gimana rasanya bang ? "
MAMAD " duuuuuhhhh...... m'a..........nyooooooSSS , langsung hilang sakit nya bu " dengan gembira MAMAD pun langsung pulang.
Waktu berjalan begitu cepat, hingga suatu malam MAMAD sedang memprbaiki lemari nya yang rusak, karena MAMAD bekerja tidak hati -hati, akhir nya telunjuk MAMAD kembali terkena hantaman palu, dia meraung kesakitan sambil berlari ke rumah MINAH. MAMAD langsung mengetuk pintu rumah MINAH.
MAMAD " maaf bu saya mengganggu, telunjuk saya kena palu lagi, saya mau minta di obatin lagi oleh KAMBING "
MINAH " ayo saya antar " karena keadaan di kandang KAMBING begitu gelap, mereka berdua merayap - rayap.
MINAH " eh, abang salah masukin, ini mah bukan PANTAT KAMBING "
MAMAD " ya gak apa - apa lah, karena ini juga bukan TELUNJUK " he he
CERPEN BANYOL
MENTAL JUDI
Tersebut lah dua pemuda yang sangat hobby berjudi, kapan dan dimana pun selalu taruhan, mental judi nya sudah mengental. Mereka adalah DINO dan ODIN, mulanya iseng kalau nemu bekas bungkusan rokok, mereka bergegas mengambil nya, mereka taruhan melihat nomor didalam nya, atau nongkrong dijalan menjudikan nomor seri mobil , kalau main kartu GAPLE domino sama REMMI sudah merupakan bukan hal yang aneh.
Suatu ketika mereka sedang nongkrong di pinggir jalan , sedang berjudi nomor seri mobil, mereka siap mencatat nomor setiap mobil yang lewat.
DINO " hey DIN, sepertinya sekarang aku yang menang, soal nya selisih nya sudah jauh "
ODIN " yaaaah, siapa tahu tersusul, tapi buat lagi taruhan yang lain yah ?"
DINO " boleh, biar tambah seru, tapi taruhan apa yah ? " mereka memikirkan jenis taruhan apa lagi selain mencatat nomor mobil.
Ketika mereka berdua sedang memikirkan jenis taruhan yang akan di perbuat nya, tiba - tiba sekitar lima meter dari mereka ada bis yang berhenti, dan turunlah seorang ibu - ibu yang sedang hamil dengan membawa dua kantong plastik di tangan kanan dan tangan kirinya. kantong di tangan kanan, berisi telur dan kantong di tangan kiri nya adalah minyak goreng, rupanya si ibu tersebut habis belanja.
Ketika mereka berdua melihat si ibu yang hamil itu, dasar mereka mental judi langsung terbersit dalam benak nya .
DINO " DIN, kan si ibu itu sedang hamil, mendingan itu aja yang kita jadikan taruhan , gimana ? "
ODIN " iya taruhan apa nya ?"
DINO " itu, kamu pegang hamil nya si ibu berapa bulan, kita taruhan dua ratus ribuan lah "
ODIN " oh iya boleh lah, aku pegang hamil nya si ibu 4 bulan, oke dua ratus ribuan , kamu pegang berapa bulan ? "
DINO " kalau begitu aku pegang 5 bulan, pasti si ibu sedang hamil 5 bulan, oke kita samperin " mereka pun langsung mendekati si ibu yang sedang berat membawa dua kantong plastik.
DINO " eh, ibu habis belanja yah, kasian ibu hamil bawa kantong berat, sini saya bawain kantong nya bu "
ibu HAMIL " iya ni de, habis belanja telor, aduuuuuh ade - ade ini baik banget pake mau bantuin segala "
ODIN " itu kantong satunya lagi, biar saya yang bawa " DINA memegang kantong yang berisi minyak goreng, sementara ODIN memegang kantong yang berisi telur, mereka bertiga berjlan dengan beriringan.
DINO " eh maaf bu, ibu sedang hamil berapa bulan ? "
ibu HAMIL " ooh, ibu hamil baru 4 bulan " MENDENGAR 4 BULAN, ODIN LAH YANG MENANG, karena saking seneng nya , ODIN meloncat dan sampai tak sadar melepaskan kantong telur nya si ibu.
ODIN " horeeeeeeeee, yesssss,,,,,yesssss,,,,,,yeeeeeeees.....aku menang , mana NO dua ratus ribu nya " melihat begitu si ibu jadi kaget melihat kantong telur nya dijatuhkan ODIN, sontak si ibu hamil jadi marah.
ibu HAMIL " eeeeeeeehhhh........sugan maneh teh GELO , eta kantong dijatuhin, eta teh TELURRR ......TAU , poko nya saya minta ganti rugi " ODIN yang baru saja bersorak mendadak diam, karena disuruh ganti rugi oleh si ibu "
ODIN " hhhaaaaaaaaaaaaaah, itu TELUR yahh, maaf bu saya gak tahu "
ibu HAMIL " ibu gak mau tahu pokok nya ganti 300 RIBU " akhir nya ODIN terpaksa mengganti nya, yang tadi nya mau menang 200 ribu,eh jadi kalah seratus ribu.
Tersebut lah dua pemuda yang sangat hobby berjudi, kapan dan dimana pun selalu taruhan, mental judi nya sudah mengental. Mereka adalah DINO dan ODIN, mulanya iseng kalau nemu bekas bungkusan rokok, mereka bergegas mengambil nya, mereka taruhan melihat nomor didalam nya, atau nongkrong dijalan menjudikan nomor seri mobil , kalau main kartu GAPLE domino sama REMMI sudah merupakan bukan hal yang aneh.
Suatu ketika mereka sedang nongkrong di pinggir jalan , sedang berjudi nomor seri mobil, mereka siap mencatat nomor setiap mobil yang lewat.
DINO " hey DIN, sepertinya sekarang aku yang menang, soal nya selisih nya sudah jauh "
ODIN " yaaaah, siapa tahu tersusul, tapi buat lagi taruhan yang lain yah ?"
DINO " boleh, biar tambah seru, tapi taruhan apa yah ? " mereka memikirkan jenis taruhan apa lagi selain mencatat nomor mobil.
Ketika mereka berdua sedang memikirkan jenis taruhan yang akan di perbuat nya, tiba - tiba sekitar lima meter dari mereka ada bis yang berhenti, dan turunlah seorang ibu - ibu yang sedang hamil dengan membawa dua kantong plastik di tangan kanan dan tangan kirinya. kantong di tangan kanan, berisi telur dan kantong di tangan kiri nya adalah minyak goreng, rupanya si ibu tersebut habis belanja.
Ketika mereka berdua melihat si ibu yang hamil itu, dasar mereka mental judi langsung terbersit dalam benak nya .
DINO " DIN, kan si ibu itu sedang hamil, mendingan itu aja yang kita jadikan taruhan , gimana ? "
ODIN " iya taruhan apa nya ?"
DINO " itu, kamu pegang hamil nya si ibu berapa bulan, kita taruhan dua ratus ribuan lah "
ODIN " oh iya boleh lah, aku pegang hamil nya si ibu 4 bulan, oke dua ratus ribuan , kamu pegang berapa bulan ? "
DINO " kalau begitu aku pegang 5 bulan, pasti si ibu sedang hamil 5 bulan, oke kita samperin " mereka pun langsung mendekati si ibu yang sedang berat membawa dua kantong plastik.
DINO " eh, ibu habis belanja yah, kasian ibu hamil bawa kantong berat, sini saya bawain kantong nya bu "
ibu HAMIL " iya ni de, habis belanja telor, aduuuuuh ade - ade ini baik banget pake mau bantuin segala "
ODIN " itu kantong satunya lagi, biar saya yang bawa " DINA memegang kantong yang berisi minyak goreng, sementara ODIN memegang kantong yang berisi telur, mereka bertiga berjlan dengan beriringan.
DINO " eh maaf bu, ibu sedang hamil berapa bulan ? "
ibu HAMIL " ooh, ibu hamil baru 4 bulan " MENDENGAR 4 BULAN, ODIN LAH YANG MENANG, karena saking seneng nya , ODIN meloncat dan sampai tak sadar melepaskan kantong telur nya si ibu.
ODIN " horeeeeeeeee, yesssss,,,,,yesssss,,,,,,yeeeeeeees.....aku menang , mana NO dua ratus ribu nya " melihat begitu si ibu jadi kaget melihat kantong telur nya dijatuhkan ODIN, sontak si ibu hamil jadi marah.
ibu HAMIL " eeeeeeeehhhh........sugan maneh teh GELO , eta kantong dijatuhin, eta teh TELURRR ......TAU , poko nya saya minta ganti rugi " ODIN yang baru saja bersorak mendadak diam, karena disuruh ganti rugi oleh si ibu "
ODIN " hhhaaaaaaaaaaaaaah, itu TELUR yahh, maaf bu saya gak tahu "
ibu HAMIL " ibu gak mau tahu pokok nya ganti 300 RIBU " akhir nya ODIN terpaksa mengganti nya, yang tadi nya mau menang 200 ribu,eh jadi kalah seratus ribu.
CERPEN JADUL
TV 40 INCHI
Suatu ketika OMAN sedang butuh uang, karena istrinya mau melahirkan, OMAN merasa bingung karena tidak punya uang untuk biaya melahirkan istrinya, OMAN sudah putar - putar kepala untuk mencari pinjaman, OMAN sudah pergi kesana - kemari untuk mencari uang ,karena butuh nya segera, semakain lama, OMAN semakin bingung karena tak dapat juga pinjaman.
Hingga suatu ketika OMAN berniat menjual TV nya yang 40 INCHI, sebetul nya OMAN meras berat menjual TV itu, OMAN menawarkan TV itu kepada teman - teman nya. tapi tak ada satupun yang berminat membelinya karena lagi pada bokek, hingga suatu hari OMAN bertemu dengan teman nya yang bernama APEP, OMAN yang lagi butuh uang segera menawarkan kepada APEP.
OMAN " PEP, saya lagi butuh uang nih, 2 juta AJAH,saya mau jual TV saya "
APEP " emang TV NYA merek apa ? dan berapa inchi ?"
OMAN " merek nya UDIN dan 40 INCHI "
APEP " emang mau di jual berapa ? "
OMAN " dua juta lah, saya lagi butuh banget nih "
APEP " gimana kalau dua ratus rebu " OMAN merasa kesal , karena merasa dilecehkan. sambil melengang OMAN berbicara
OMAN " dua ratus ribu juga boleh, tapi 10 inchi dulu,GEMANAAAAAAA ?
APEP " ?????????????................?????????.............??????????????????????"
Suatu ketika OMAN sedang butuh uang, karena istrinya mau melahirkan, OMAN merasa bingung karena tidak punya uang untuk biaya melahirkan istrinya, OMAN sudah putar - putar kepala untuk mencari pinjaman, OMAN sudah pergi kesana - kemari untuk mencari uang ,karena butuh nya segera, semakain lama, OMAN semakin bingung karena tak dapat juga pinjaman.
Hingga suatu ketika OMAN berniat menjual TV nya yang 40 INCHI, sebetul nya OMAN meras berat menjual TV itu, OMAN menawarkan TV itu kepada teman - teman nya. tapi tak ada satupun yang berminat membelinya karena lagi pada bokek, hingga suatu hari OMAN bertemu dengan teman nya yang bernama APEP, OMAN yang lagi butuh uang segera menawarkan kepada APEP.
OMAN " PEP, saya lagi butuh uang nih, 2 juta AJAH,saya mau jual TV saya "
APEP " emang TV NYA merek apa ? dan berapa inchi ?"
OMAN " merek nya UDIN dan 40 INCHI "
APEP " emang mau di jual berapa ? "
OMAN " dua juta lah, saya lagi butuh banget nih "
APEP " gimana kalau dua ratus rebu " OMAN merasa kesal , karena merasa dilecehkan. sambil melengang OMAN berbicara
OMAN " dua ratus ribu juga boleh, tapi 10 inchi dulu,GEMANAAAAAAA ?
APEP " ?????????????................?????????.............??????????????????????"
CERPEN BECANDA
KISAH ASEP DAN UDIN
Suatu malam, MAMAN mau pergi ke warung untuk membeli obat nyamuk, MAMAN adalah seorang lelaki yang sangat penakut, dia berjalan menyusuri jalan gang yang sempit .Sementara DADANG yang sama - sama penakut habis dari warung, karena DADANG ingin CEPAT sampai ke rumah, makanya dia berlari sekencang kencang nya. karena malam sudah begitu larut sehinmgga sudah tidak ada seorang pun yang kelihatan batang hidung nya.
Mereka berjalan dalam gang yang sama, ketika MAMAN sedang santai berjalan, tiba- tiba listrik mati, SEHINGGA keadaan menjadi sangat gelap, tidak terlihat apapun, dengan gemetar ketakutan, MAMAN berjalan merayap sangat pelan, Sementara DADANG yang penakut nya bukan main, dengan mati nya lampu, bukan nya mengurangi kecepatan berlari, namun lebih mempercepat lari nya , sehingga pas di tengah gang yang sangat gelap DADANG menabrak MAMAN , " BRAK " mereka beradu jidat
MAMAN " WADAUH.........JADOLL "
DADANG " ADUUUHH " mereka berdua di tengah ketakutan mengusap - usap jidat nya yang kesakitan
Mereka saling tidak melihat, sementara keduanya jatuh, DADANG gemetar karena takut, begitu juga dengan MAMAN, karena saking takut nya DADANG kena marah, sehingga dia langsung mengira - ngira.
DADANG " eeeeeeeh bang ASEP, maafin yah " MAMAN yang ketakutan karena merasa menghalagi jalan , takut dimarahi dengan segera menjawab.
MAMAN " iya bang UDIN saya juga maafin, " mereka semakin menjauh, tapi walaupun takut , MAMAN masih kesal dengan jidat nya yang masih nyut - nyutan. dan dia langsung berteriak
MAMAN " HEY.......... GUA ....... BUKAN .....ASEP " DADANG pun sama - sama kesal, berteiak
DADANG " gak PEDULI ,,,,,,, GUA,,,,,,,, JUGA ,,,,,,,,BUKAN ,,,,,,,,,,,,, UDIN " mereka saling menjauh, dan berpisah dalam kegelapan malam.
Suatu malam, MAMAN mau pergi ke warung untuk membeli obat nyamuk, MAMAN adalah seorang lelaki yang sangat penakut, dia berjalan menyusuri jalan gang yang sempit .Sementara DADANG yang sama - sama penakut habis dari warung, karena DADANG ingin CEPAT sampai ke rumah, makanya dia berlari sekencang kencang nya. karena malam sudah begitu larut sehinmgga sudah tidak ada seorang pun yang kelihatan batang hidung nya.
Mereka berjalan dalam gang yang sama, ketika MAMAN sedang santai berjalan, tiba- tiba listrik mati, SEHINGGA keadaan menjadi sangat gelap, tidak terlihat apapun, dengan gemetar ketakutan, MAMAN berjalan merayap sangat pelan, Sementara DADANG yang penakut nya bukan main, dengan mati nya lampu, bukan nya mengurangi kecepatan berlari, namun lebih mempercepat lari nya , sehingga pas di tengah gang yang sangat gelap DADANG menabrak MAMAN , " BRAK " mereka beradu jidat
MAMAN " WADAUH.........JADOLL "
DADANG " ADUUUHH " mereka berdua di tengah ketakutan mengusap - usap jidat nya yang kesakitan
Mereka saling tidak melihat, sementara keduanya jatuh, DADANG gemetar karena takut, begitu juga dengan MAMAN, karena saking takut nya DADANG kena marah, sehingga dia langsung mengira - ngira.
DADANG " eeeeeeeh bang ASEP, maafin yah " MAMAN yang ketakutan karena merasa menghalagi jalan , takut dimarahi dengan segera menjawab.
MAMAN " iya bang UDIN saya juga maafin, " mereka semakin menjauh, tapi walaupun takut , MAMAN masih kesal dengan jidat nya yang masih nyut - nyutan. dan dia langsung berteriak
MAMAN " HEY.......... GUA ....... BUKAN .....ASEP " DADANG pun sama - sama kesal, berteiak
DADANG " gak PEDULI ,,,,,,, GUA,,,,,,,, JUGA ,,,,,,,,BUKAN ,,,,,,,,,,,,, UDIN " mereka saling menjauh, dan berpisah dalam kegelapan malam.
CERPEN NGAKAK
KISAH KELUARGA KAMBING
Suatu malam, kambing kakak beradik sedang asyik mengobrol di samping ibunya, ketika mereka sedang ngobrol ,ibunya hanya asik mendengarkan mereka sambil mengunyah rumput hijau kesukaan nya.
kakak KAMBING " adik, nanti kalau sudah besar mau jadi apa ? "
adik KAMBING " aku mau jadi POLWAN kak, kalau kakak mau jadi apa ? "
kakak KAMBING " ah kalau kakak mau jadi DOKTER saja, biar hidup nya makmur "
Semantara ibu kambing yang semula santai mendengarkan percakapan mereka, menjadi agak pusing karena sudah mengantuk, dan setengah memarahi anak - anak nya, dengan berucap " aaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh, kalian ini dari tadi ngobrol terus, ayo cepat tidur, lihat sudah jam berapa ini, nanti papah marah loh, yang satu MAU JADI POLWAN dan yang satunya lagi ingin jadi DOKTER, ya gak bisa lah, kalian kan KAMBING ,,,,,,,,,,,,,AHHH DASAR ANAK - ANAK ADA - ADA SAJA " hihihih
Suatu malam, kambing kakak beradik sedang asyik mengobrol di samping ibunya, ketika mereka sedang ngobrol ,ibunya hanya asik mendengarkan mereka sambil mengunyah rumput hijau kesukaan nya.
kakak KAMBING " adik, nanti kalau sudah besar mau jadi apa ? "
adik KAMBING " aku mau jadi POLWAN kak, kalau kakak mau jadi apa ? "
kakak KAMBING " ah kalau kakak mau jadi DOKTER saja, biar hidup nya makmur "
Semantara ibu kambing yang semula santai mendengarkan percakapan mereka, menjadi agak pusing karena sudah mengantuk, dan setengah memarahi anak - anak nya, dengan berucap " aaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh, kalian ini dari tadi ngobrol terus, ayo cepat tidur, lihat sudah jam berapa ini, nanti papah marah loh, yang satu MAU JADI POLWAN dan yang satunya lagi ingin jadi DOKTER, ya gak bisa lah, kalian kan KAMBING ,,,,,,,,,,,,,AHHH DASAR ANAK - ANAK ADA - ADA SAJA " hihihih
CERPEN LUCU ABIS.
KISAH EMPAT ORANG NEGRO
Empat orang negro yang masih duduk di bangku kelas 3 sd, sedang berkumpul berbincang - bincang, yang satu nama nya CEKO, yang kedua namanya GUSTAVO, yang ketiga nama nya RENO dan yang ke empat namanya MARIO, ke empat anak itu sangat hitam dan kriting, maklum kan orang NEGRO. mereka ber empat membicarakan bapak nya masing - masing dengan berbagai kehebatan nya.
CEKO " seperti nya , bapak saya paling hebat diantara bapak kalian "
GUSTAVO " memang nya bapak kamu bisa apa ? "
RENO dan MARIO yang ikut mendengarkan , merekapun angkat bicara karena tidak mau kalah.
RENO " iya CEKO, kehebatan bpak kamu apa sih ? saya ingin tahu "
CEKO " kehebatan nya pasti mengalahkan bapak kamu semua, bapak saya pasti paling hitam diantara bapak - bapak kamu "
GUSTAVO " yah CEKO , semua orang juga tahu kalau bapak kamu itu kulit nya hitam , seperti arang sama kayak bapak ku "
CEKO " ya beda lah, kemarin bapak saya jatuh dari lantai tujuh, pas dilihat, eh tangan nya berdarah , tapi darah nya warna HITAM '
GUSTAVO " masih mending bapak saya dong, kalau begitu, kemarin pas saya lihat bapak saya kencing, eeeeeeeehhhh, air kencing nya sangat hitam seperti tinta "
RENO " ah saya rasa itu biasa, coba kalian bayangkan, selain bapak saya kulit nya paling hitam, kemarin kan bapa saya jatuh dari motor, sampai - sampai kaki nya patah dan tulang nya sampai keluar, tapi hebat nya, itu tulang bapak ku warna nya hitam seperti dodol garut "
Sementara MARIO hanya diam mendengarkan mereka bertiga yang adu hebat bapak nya masing - masing. karena GUSTAVO merasa penasaran dengan kehebatan BAPAK mario , AKHIR NYA MENANYAKAN.
GUSTAVO " eh MARIO, bapak - bapak kami ini sungguh hebat, mereka semua memiliki kelebihan, apakah bapak kamu tidak hebat ? "
MARIO " saya rasa kehebatan bapak - bapak kamu semua kalah sama kehebatan bapak saya"
CEKO dan ketiga teman nya bengong, mendengarkan dan sangat penasaran dengan kehebatan bapak nya MARIO .
RENO " iya apa sih kehebatan bapak kamu MARIO ? "
MARIO " kemarin pas saya pulang sekolah, bapak saya kentut, itu seluruh rumah langsung mendadak jadi GELAP, karena bapak saya KENTUT NYA WARNA HITAM. kwek.......kwek.......wek.
Empat orang negro yang masih duduk di bangku kelas 3 sd, sedang berkumpul berbincang - bincang, yang satu nama nya CEKO, yang kedua namanya GUSTAVO, yang ketiga nama nya RENO dan yang ke empat namanya MARIO, ke empat anak itu sangat hitam dan kriting, maklum kan orang NEGRO. mereka ber empat membicarakan bapak nya masing - masing dengan berbagai kehebatan nya.
CEKO " seperti nya , bapak saya paling hebat diantara bapak kalian "
GUSTAVO " memang nya bapak kamu bisa apa ? "
RENO dan MARIO yang ikut mendengarkan , merekapun angkat bicara karena tidak mau kalah.
RENO " iya CEKO, kehebatan bpak kamu apa sih ? saya ingin tahu "
CEKO " kehebatan nya pasti mengalahkan bapak kamu semua, bapak saya pasti paling hitam diantara bapak - bapak kamu "
GUSTAVO " yah CEKO , semua orang juga tahu kalau bapak kamu itu kulit nya hitam , seperti arang sama kayak bapak ku "
CEKO " ya beda lah, kemarin bapak saya jatuh dari lantai tujuh, pas dilihat, eh tangan nya berdarah , tapi darah nya warna HITAM '
GUSTAVO " masih mending bapak saya dong, kalau begitu, kemarin pas saya lihat bapak saya kencing, eeeeeeeehhhh, air kencing nya sangat hitam seperti tinta "
RENO " ah saya rasa itu biasa, coba kalian bayangkan, selain bapak saya kulit nya paling hitam, kemarin kan bapa saya jatuh dari motor, sampai - sampai kaki nya patah dan tulang nya sampai keluar, tapi hebat nya, itu tulang bapak ku warna nya hitam seperti dodol garut "
Sementara MARIO hanya diam mendengarkan mereka bertiga yang adu hebat bapak nya masing - masing. karena GUSTAVO merasa penasaran dengan kehebatan BAPAK mario , AKHIR NYA MENANYAKAN.
GUSTAVO " eh MARIO, bapak - bapak kami ini sungguh hebat, mereka semua memiliki kelebihan, apakah bapak kamu tidak hebat ? "
MARIO " saya rasa kehebatan bapak - bapak kamu semua kalah sama kehebatan bapak saya"
CEKO dan ketiga teman nya bengong, mendengarkan dan sangat penasaran dengan kehebatan bapak nya MARIO .
RENO " iya apa sih kehebatan bapak kamu MARIO ? "
MARIO " kemarin pas saya pulang sekolah, bapak saya kentut, itu seluruh rumah langsung mendadak jadi GELAP, karena bapak saya KENTUT NYA WARNA HITAM. kwek.......kwek.......wek.
cerpen KHOMEDI
BROW DAN MEK
Dua sahabat yang bernama TONO dan TONI, sedang bermain. tetapi yang nama nya sahabat suka memanggil dengan panggilan BROW dan panggilan MEK, TONO yang suka memanggil BROW kepada TONI, begitu juga TONI yang selalu memanggil TONO dengan sebutan MEK, maklum remaja zaman sekarang, dengan panggilan itu biar ngetrend kedengaran nya.
Hingga suatu hari mereka berdua main ke PELABUHAN RATU, mereka berjalan - jalan di pesissir pantai sambil bercanda lempar - lemparan pasir, dan ketawa - ketiwi .
TONO " BROW, nanti kalau mau pulang, sebaik nya beli ikan buat di bakar dirumah "
TONI " oke MEK, lagi pula aku senang ikan CUCUT, kalau kamu seneng IKAN apa an ?
TONO " kalau aku sih seneng ikan KAKAP " karena mereka sudah letih berjalan - jalan, akhir nya mereka memutuskan untuk segera pulang. Sebelum pulang mereka mampir ke pasar ikan ,untuk membeli ikan . merekapun tiba di sebuah kios ikan yang penjaga nya ibu - ibu.
Karena TONI sangat kaget melihat ikan cucut yang begitu besar, sampai - sampai secara tak sadar TONI kebalik menyebut nama.
TONO " lihat BROW , ikan itu gede banget yah "
TONI " iya CUT , MEK nya gede banget " ibu penjaga kios hanya tersenyum karena merasa MEK nya gede banget. SETELAH MEREKA MEMBELI IKAN CUCUT yang GEDE BANGET, akhir nya mereka pulang.
Dua sahabat yang bernama TONO dan TONI, sedang bermain. tetapi yang nama nya sahabat suka memanggil dengan panggilan BROW dan panggilan MEK, TONO yang suka memanggil BROW kepada TONI, begitu juga TONI yang selalu memanggil TONO dengan sebutan MEK, maklum remaja zaman sekarang, dengan panggilan itu biar ngetrend kedengaran nya.
Hingga suatu hari mereka berdua main ke PELABUHAN RATU, mereka berjalan - jalan di pesissir pantai sambil bercanda lempar - lemparan pasir, dan ketawa - ketiwi .
TONO " BROW, nanti kalau mau pulang, sebaik nya beli ikan buat di bakar dirumah "
TONI " oke MEK, lagi pula aku senang ikan CUCUT, kalau kamu seneng IKAN apa an ?
TONO " kalau aku sih seneng ikan KAKAP " karena mereka sudah letih berjalan - jalan, akhir nya mereka memutuskan untuk segera pulang. Sebelum pulang mereka mampir ke pasar ikan ,untuk membeli ikan . merekapun tiba di sebuah kios ikan yang penjaga nya ibu - ibu.
Karena TONI sangat kaget melihat ikan cucut yang begitu besar, sampai - sampai secara tak sadar TONI kebalik menyebut nama.
TONO " lihat BROW , ikan itu gede banget yah "
TONI " iya CUT , MEK nya gede banget " ibu penjaga kios hanya tersenyum karena merasa MEK nya gede banget. SETELAH MEREKA MEMBELI IKAN CUCUT yang GEDE BANGET, akhir nya mereka pulang.
CERPEN HUMOR
UANG KOIN SERIBU
Suatu pagi yang naas, seorang ibu yang nama nya bu IROH, berlari - lari sambil berteriak minta tolong, karena anak nya AGIS yang berusia 3 tahun, tanpa sengaja menelan uang koin yang seribu, maklum anak -anak, uang di kulum kaya permen, akhirnya masuk ke dalam perut, karena AGIS jadi sesak nafas, ibu IROH menjadi sangat panik, dan segera membawa agis ke rumah sakit untuk di periksa.
DOKTER " anak ibu kenapa bu ? "
ibu IROH " itu dokter meklum anak - anak dia menelan uang koin yang seribu "
DOKTER " ooooh , itu masalah gampang "
Tidak lama kemudian dokter pun langsung memeriksa AGIS, sementara ibu IROH menunggu di ruang tunggu.
Tidak lama kemudian, dokter memberitahu ibu IROH yang sedang dalam keadaan panik.
DOKTER " maaf bu, anak ibu harus segera di operasi, paling operasinya bisa besok, karena pasien yang akan menjalani operasi harus terlebih dahulu berpuasa selama satu hari " mendengar penjelasan dokter, ibu IROH semakin panik, karena anak nya harus di operasi.
ibu IROH " maaf dok, saya cemas dengan anak saya, apakah masih bisa tertolong dok ?
DOKTER " yah, nanti di usahakan semaksimal mungkin , ibu tenang saja percayakan semua nya kepada saya, dan team dokter yang lain yang akan menagani operasi anak ibu . mendengar penjelasan dokter , ibu IROH sedikit tenang.
Keesokan harinya, operasi pun dilakukan, ibu IROH dengan sangat gelisah menungu hasil operasi, jam demi jam ibu IROH menuggu dengan sabar, ingin segera tahu hasil operasi anak nya yang semata wayang itu. Setelah sekian lama, ibu IROH menunggu , operasi pun berjalan dengan lancar, akhir nya dokter pun keluar dari ruang praktek operasi , karena sudah tidak sabar, ibu IROH langsung mengejar dokter untuk menanyakan hasil operasi .
ibu IROH " bagaimana dokter, apakah anak saya selamat ? "
DOKTER " ibu tenang aja, mendingan sekarang ibu pulang dan besok kesini lagi "
ibu IROH " dokter bagaimana saya bisa tenang , belum tahu perkembangan anak saya "
DOKTER " KAN OPERASI NYA BELUM SELESAI, UANG NYA BARU DAPAT TIGA RATUS , JADI TINGGAL TUJUH RATUS LAGI..............MENGERTI " dan ibu IROH pulang dengan lega. he he
Suatu pagi yang naas, seorang ibu yang nama nya bu IROH, berlari - lari sambil berteriak minta tolong, karena anak nya AGIS yang berusia 3 tahun, tanpa sengaja menelan uang koin yang seribu, maklum anak -anak, uang di kulum kaya permen, akhirnya masuk ke dalam perut, karena AGIS jadi sesak nafas, ibu IROH menjadi sangat panik, dan segera membawa agis ke rumah sakit untuk di periksa.
DOKTER " anak ibu kenapa bu ? "
ibu IROH " itu dokter meklum anak - anak dia menelan uang koin yang seribu "
DOKTER " ooooh , itu masalah gampang "
Tidak lama kemudian dokter pun langsung memeriksa AGIS, sementara ibu IROH menunggu di ruang tunggu.
Tidak lama kemudian, dokter memberitahu ibu IROH yang sedang dalam keadaan panik.
DOKTER " maaf bu, anak ibu harus segera di operasi, paling operasinya bisa besok, karena pasien yang akan menjalani operasi harus terlebih dahulu berpuasa selama satu hari " mendengar penjelasan dokter, ibu IROH semakin panik, karena anak nya harus di operasi.
ibu IROH " maaf dok, saya cemas dengan anak saya, apakah masih bisa tertolong dok ?
DOKTER " yah, nanti di usahakan semaksimal mungkin , ibu tenang saja percayakan semua nya kepada saya, dan team dokter yang lain yang akan menagani operasi anak ibu . mendengar penjelasan dokter , ibu IROH sedikit tenang.
Keesokan harinya, operasi pun dilakukan, ibu IROH dengan sangat gelisah menungu hasil operasi, jam demi jam ibu IROH menuggu dengan sabar, ingin segera tahu hasil operasi anak nya yang semata wayang itu. Setelah sekian lama, ibu IROH menunggu , operasi pun berjalan dengan lancar, akhir nya dokter pun keluar dari ruang praktek operasi , karena sudah tidak sabar, ibu IROH langsung mengejar dokter untuk menanyakan hasil operasi .
ibu IROH " bagaimana dokter, apakah anak saya selamat ? "
DOKTER " ibu tenang aja, mendingan sekarang ibu pulang dan besok kesini lagi "
ibu IROH " dokter bagaimana saya bisa tenang , belum tahu perkembangan anak saya "
DOKTER " KAN OPERASI NYA BELUM SELESAI, UANG NYA BARU DAPAT TIGA RATUS , JADI TINGGAL TUJUH RATUS LAGI..............MENGERTI " dan ibu IROH pulang dengan lega. he he
CERPEN LUCU
KISAH SINGA DAN KANCIL
Suatu sore SINGA betina sedang mengasuh anak nya di bawah rindang nya pepohonan, keduanya sangat lapar, karena dari pagi belum makan , mereka menunggu mangsa yang akan lewat, tetapi sekian lama mereka menunggu mangsa, tidak ada satupun yang bisa di mangsa. tetapi mereka tetap bersabar , ketika SINGA induk nya sedang membujuk dan menenangkan anak nya, tiba - mereka di kejutkan oleh kehadiran KANCIL yang sedang melenggang.
anak SINGA " mamah, itu ada kancil, tangkap dong mah, aku sudah laper banget nih "
mamah SINGA " oh iya nak, mamah kejar dulu yah, ade tunggu di sini " TIDAK LAMA KEMUDIAN MAMAH SINGA ITU LANGSUNG MENGEJAR SANG KANCIL,tetapi sang kancil melompat dengan lincah nya, sang kacil terus dikejar nya, kancil yang cerdik itu melenggang - lenggangkan tubuh nya dengan gesit, aksi kejar - kejaran sudah hampir 2 jam, dan mamah SINGA mulai kelelahan..
Dengan menghabiskan seluruh tenaga nya mamah SINGA itu menerkam dengan sekuat tenaga, dan kancil dengan badan nya yang kecil dengan lincah menerobos semak - semak , tetapi karena kepala mamah SINGA terlalu besar sehingga akhir nya kepalanya terjepit semak - semak dan sulit untuk megeluarkan nya , terlebih lagi karena mamah SINGA dalam keadaan EMOSI. ketika mamah SINGA sedang meronta ingin mengeluarkan kepalanya, sang KANCIL yang CERDIK langsung BERLARI memutar ke belakang mamah SINGA, sang KANCIL tidak menyia - nyiakan kesempatan EMAS, walaupun KANCIL tahu MAMAH SINGA sedang marah, karena tidak bisa melepaskan kepalanya, sang KANCIL tersenyum MELIHAT pantat mamah SINGA yang aduhai, SEHINGGA TANPA PIKIR panjang, sang KANCIL yang cerdas LANGSUNG menikmati PANTAT mamah SINGA, karena mamah SINGA merasa enak DI gauli sang kancil, akhir nya DIAM seribu BASA. menyerah kepada kejantanan sang KANCIL, setelah BERES, sang KANCIL PUN melenggang sambil bersiul karena merasa PUAS.
Mamah SINGA , karena sudah tidak emosi , dengan lemas akhir nya bisa melepaskan kepala nya dari cengkaraman semak - semak, dengan melangkah tertatih - tatih mamah SINGA segera menghampiri anak nya .
anak SINGA yang sudah kesal dan lama menunggu mamah nya dengan harapan membawa hasil buruan nya "
anak SINGA " lohhhhh .......... kok ..... MAMAH ....... GAK bawa si KANCIL "
mamah SINGA " iiiiiiiiiihhhhhhhhhhh...... ade....., MULAI sekarang jangan panggil SI.............KANCIL, bilang NYA , PAPAH,...........gitu "
anak SINGA "" haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh,,,,,,, PAPAAAAAAAAAAAAAAH..... " ha...ha...haaaa
Suatu sore SINGA betina sedang mengasuh anak nya di bawah rindang nya pepohonan, keduanya sangat lapar, karena dari pagi belum makan , mereka menunggu mangsa yang akan lewat, tetapi sekian lama mereka menunggu mangsa, tidak ada satupun yang bisa di mangsa. tetapi mereka tetap bersabar , ketika SINGA induk nya sedang membujuk dan menenangkan anak nya, tiba - mereka di kejutkan oleh kehadiran KANCIL yang sedang melenggang.
anak SINGA " mamah, itu ada kancil, tangkap dong mah, aku sudah laper banget nih "
mamah SINGA " oh iya nak, mamah kejar dulu yah, ade tunggu di sini " TIDAK LAMA KEMUDIAN MAMAH SINGA ITU LANGSUNG MENGEJAR SANG KANCIL,tetapi sang kancil melompat dengan lincah nya, sang kacil terus dikejar nya, kancil yang cerdik itu melenggang - lenggangkan tubuh nya dengan gesit, aksi kejar - kejaran sudah hampir 2 jam, dan mamah SINGA mulai kelelahan..
Dengan menghabiskan seluruh tenaga nya mamah SINGA itu menerkam dengan sekuat tenaga, dan kancil dengan badan nya yang kecil dengan lincah menerobos semak - semak , tetapi karena kepala mamah SINGA terlalu besar sehingga akhir nya kepalanya terjepit semak - semak dan sulit untuk megeluarkan nya , terlebih lagi karena mamah SINGA dalam keadaan EMOSI. ketika mamah SINGA sedang meronta ingin mengeluarkan kepalanya, sang KANCIL yang CERDIK langsung BERLARI memutar ke belakang mamah SINGA, sang KANCIL tidak menyia - nyiakan kesempatan EMAS, walaupun KANCIL tahu MAMAH SINGA sedang marah, karena tidak bisa melepaskan kepalanya, sang KANCIL tersenyum MELIHAT pantat mamah SINGA yang aduhai, SEHINGGA TANPA PIKIR panjang, sang KANCIL yang cerdas LANGSUNG menikmati PANTAT mamah SINGA, karena mamah SINGA merasa enak DI gauli sang kancil, akhir nya DIAM seribu BASA. menyerah kepada kejantanan sang KANCIL, setelah BERES, sang KANCIL PUN melenggang sambil bersiul karena merasa PUAS.
Mamah SINGA , karena sudah tidak emosi , dengan lemas akhir nya bisa melepaskan kepala nya dari cengkaraman semak - semak, dengan melangkah tertatih - tatih mamah SINGA segera menghampiri anak nya .
anak SINGA yang sudah kesal dan lama menunggu mamah nya dengan harapan membawa hasil buruan nya "
anak SINGA " lohhhhh .......... kok ..... MAMAH ....... GAK bawa si KANCIL "
mamah SINGA " iiiiiiiiiihhhhhhhhhhh...... ade....., MULAI sekarang jangan panggil SI.............KANCIL, bilang NYA , PAPAH,...........gitu "
anak SINGA "" haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh,,,,,,, PAPAAAAAAAAAAAAAAH..... " ha...ha...haaaa
Thursday, October 6, 2016
CERPEN KOCAK
KISAH NENEK DAN GADIS
Tersebutlah RINA, dia adalah seorang gadis yang sangat cantik, RINA hanya hidup berdua dengan nenek nya yang bernama nek MINAH. mereka hidup di desa terpencil, mereka hidup sederhana, tetapi selalu bahagia. tersebutlah di desa itu seorang kakek yang mata keranjang yang bernaka kakek UBAN. suatu hari kakek UBAN sedang berjalan menyusuri kampung, ketika kakek UBAN sedang berjalan melewati pepohonan, tiba - tiba kakek UBAN terkejut sekaligus bahagia yang melihat RINA yang sedang naik diatas phon jambu, kakek UBAN dengan senang hati memandang ke atas melihat RINA yang tidak memakai celana, RINA hanya memakai rok pendek sehingga kakek UBAN dengan leluasa melihat nya paha nya yang putih mulus.
Karena RINA sudah mendapat jambunya , akhir nya RINA segera turun , padahal kakek UBAN MASIH INGIN MELIHAT NYA.
RINA " sedang lihat apa kek "
kakek UBAN " AHH tidak lihat apa - apa nene RINA, kakek mah tidak tahan lihat neng, ! "
RINA " memang kenapa kek ? "
kakek UBAN " aduuuuuuuh masa harus di jelasin siiiiiiiiih !!!, nih kakek kasih uang 500 ribu, buat kamu, buat beli celana, soal nya kakek gak tahan lihat kamu gak pakai celana " RINA dengan senang hati diberi uang oleh kakek UBAN dan langsung berlari ke rumah nya.
Dirumah nya RINA bertemu nenek nya, waktu itu nek MINAH sedang duduk dan kaget melihat cucunya RINA yang berjingkrak - jingkrak sambil memperlihatkan uang 500 ribu pemberian kakek UBAN.
nek MINAH " RINA, kamu kenapa kok kelihatan nya bahagia banget , lagi pula itu uang dari mana ? "
RINA " saya habis manjat jambu, eh pas turun ,dia langsung ngasih uang, dia kasihan sama RINA karena RINA gak pake celana "
nek MINAH " haaaaaaaaaHHHHHH, CUMA manjat pohon jambu tidak pake celana, nenek juga bisa , lima RATUS RIBU, okelah kalau begitu " .
Ke esokan harinya nek MINAH , segera memanjat pohon jambu pura - pura mau metik jambu, padahal nek MINAH ingin mendapatkan LIMA RATUS ribu dari KAKEK UBAN. nek MINAH pun hanya MEMAKAI ROK pendek tanpa celana dalam. nek MINAH asik saja diatas pohon jambu menunggu kakek UBAN datang MELIHAT NYA, tapi tiba - tiba nek MINAH kaget dengan teriakan kakek UBAN yang segera menyuruh turun,
kakek UBAN " turun nek, cepat turun, kakek sudah tak tahan melihat nenek " nek MINAH segera turun akarena pikir nya sudah siap dikasih LIMA RATUS ribu, setelah NEK MINAH turun.
nek MINAH " ada apa kek ? "
kakek UBAN " ada apa, ada apa ? ITU masa nenek - nenek manjat gak pake celana, nih LIMA RIBU " kakek UBAN memeberikan uang LIMA ribu RUPIAH .
nek MINAH " loh kek, kok cuma lima ribu, bukan nya LIMA RATUS ribu ? "
kakek UBAN " itu RAMBUT NYA sudah kepanjangan, LIMA RIBU, buat beli silet " he he.
Tersebutlah RINA, dia adalah seorang gadis yang sangat cantik, RINA hanya hidup berdua dengan nenek nya yang bernama nek MINAH. mereka hidup di desa terpencil, mereka hidup sederhana, tetapi selalu bahagia. tersebutlah di desa itu seorang kakek yang mata keranjang yang bernaka kakek UBAN. suatu hari kakek UBAN sedang berjalan menyusuri kampung, ketika kakek UBAN sedang berjalan melewati pepohonan, tiba - tiba kakek UBAN terkejut sekaligus bahagia yang melihat RINA yang sedang naik diatas phon jambu, kakek UBAN dengan senang hati memandang ke atas melihat RINA yang tidak memakai celana, RINA hanya memakai rok pendek sehingga kakek UBAN dengan leluasa melihat nya paha nya yang putih mulus.
Karena RINA sudah mendapat jambunya , akhir nya RINA segera turun , padahal kakek UBAN MASIH INGIN MELIHAT NYA.
RINA " sedang lihat apa kek "
kakek UBAN " AHH tidak lihat apa - apa nene RINA, kakek mah tidak tahan lihat neng, ! "
RINA " memang kenapa kek ? "
kakek UBAN " aduuuuuuuh masa harus di jelasin siiiiiiiiih !!!, nih kakek kasih uang 500 ribu, buat kamu, buat beli celana, soal nya kakek gak tahan lihat kamu gak pakai celana " RINA dengan senang hati diberi uang oleh kakek UBAN dan langsung berlari ke rumah nya.
Dirumah nya RINA bertemu nenek nya, waktu itu nek MINAH sedang duduk dan kaget melihat cucunya RINA yang berjingkrak - jingkrak sambil memperlihatkan uang 500 ribu pemberian kakek UBAN.
nek MINAH " RINA, kamu kenapa kok kelihatan nya bahagia banget , lagi pula itu uang dari mana ? "
RINA " saya habis manjat jambu, eh pas turun ,dia langsung ngasih uang, dia kasihan sama RINA karena RINA gak pake celana "
nek MINAH " haaaaaaaaaHHHHHH, CUMA manjat pohon jambu tidak pake celana, nenek juga bisa , lima RATUS RIBU, okelah kalau begitu " .
Ke esokan harinya nek MINAH , segera memanjat pohon jambu pura - pura mau metik jambu, padahal nek MINAH ingin mendapatkan LIMA RATUS ribu dari KAKEK UBAN. nek MINAH pun hanya MEMAKAI ROK pendek tanpa celana dalam. nek MINAH asik saja diatas pohon jambu menunggu kakek UBAN datang MELIHAT NYA, tapi tiba - tiba nek MINAH kaget dengan teriakan kakek UBAN yang segera menyuruh turun,
kakek UBAN " turun nek, cepat turun, kakek sudah tak tahan melihat nenek " nek MINAH segera turun akarena pikir nya sudah siap dikasih LIMA RATUS ribu, setelah NEK MINAH turun.
nek MINAH " ada apa kek ? "
kakek UBAN " ada apa, ada apa ? ITU masa nenek - nenek manjat gak pake celana, nih LIMA RIBU " kakek UBAN memeberikan uang LIMA ribu RUPIAH .
nek MINAH " loh kek, kok cuma lima ribu, bukan nya LIMA RATUS ribu ? "
kakek UBAN " itu RAMBUT NYA sudah kepanjangan, LIMA RIBU, buat beli silet " he he.
CERPEN KAKEK DISANGKA PEMBERANI
KAKEK DISANGKA PEMBERANI
Sore itu desa BOJONG sedang di guyur hujan lebat dan karena hujan saking lebat nya sehingga desa tersebut dilanda banjir besar, air bergumpal - gumpal, semua pendududuk desa panik, karena tidak sedikit barang - barang mereka yang terseret air terbawa hanyut. karena hujan semakin hebat dan deras, sehingga tidak sedikit bangunan rumah pun yang roboh. ibu - ibi menjerit minta tolong karena kasur nya terbawa air, bapak - bapak sibuk yang motor nya terbawa hanyut oleh deras nya air.
Hingga menjelang magrib, hujan belum reda sebagian masyarakat semakin cemas, masyarakat dengan berdesakan, berkumpul di rumah kepala desa yang kebetulan rumah nya dua tingkat, dalam kecemasan semua masyarakat menyaksikan bergumpal nya air, dari atas bangunan, iub- ibu, bapak - bapak, para remaja, pemuda -pemudi berkumpul di rumah kepala desa tersebut dengan berdesak - desakan, di tengah desakan dan kepanikan, tiba - tiba anak pak kades yang berumur 4 tahun, jatuh ke gumpalan air yang keruh dan bergelombang, ibu - ibu yang menyaksikan dengan sangat panik berteriak
IBU - IBU " tolong.............tolong............ tolonggggggggggg.. itu anak kecil terbawa air " semua yang mendengar jeritan ibu - ibu itu akhirnya mereka semua tahu dan menyaksikan seorang anak pak kades, terbawa air, termasuk pak kades nya sendiri menyaksikan tanpa bisa berbuat apa - apa karena panik, semuanya tidak ada yang berani menolong , hingga dalam kepanikan itu tiba- tiba seorang kakek, meloncat dari ketinggian 5 meter, dengan meronta kakek itu meraih anak kecil tadi yang hampir pingsan, sehingga pada akhir nya ada yang mengulurkan tambang kepada si kakek di tengah gejoak nya air yang bergumpal, si kakek segera di tarik oleh semua pemuda dari atas bangunan, akhir nya anak kecil itu selamat atas pertolongan si kakek.
semua kagum dengan keberanian kakek, dan semua nya bangga dengan apa yang dilakukan oleh kakek, semua bersorak atas kehebatan kakek, namun kakek itu hanya tersenyum saja melihat semua memuji nya .
Hingga esok nya hari sudah kembali tenang, pak kades bahagia karena melihat anak nya yang selamat dan kembali bermain. pak kades merasa berhutang budi kepada si kakek yang telah menolong anak nya, hingga pak kades ingin memberi sebuah hadiah dan penghargaan dan si kakek itu segera di panggil ke rumah nya, dan tidak lama kemudian si kakek sudah berada dirumah pak kades.
PAK KADES " kakek, saya sangat bahagia ,karena anak saya telah selamat dengan pertolongan kakek, kalau tidak ada kakek mungkin anak saya sudah terbawa air dan saya tidak tahu bagaimana nasib nya "
KAKEK dengan menunduk malu hanya berucap " ya syukurlah "
PAK KADES " sekarang, karena kehebatan KAKEK,saya akan memberi HADIAH " mendengar pemaparan PAK KADES, si KAKEK itu langsung berdiri dan dengan nada marah, berkata kepada PAK KADES.
KAKEK " maaf pak KADES, kalau masalah HADIAH itu gampang, tapi saya ingin tahu dulu, waktu itu SIAPA YANG MENDORONG SAYA, SEHINGGA SAYA TERCEBUR ? ternyata si KAKEK itu meloncat dari ketinggian 5 meter, bukan nya berani melainkan ada pemuda yang mendorong nya dari belakang, dan akhir nya si KAKEK terpaksa menolong anak itu, ha..... ha..... hha .......ha.
Sore itu desa BOJONG sedang di guyur hujan lebat dan karena hujan saking lebat nya sehingga desa tersebut dilanda banjir besar, air bergumpal - gumpal, semua pendududuk desa panik, karena tidak sedikit barang - barang mereka yang terseret air terbawa hanyut. karena hujan semakin hebat dan deras, sehingga tidak sedikit bangunan rumah pun yang roboh. ibu - ibi menjerit minta tolong karena kasur nya terbawa air, bapak - bapak sibuk yang motor nya terbawa hanyut oleh deras nya air.
Hingga menjelang magrib, hujan belum reda sebagian masyarakat semakin cemas, masyarakat dengan berdesakan, berkumpul di rumah kepala desa yang kebetulan rumah nya dua tingkat, dalam kecemasan semua masyarakat menyaksikan bergumpal nya air, dari atas bangunan, iub- ibu, bapak - bapak, para remaja, pemuda -pemudi berkumpul di rumah kepala desa tersebut dengan berdesak - desakan, di tengah desakan dan kepanikan, tiba - tiba anak pak kades yang berumur 4 tahun, jatuh ke gumpalan air yang keruh dan bergelombang, ibu - ibu yang menyaksikan dengan sangat panik berteriak
IBU - IBU " tolong.............tolong............ tolonggggggggggg.. itu anak kecil terbawa air " semua yang mendengar jeritan ibu - ibu itu akhirnya mereka semua tahu dan menyaksikan seorang anak pak kades, terbawa air, termasuk pak kades nya sendiri menyaksikan tanpa bisa berbuat apa - apa karena panik, semuanya tidak ada yang berani menolong , hingga dalam kepanikan itu tiba- tiba seorang kakek, meloncat dari ketinggian 5 meter, dengan meronta kakek itu meraih anak kecil tadi yang hampir pingsan, sehingga pada akhir nya ada yang mengulurkan tambang kepada si kakek di tengah gejoak nya air yang bergumpal, si kakek segera di tarik oleh semua pemuda dari atas bangunan, akhir nya anak kecil itu selamat atas pertolongan si kakek.
semua kagum dengan keberanian kakek, dan semua nya bangga dengan apa yang dilakukan oleh kakek, semua bersorak atas kehebatan kakek, namun kakek itu hanya tersenyum saja melihat semua memuji nya .
Hingga esok nya hari sudah kembali tenang, pak kades bahagia karena melihat anak nya yang selamat dan kembali bermain. pak kades merasa berhutang budi kepada si kakek yang telah menolong anak nya, hingga pak kades ingin memberi sebuah hadiah dan penghargaan dan si kakek itu segera di panggil ke rumah nya, dan tidak lama kemudian si kakek sudah berada dirumah pak kades.
PAK KADES " kakek, saya sangat bahagia ,karena anak saya telah selamat dengan pertolongan kakek, kalau tidak ada kakek mungkin anak saya sudah terbawa air dan saya tidak tahu bagaimana nasib nya "
KAKEK dengan menunduk malu hanya berucap " ya syukurlah "
PAK KADES " sekarang, karena kehebatan KAKEK,saya akan memberi HADIAH " mendengar pemaparan PAK KADES, si KAKEK itu langsung berdiri dan dengan nada marah, berkata kepada PAK KADES.
KAKEK " maaf pak KADES, kalau masalah HADIAH itu gampang, tapi saya ingin tahu dulu, waktu itu SIAPA YANG MENDORONG SAYA, SEHINGGA SAYA TERCEBUR ? ternyata si KAKEK itu meloncat dari ketinggian 5 meter, bukan nya berani melainkan ada pemuda yang mendorong nya dari belakang, dan akhir nya si KAKEK terpaksa menolong anak itu, ha..... ha..... hha .......ha.
Wednesday, October 5, 2016
KISAH CINTA ANAK KOST
KISAH CINTA ANAK KOST
Tanggal 12 November 2015 adalah hari yang sangat
sangat indah, karena merupakan hari pertama PUTRI mau melamar pekerjaan, PUTRI
adalah gadis yang cantik yang berperawakan tinggi semampai, putrid belum lama
lulus dari sekolah nya, yang ingin segera mendapatkan pekerjaan, maka nya sejak
kemarin PUTRI sudah menyiapkan surat lamaran kerjanya.
Dengan penuh semangat, pagi – pagi PUTRI
sudah berangkat dari rumah nya, dia bermaksud untuk melamar pekerjaan ke PT GSI, karena sebelum
nya PUTRI sudah mendengar ada lowongan
pekerjaan di perusahaan tersebut, PUTRI mendapat informasi lowongan kerja dari
teman nya lewat telephone.
PUTRI belum tahu persis letak PT GSI ,
sehingga disepnjang jalan yang
dilaluinya PUTRI bertanya – Tanya tentang letak perusahaan PT GSI, PUTRI adalah
gadis cianjur yang masih polos dan lugu,
dia bertanya kepada salah seorang ibu –
ibu yang sedang berdiri menunggu bis jurusan SUKABUMI. PUTRI “ maaf bu , saya mau numpang Tanya, kalau ibu tahu
perusahaan PT GSI tidak ? IBU “ maksud
neng PT GSI yang dimana? Kan ada PT GSI yang di CIANJUR , ada juga yang di
SUKABUMI,” PUTRI “ oh , saya mencari PT
GSI yang di SUKABUMI “ IBU “
oh kalau yang di SUKABUMI, dari sini
langsung saja naik bis, nanti
juga PT GSI terlewati oleh
bis, kebetulan ibu juga mau ke SUKABUMI, jadi kita bareng saja naik bis nya dari sini,
sebentar lagi juga bis nya datang “ PUTRI “ oh begitu ya bu, terima kasih ya bu
“ dan PUTRI pun dengan
menggenggam surat lamaran,
menunggu bis datang.
Setelah
kurang lebih 15 menit, PUTRI menunggu , akhirnya bis jurusan SUKABUMI datang,
PUTRI bersama ibu yang tadi tadi
naik bis tersebut. PUTRI memutarkan pandangan nya , melirik kesana kemari untuk
mencari bangku yang masih kosong, dan akhir nya mendapatkan bangku paling
belakang. Di sepanjang jalan
PUTRI melihat – lihat jam di HP
nya, dan benak nya berkata “ aduh sudah jam
Sembilan, sepertinya kesiangan
tidak yah, jam segini masih
disini. Akhir nya kondektur
menghampirinya untuk menayakan ongkos.
KONDEKTUR “ turun dimana neng “ PUTRI memberikan uang dua puluh ribuan dan menjawab “ saya
turun di GSI PAK “ KONDEKTUR sambil
memberikan uang kembalian,
bertukas “ iya neng nanti saya kasih tahu “ sambil
melihat pemandangan yang
di laluinya, PUTRI pun sambil
mengingat – ingat tempat.
Tidak
lama kemudian, KONDEKTUR
berteriak “ GSI banyak
turun , neng yang turun di GSI
segera mendekati pintu , dan PUTRI pun bergegas
mendekati pintu, akhir nya
bis berhenti tepat di seberang
pabrik GSI, PUTRI langsung turun
setengah meloncat. PUTRI pun
bertukas dalam hatinya “ Alhamdulillah sudah
sampai “ dan PUTRI
pun langsung menyebrang.
PUTRI menjumpai beberapa
orang yang sama dengan
dirinya memakai seragam
hitam putih, PUTRI berfikir
bahwa itu juga
akan melamar pekerjaan.
Dari
sekian banyak orang
yang akan melamar
pekerjaan itu, ada salah seorang yang
menghampiri PUTRI, dan
bertanya “ maaf
mba, mau melamar pekerjaan juga
“ PUTRI manjawab
“ iya “ mereka berdua
segera menanyakan ke
pos satpam. Yang kebetulan
waktu itu satpam
yang jaga adalah
pak DERI dan
pak RUDI. PUTRI langsung
bertanya kepada pak
DERI “ maaf
pak saya mau
melamar pekerjaan, gimana
caranya “ DERI menjawab
“ surat lamaran nya
saya bawa, dan
neng tunggu sebentar
disini, “ mereka berdua
menunggu di pos
satpam dan DERI
langsung membawa nya ke
bagian HRD. Pak
RUDI menjelaskan “
begini neng nanti
lamaran di periksa dulu
oleh bagian yang khusus
penerimaan karyawan baru,
apakah persyaratan nya
sudah memadai atau
belum. Kalau sudah
memadai, baru neng
di suruh mengisi
biodata. PUTRI bertanya “
kalau sudah begitu
terus bagaimana pak “
pak RUDI, “ yaa
kalau sudah mengisi
biodata, biasanya besok nya
langsung di suruh masuk
bekerja. wanita yang di
sebelah PUTRI pun
melontarkan pertanyaan “
terus setelah itu di
tes apaan pak “
pak RUDI “ tidak kok,
tidak di tes, oh
iya ngomong – ngomong nama
kalian siapa “ nama saya PUTRI
dan saya WATI
pak “ tidak lama kemudian pak
DERI datang, dan
langsung berkata “ sekarang kalian
berdua tunggu di ruang
pelatihan untuk mengisi
biodata.
Pak DERI menunjukan
ruang pelatihan sambil
berkata “ nanti
kalau ada kepentingan
datang lagi saja
ke pos. pak DERI adalah satpam
yang masih muda, usianya baru
23 tahun dan
masih lajang. PUTRI dan WATI yang sudah
mengisi biodata mereka
berbincang, karena sudah saling mengenal PUTRI “ kamu
pulang nya kemana
WAT “ aku pulang
ke SUKABUMI PUT,
kalau kamu kemana
“ PUTRI “
aku pulang ke CIANJUR, kan kita
sudah mengisi biodata,
trus besok sudah
mulai masuk kerja
aku takut kesiangan “
WATI “ iya
PUT, apalagi aku
jauh banget sampai
3 kali naik
angkot , gimana kalau kita
KOST, bareng “ PUTRI “
iya WAT, rencana
sih aku juga mau
KOST, abis kalau
pulang tiap hari
kejauhan “ WATI “ kita
Tanya pak satpam
saja, kali aja
dia tahu tempat
KOST yang dekat
daerah sini “
WATI “ iya
yuk kita tanyain
bareng.
Mereka berdua
langsung pergi menuju
pos satpam, dan WATI langsung
menanyakan “ maaf pak
kami kan sudah
mengisi biodata, terus
sekarang di suruh
pulang, karena besok
langsung mulai masuk
kerja, dan kami
berencana mau KOST,
mungkin bapak tahu
KOST AN yang dekat daerah
sini. Pak DERI “
oh si
neng, neng ini mau
nge KOST, sebentar yah
saya tanyain dulu
sama teman saya
yang bernama pak
SATRIO yang suka
di panggil pak RIO. PUTRI
bertanya “ emang
siapa pak RIO
itu pak ? “ pak DERI
“ itu dia
masih satpam disini
tapi dia punya
KOST an, siapa tahu
masih ada yang
kosong. DERI langsung
menelphon pak RIO .
Pak
RIO yang seorang
duda yang usianya
sekitar 27 thn, sedang asik
bercengkrama dengan tanaman
yang ada di halaman
rumah nya, tiba – tiba
telephond nya berbunyi,
dan pak RIO
langsung mengangkat nya “ hallo,
ini dengan pak
RIO “ RIO “ iya
DER, ada apa DER , tumben
nelphon “ DERI “ ini
pak, ada karyawan
baru yang mau
nge KOST, dua orang,
masih ada kamar
yang kosong tidak “ RIO “ ada sih
yang kosong, tapi
hanya satu kamar.”
DERI “ iya pak , saya
bilangin dulu, nanti saya
kesana. “
DERI memaparkan” Begini
neng, kata pak
RIO hanya ada satu kamar, jadi
gimana mau ngak? ” WATI “
gimana PUT, sebaik nya kita
lihat dulu, masalah
jadi enggak nya
belakangan “ PUTRI “ iya boleh , tapi maaf
pak, boleh tidak minta
antar ke sana “
DERI “ iya boleh,
deket ko, paling
jalan kaki hanya
15 menit, ayo saya antar
sekarang “ . mereka bertiga
segera berjalan. Dan tidak
lama kemudian mereka sampai
ke rumah pak
RIO, yang waktu
itu pak RIO
sedang duduk di
teras rumah nya.
RIO yang sedang
asik dengan secangkir
kopi nya , tiba - tiba
DERI datang yang
di ikuti oleh PUTRI
dan WATI. DERI “ asalamu
alaikum , wah seperti nya
lagi santai nih “ sambil
menyalami tangan DERI ,
RIO menjawab “ wa
alaikum salaaaam “ DERI “ ini pak
DERI yang mau
nge KOST itu “ RIO “
oh, sekalian aja
lihat dulu, KOST an
nya di belakang “ pak RIO
pun menunjukan kamar nya
yang berada di
belakang rumah, sementara DERI
langsung pamitan , DERI “ pak
RIO saya permisi, mau
ke pabrik lagi, “
tiba – tiba WATI berkata “ maka
sih pak “ RIO
langsung membuka kamar
KOST an nya , RIO “ ini kamar
nya neng “
WATI “ gimana PUT , kita
sekamar berdua aja “ PUTRI
“ iya boleh, lagian
ini tidak dari
pabrik “
RIO
yang bengong melihat
kecantikan PUTRI , tiba - taba ditanya
oleh WATI “ pak, emang
berapa sebulan ? “ RIO “ eh, lima
ratus ribu neng,
gimana jadi ? WATI “ jadi
lah pak, tapi sekarang
saya mau pulang dulu , mau
membawa barang – barang saya, “ RIO “
kalau begitu saya
mau ambil kunci nya
dulu “ disaat RIO memberikan
kunci nya , RIO sempat
bertatapan mata dengan
PUTRI. Dan PUTRI pun
tersenyum dengan tersipu
malu. PUTRI “ saya
juga sama pak
mau pulang dulu,
mau ambil pakaian, nanti uang
nya pas saya
kesini lagi, “ WATI “
iya pak paling juga
ntar malam “ RIO “ eh maaf, neng
namanya siapa, dan WATI menjawab
“ saya WATI pak “ PUTRI “ saya putrid pak, kalau bapak “ RIO
“ saya SATRIO panggil aja RIO.
Hari
ini RIO, masuk kerja
sift 3 yaitu jam 23
wib sampai jam 07
wib, jadi RIO
masih leluasa berada
di rumah. Disaat RIO
menunggu kedatangan WATI
dan PUTRI , RIO yang
memiliki hobby menulis, RIO
mengisi waktu luang
nya dengan menulis
di computer nya. Sekitar
jam 20 wib, WATI datang
dan langsung menemui
RIO untuk membayar
KOST an nya. RIO seorang duda yang
sangat kurus, sudah lima
tahun bekerja di PT
GSI ,
RIO yang hanya tinggal
sendiri di rumah nya, setelah bercerai
dengan istrinya, RIO menjadi
pendiam, padahal RIO tadinya
orang yang semangat
dan homoris.
Belakangan ini
RIO lebih suka
menyendiri, kehidupan RIO
yang jauh dari
saudara - saudara
nya membuat hidup
RIO jadi teramat
sepi. RIO melakukan segala
sesuatu nya sendiri ,
termasuk mengurus KOST
an yang hanya
sepuluh kamar. Sepertinya RIO
belum tertarik untuk
menikah lagi, sepertinya RIO
masih trauma dengan
kegagalan pernikahan masa
lalu nya. Waktu berjalan
begitu cepat, sehingga RIO
harus sudah siap – siap berangkat
kerja, RIO segera memanaskan
motor ninja merah
nya, dan RIO pun segera
berangkat kerja.
Malam
yang begitu dingin, terlihat ribuan
karyawan yang baru
bubar, mereka berduyun – duyun ingin
segera pulang, seketika jalan
raya menjadi macet , karena ribuan karyawan tertumpah
ke jalan, di satu sisi
mereka yang baru masuk kerja,
disisi lain mereka
yang mau pulang,
belum lagi karyawan
yang menggunakan sepeda
motor menambah semaraknya
kemacetan lalu lintas,
mereka semua berjuang
untuk membiyayai hidup nya, mereka semua
tidak mengenal lelah, tidak mengenal
dingin dan bahkan
tidak mengenal waktu, semua nya di persembahkan untuk
bekerja. Di saat yang
bersamaan mereka semua
memiliki semangat hidup
yang tinggi, tidak sedikit
dari mereka adalah
ibu – ibu yang meninggalkan anak
nya.
Waktu terus
berjalan dengan cepat,
tanpa ada satu
pun yang bisa
menghentikan nya, hari demi
hari berlalu, RIO yang tidak
disiplin dalam segala hal,
mengalirkan hidup nya seperti air
yang mengalir, RIO yang
sebatang kara hanya memiliki saudara
yang terdekat nya di
cianjur selatan. Itu adalah
bibi nya RIO yang bernama
bi IPAH. Suatu hari
RIO sedang tidak karuan
berada di rumah, RIO segera memacu
motor ninja nya ,RIO hanya
di temani, sengatan matahari yang
membakar, dan ditemani oleh indah
nya awan
yang bergerak secara
perlahan, motor yang di kendarai
RIO dalam kecepatan sedang, RIO
menikmati seluruh jalan yang dilalui nya, jalan
yang berkelok – kelok dan hembusan
angin yang menerpa wajah
RIO, seakan menambah nikmat
nya sebuah perjalan
an, RIO sungguh menikmati
aroma pegunungn yang udara
nya masih segar dan
bersih. Kali ini rumah
bi IPAH yang d tuju nya.
Di
rumah bi IPAH, RIO tanpa sengaja
bertemu dengan seorang
janda yang bernama
RANI, ketika itu RANI
sedang menjahit pakaian
di rumah bi IPAH, tanpa
sengaja RANI pun
di kenalkan oleh
bi IPAH dengan
RIO,
RIO “
ASALAMUALAIKUM “
dan pintu
pun segera di buka
oleh bi IPAH,seraya
berkata
“ wa
alaikium salam, eh nak RIO, ayo
masuk, gimana kabar nya “
RIO “
ALHAMDULILLAH bi “
bi IPAH “
nak RIO kalau mau
bikin kopi atau
makan, ambilah sendiri
yah, ini bibi sedang
menjahit bajunya bu
RANI ,”
bu RANI kebetulan yang
duduk di samping
bi IPAH, sekalian di perkenalkan oleh
bi IPAH
“
bu RANI
ini saudara ibu
namanya pak RIO.”
RANI “ oh iya saya
RANI pak “
Setelah mereka
di perkenalkan, akhir nya mereka
berani bercakap - cakap,
RANI “ oh
iya pak , emang nya
bapak bekerja di mana “
RIO “ saya
bekerja di PT GSI, bu
memang nya kenapa ? “ hah di PT
GSI, kalau begitu
kebetulan pak,”
RIO “ kebetulan
apanya bu, “
RANI “ iya
kan adik saya
juga bekerja disana , nama nya LIA mungkin
bapa kenal “
RIO “ ah engga
kenal kok bu, kan
nama LIA itu banyak yang
sama kalau di pabrik “
RANI
“ saya
juga mau bekerja
di sana pak, tapi agak
susah ya pak.”
RIO “
ah tidak juga
bu, emang ibu usia nya berapa “
RANI
“ saya 25 tahun, emang nya kenapa
pak “
RIO “ ya kalau
sudah 30 tahun gak bisa,
berarti kalau begitu
ibu masih bisa.
============= Percakapan mereka
pun berlanjut =============
RIO “
begini saja bu, kalau
ibu mau kerja, insya
ALLAH saya bantu, bikin
saja lamaran nya yang lengkap
terus antarkan ke rumah
saya , nanti biar
saya yang memasukan.”
RANI
“ kalau
begitu boleh saya
minta no HP bapak, biar nanti
tidak sulit mencari alamat
nya”.
Setelah percakapan
itu selesai, RIO pun
pamitan pulang. DERI sampai ke
rumah sore – sore, ketika dijumpainya
di KOST an PUTRI sedang
kesulitan memasang antenna
TV, RIO segera memberhentikan motor
nya.
Sebagai bapak
KOST , RIO merasa bertanggung
jawab, dan RIO langsung
menyapa PUTRI ,
RIO “ hai
PUT , lagi apa nih “
PUTRI “ ini pak
mau pasang antenna
tapi susah “
RIO “ oh , biar
aku aja yang pasangin.”
RIO
segera memasangkan nya
di atas tiang, setelah itu
RIO mengecek nya
RIO “
gimana PUT, bagus ga
gambar nya, “
ya, lumayan
bagus pak “ tiba - tiba
WATI menyahut
“ bagus
pak, makasih ya “ RIO langsung
melenggang dan segera
memasukan motor nya.
Dalam
mengisi waktunya WATI
dan PUTRI becakap – cakap,
WATI
: “ eh PUT,
gimana di pabrik
kamu sudah ada
gebetan cowok belum
? “
PUTRI
:” belum tuh WAT, kalau
kamu gimana “
WATI “ ada
sih PUT, sama anak ENGINERING , namanya RIDWAN,
tapi baru pendekatan
ko, belum jadian.
PUTRI “ ah
aku belum mikirin cowok, nanti
juga datang sendiri.
WATI “ bukan
nya gitu PUT,
kalau udah punya
cowok, kan paling
tidak kerja jadi
semangat,
PUTRI “ ah
kamu bisa aja
WAT “
saking asik nya
mereka bercakap – cakap sehingga
tidak terasa waktu sudah
malam, dan akhir nya mereka
tertidur dengan pulas , karena siang
nya mereka lelah
bekerja. Ke esokan harinya kebetulan
RIO masuk bareng
sif satu, mereka pun bercakap
sambil berjalan,
RIO “
eh PUT, kalau istirahat
suka kemana ?
PUTRI “ ya
gak kemana - mana
pak, paling juga ke kantin, setelah dari
kantin paling ke
musola untuk salat “
RIO “
boleh ga jam
istitarahat, aku nemuin
kamu ? “
PUTRI
:”emang mau apa
sih pa “
RIO “ ya
sekali - sekali pengen
makan bareng , sambil ngobrol “ PUTRI “ jangan
ah pak malu, ntar di
gosipin pacaran lagi , kalau
mau ngobrol di
KOST an aja “
RIO
“ iya
deh kalo gitu
terserah kamu.
Mereka
pun berpisah di pabrik , diantara ribuan
orang karyawan. Dan RIO bertemu
dengan DERI yang
sedang berada di
POS. mereka bercakap – cakap,
DERI “ pak RIO
kemana aja pak “
RIO “
ada kok DER , cuman
belakangan ini bagian
ngumpet “
DERI “ itu
pak gimana cewek yang
KOST itu , apa masih ada
“
RIO “
masih ada kok, waaaah pertanyaan
nya beda nih,
jangan – jangan minat “
DERI
“ ya
gitu deh pak, gimana
pak keliatan nya
suka ada yang
ngapelin ga“
RIO “
maksud nya siapa,
WATI apa PUTRI ? ”
DERI “ ya WATI
lah “
RIO “ engga
kok, setahu saya
belum ada yang
ngapelin, kalau kamu minat
yang maen dong,
ntar aku deketin
“
DERI
“ enak nya kapan
ya pak ? “
RIO “ bagus
nya sih hari minggu, soal nya
kan mereka pada
libur kerja, jadi
mereka ada di
KOST an. “
DERI “ oke
pak nanti hari
minggu saya ke rumah , tapi bapak
jangan kemana – mana dong “
RIO “ iya DER , tiap hari juga
saya ada di
rumah.
Malam
minggu cuaca hujan, tadi
nya RIO mau
pergi keluar, tapi cuaca
tidak mendukung, malam minggu
adalah waktu nya
untuk wakuncar, tapi RIO
nggak jelas mau
kemana , sementara waktu baru
menunjukan jam 19.30 wib, jadi jadwal
malam mingguan masih
panjang, tiba - tiba RIO
teringat PUTRI yang tinggal di KOST an kebelakang,
tapi RIO masih
bingung untuk alasan
mendatangi nya , sementara
nomor HP nya
pun belum punya, RIO
memutarkan fikiran nya untuk bisa
pendekatan sama PUTRI, karena
belum juga punya
alasan yang tepat, sehingga RIO
hanya bisa termangu
di depan teras,
rumah nya.
Ketika
RIO sedang bingung
termangu di depan rumah nya,
tiba – tiba WATI lewat
ke depan RIO
dengan memakai payung , akhir nya
RIO punya kesempatan, dan langsung
RIO menyapa WATI,
RIO “eh
WAT, kamu dari mana ? “
WATI
menjawab “ eh dari warung
pak, bapak lagi apa bengong
sendiri di sini, mendingan
gabung di belakang
yu, ngobrol bareng, “
RIO “ emang
ada siapa aja di belakang ? “
WATI “ ga
ada siapa - siapa , hanya
ada PUTRI lagi
nonton tv, kalau penghuni
yang lain sepertinya
pada pulang pak , soal nya sepi “
RIO “
ayolah aku kesana , mau keluar juga
masih hujan “
akhir
nya RIO ke kamar nya PUTRI, dan WATI
mempersilahkan masuk .
WATI “ masuk
pak RIO “ RIO pun langsung duduk
di lantai seraya berkata
“
eh PUTRI lagi
nonton apaan nih,PUTRI
pun menjawab dengan
lembut
“
ini pak nonton
sinetron “ RIO “ PUTRI pulang
nya kemana ? “
PUTRI menjawab
pelan “ saya CIANJUR pak “
RIO “ CIANJUR
nya mana ? kan aku
juga punya saudara
disana “
PUTRI “
kalau dari sini
tuh jalan yang
ke arah puncak
pak “
RIO “ oh
ke situ, berarti kalau sama
tempat saudara aku
masih jauh lagi “
PUTRI
“ emang
kalau saudara bapak
di mana gitu ? “
RIO
“ itu di CIANJUR SELATAN “
WATI pun
ikut nimbrung “ emang
bapak disini tinggal
sama siapa aja
pak “
RIO “
aku tinggal sendirian “
WATI “ sendirian
pak ! emang istri
bapak kemana ?
RIO “
aku sudah cerai
dua tahun yang
lalu, dan tidak
punya anak lagi “
WATI “ kenapa
bapak gak nikah
lagi pak, disini kan
wanita banyak pak “
RIO “ ya
, aku
juga pengen tapi
mungkin belum ada
jodoh nya lagi. “
PUTRI “
iya pak kalau
sudah jodoh tak
kan lari kemana “
RIO “ oh,
iya besok kan
kalian libur, pada
punya acara ga ? “ WATI
“ ga ada
tuh pak, emang
nya mau ngajakin
kemana pak ? “
RIO “
besok tuh , pa DERI
sama aku mau
ke GUNUNG PADANG, SITUS
MEGALITH, kamu udah tahu
belum ? “
WATI “ belum
pak, dimana sih ? “
RIO “ kalau
mau ikut, pagi – pagi harus
sudah siap, soal nya
kalau berangkat nya
siang panas , gimana ikut
ga ? “
PUTRI “ emang
pake motor pak ?
“
RIO “ iya
jadi kita ber
empat “
WATI
“ iya mau ikut
pa “
RIO “
ya udah kalau gitu
kalian tidur nya
jangan terlalu malem , biar
ga kesiangan, ya udah yah,sampai
besok.
Pagi
hari yang sangat
cerah, tidak biasa nya RIO
bangun pagi, tapi kali
ini RIO mendapat
semangat baru, hati nya mulai
tergugah yang sekian
lama sudah layu, ada
perasaan yang berbeda
dari biasa nya, RIO segera mandi
dan setelah itu
air yang mengguyur badan
nya mampu menyegarkan
badan nya dan
dapat memulihkan stamina
nya. Setelah itu RIO
menikmati secangkir kopi
mocacino kesukaan nya, dan mengisap sebatang
rokok sudah menjadi
ciri khas nya, ketika sedang asik
menikmati kopi yang
di iringi music GUN N ROSSIS yang
berjudul SWEAT CHILD O MINE, menambah citra
semangat diri untuk
maju, karena RIO sebelum
nya sudah janjian
sama DERI, tidak lama dari
situ DERI pun datang dengan sepeda
motor TIGER nya,yang
menambah ferforma kemachoan
dirinya . DERI langsung menstandarkan
motor nya.
Tanpa
banyak basa – basi DERI langsung
menghampiri dan menyalami RIO,
DERI
“ hallo
brow ”
RIO “ hallo juga
brow, bentar yah aku bikinin kopi dulu “
DERI menunggu
di teras rumah, dan
RIO membuat kopi , kali ini
lagu yang mengiringinya, adalah lagu BON JOVI,
ALWAYS .
RIO “ ini
brow kopi nya “
DERI “ gimana
brow masalah cewek “ RIO
dengan santai menjawab “
tenang brow, udah pada
mau ikut “
DERI
“ ikut kemana brow ? “
RIO “
buat pedekate kita
ke GUNUNG PADANG
aja dulu , selanjut nya
terserah mau kemana “
DERI “ oke lah kalau begitu “
RIO “ oke
yah, aku kasih tahu ke
belakang.
Karena
dirasa sudah siap berangkat , RIO segera memberitahu
WATI dan PUTRI, RIO mengetuk kamar
nya , tidak lama kemudian WATI
membuka pintu ,
RIO “
eh WAT,
kalian sudah siap
belum ? itu DERI sudah
menunggu di depan
WATI “ udah, udah
siap tinggal berangakat “
RIO
menyodorkan uang 200 ribu ,kepada WATI .
RIO “
WAT ni uang nya, kamu sama
PUTRI beli dulu makanan
sama minum di
ALFAMART depan, kamu tunggu
di sana ,sepuluh menit aku
sama DERI nyusul,
WATI “ ini
makanan nya , beli apa aja ? aku
gak tahu “
RIO “ apa
aja lah bebas “
PUTRI
dan wati segera
berangkat ke ALFAMART.
Sementara RIO membereskan
dulu rumah dan menyiapakan motor
nya. Setelah semua nya
beres ,RIO dan DERI
langsung berangkat, ketika DERI dan
RIO sampai di
depan ALFAMART, PUTRI dan
WATI sudah menunggu, RIO
memberikan helm kepada
PUTRI dan begitu
juga dengan DERI,memeberikan helm nya
kepada WATI. Setelah PUTRI
dan WATI naik, merekapun melaju
dengan kecepatan sedang, di
tengah perjalanan motor
RIO dan DERI saling menyusul,
memasuki area jalan GUNUNG PADANG yang
berkelok – kelok, semakin
menambah keindahan berkendara, perjalanan yang
hanya memakan waktu
dua jam, akhir nya mereka
sampai di area parkir , dan mereka
memarkirkan motor nya,
setelah mereka membeli
karcis barulah petualangan cinta
di mulai .
Jalan
ke GUNUNG yang sangat
menanjak, mereka ber empat
berjalan melalui tahapan
tangga demi tangga, mula – mula mereka
tidak merasa letih, tapi
semakin atas jalan
nya semakin nanjak, nafas
mereka mulai ngos -
ngosan, sudah melihat PUTRI
keletihan barulah tangan
RIO meraih tangan
PUTRI dan membantu
dari atas, begitu juga
dengan DERI, langsung
membantu menarik tangan
WATI yang sudah mulai
kelelahan , nafas PUTRI seakan
mau habis, begitu juga
dengan nafas WATI, berjalan sangat
nanjak di tengah terik nya
matahari, membuat badan mereka
berkeringat, di tengah –
tengah akhir nya PUTRI
menyerah, seraya berkata
“
udah dulu dong pak, kita
istirahat dulu”, dan WATI
menyela
“ iya
pak
udah gak kuat
nih,
RIO “
pada minum dulu
dong, sedikit lagi kok, soal
nya aku
pernah, paksain deh, kalau udah
sampai di atas pemandangan nya indah”
Dengan tertatih - tatih , mereka semua
memaksakan, karena mereka saling
memberi semangat, akhir nya
mereka sampai juga
di puncak.
Setelah
mereka semua berada
di puncak, semua nya bernafas
dengan lega, mereka ber empat
duduk menghadap ke bawah,
karena pemandangan yang
di kombinasikan dengan tiupan
angin yang menghempas,
terasa begitu nikmat, mereka semua
sambil mengunyah makanan
ringan berceloteh dan berbagi
canda dan tawa. Mereka
saling bergantian untuk
selvi dengan berbagai
macam gaya, DERI dan
WATI akhir nya beranjak
meninggalkan RIO dan
PUTRI dengan alasan
ingin melihat pemandangan yang
lain, dan RIO mencari pohon
yang rindang, yang di bawah
nya sangat teduh, dan akhir nya RIO menemukan tempat
yang teduh, RIO segera
mengajak PUTRI untuk pindah
ke tempat yang teduh
itu,RIO berdiri dan tangan
nya menyambut tangan tangan
PUTRI yang begitu lembut. Mereka berdua
duduk di bawah pohon
yang rindang.
Percakapan RIO dan
PUTRI diawali dengan
pertanyaan yang sesungguh
nya tidak butuh jawaban, karena mereka
masih merasa canggung,
RIO “
pada kemana yah DERI
sama
WATI
“ PUTRI melirik kesana
kemari seraya mencari, bertukas “ gak tahu yah pak, mereka pada kemana,
mereka pacaran kali “
RIO “
PUTRI , kamu gak usah
panggil bapak dong “
PUTRI “ abis mesti
panggil apa “
RIO “
ya terserah PUTRI
mau abang atau
apa saja !
PUTRI
“ iya bang “
tiba
– tiba RIO rebahan di samping putri , mata RIO memandang langit
dengan leluasa , PUTRI “ kenapa
rebahan gitu bang “
RIO
“ aku
cape, lagian memandang
langit indah banget “
PUTRI
“ aku baru loh kesini
bang “ RIO “ iya ,aku juga baru
dua kali, PUT , usia kamu berapa ? ”
PUTRI “ kenapa bang nanyain usia, baru 22 tahun , emang abang
berapa “
RIO “
abang 27 tahun, berarti terpaut
lima tahun yah “
PUTRI “ abang
kenapa dulu cerai “
RIO “ kenapa
nanyain itu, ya udah ga cocok aja “
PUTRI “ ya pengen
tahu aja bang “
RIO “ PUT , boleh
ga, kalau abang suka sama kamu “
PUTRI “ emang
abang suka sama
PUTRI “
RIO,”
iya PUT dari semenjak
kita ketemu “
PUTRI
“ kenapa abang baru
bilang sekarang “
ya
karena abang merasa merasa
gak PD aja kan
abang duda PUT “
ah
PUTRI bedain bujangan
sama duda, yang
penting sayang aja
sama PUTRI “
RIO “
terus PUTRI suka
gak sama abang “
PUTRI “ gimana
yah bang , PUTRI jadi
malu “
RIO menggenggam
tangan PUTRI dengan
erat , lalu RIO bangun dari
tiduran nya, RIO menatap
mata PUTRI
RIO “ PUTRI
abang melihat cinta
di matamu”
PUTRI hanya terdiam membisu . RIO mencium
tangan PUTRI “
RIO “ abang
MENCINTAI kamu “ mata
PUTRI berkaca – kaca hendak
menangis , tapi RIO segera mengusap
nya “
PUTRI juga
cinta sama abang “
RIO benar
PUT “
putri meneteskan
air mata bahagia, karena baru
pertama kali ini PUTRI
mendengar lelaki yang
menyatakan perasaan cinta nya .
memeluk PUTRI dan PUTRI
membalas pelukan RIO, mereka
saling berpelukan mesra, RIO
mencium bibir PUTRI
yang ikal.
Tiba -
tiba DERI dan WATI
muncul dari balik semak – semak dan menghampiri RIO , RIO
pun menjadi menjadi malu,
dan melepaskan pegangan
tangan nya. RIO “
brow pulang yu, dan
DERI pun mengiyakan, akhir nya mereka
semua pulang , dari saat
itu mereka jadian
pacaran, begitu juga
dengan DERI dan
WATI, tanpa terasa mereka
sudah berada di
bawah , RIO segera
menghidupkan mesin nya,
dan bertanya kepada
DERI .
RIO “ Eh
DER, kamu mau
langsung kemana ? “
DERI
“ aku
mau langsung ke
CIANJUR, kalau kamu,
RIO “ aku
mau langsung pulang aja, ayo
PUT naik, dan PUTRI pun
segera naik motor.
Mereka
pulang dengan berbeda,
RIO memacu motor nya
dengan tenang, sementara
PUTRI mendekap tubuh
RIO dengan mesra,
motor RIO sudah
melintasi warung kondang , dan RIO memberhentikan motor
nya , PUTRI pun segera
bertanya
“ kenapa
bang berhenti disini ? “
RIO “
ayo turun dulu, disitu ada
bakso yang enak”
Mereka pun
singgah untuk makan
bakso. Tak jemu – jemu nya
RIO memandang wajah
PUTRI yang begitu
polos dan lugu, kecantikan PUTRI
memang alami. Di saat RIO
memandang PUTRI , bakso pesanan
pun sudah jadi,
dan mereka makan
bakso sambil berbincang.
RIO “
PUT, jika ada
sesuatu, kamu jangan
malu – malu , bilang aja sama
abang,
PUTRI ”
iya bang ” .
Setelah
mereka makan bakso,
mereka pun pulang
karena hari mulai
gelap. Mereka sampai di rumah
sekitar jam 19.00 .
PUTRI “ bang
besok masuk kerja
jam berapa ?
RIO “ abang
masuk malam PUT, kalau
kamu ? “
PUTRI “ aku
masih sif pagi “
RIO “
ya udah kalau
gitu met istirahat aja “ .
RIO pun
langsung memasukan motor
nya dan istirahat.
=======================***=======================
Seperti
biasa RIO meluangkan
waktu nya untuk
menulis, terkadang RIO menulis sampai
mata nya betul
- betul mengantuk. Akhir nya
RIO lelah dan
tertidur. Subuh - subuh
RIO bangun, karena ada
urusan ke SUKABUMI
menjumpai teman nya, sehabis
beres - beres rumah , RIO
langsung berangkat, RIO memacu
motor ninja nya dengan
sangat cepat, karena urusan
nya ingin cepat selesai, dan
disamping itu urusan lain pun
sudah menunggu.
Entah
kenapa usaha KOST an
RIO semakin sepi ,
dan satu
persatu berhenti, RIO merasa
berat, karena angsuran
ke BANK nya
masih tinggi, RIO memeras
fikiran nya untuk memulihkan
usaha sampingan nya , RIO dengan berbagai
cara, ingin menyelamatkan usaha
nya, sementara waktu dari bulan
ke bulan begitu
cepat, keberadaan usaha RIO
semakin terkuras, setelah di
sikapi usaha KOST an , ternyata usaha
KOST an RIO
banyak kekurangan nya di
banding dengan KOST
an milik orang
lain.
Tanggal 8 adalah tanggal yang
dinantikan oleh semua
karyawan, karena tanggal
tersebut merupakan tanggal
dan sekaligus hari
kemerdekaan bagi semua
karyawan, dimana tanggal
tersebut adalah tanggal
gajian, semua karyawan ceria
di tanggal tersebut,
tetapi kendatipun begitu
kehidupan setiap orang
berbeda, dari ribuan karyawan,
ada diantaranya yang
keberadaan nya justru
sebalik nya, disaat
ada yang bahagia
adapula yang bersedih,
karena adakalanya , uang gaji
sudah di ambil
duluan karena kebutuhan
yang sangat mendesak, dan tidak
sedikit karyawan yang
menggadaikan slip gaji
nya, dan hanya
kebagian setengah dari
gajinya, dan banyak
pula karyawan, yang
meminjam duluan dengan
resiko yang sangat
tinggi, karena bunga
pinjaman yang tingginya
selangit, hal ini menjadi
sasaran empuk bagi
para rentenir untuk
mengembang kan uang
nya. Semua hal ini
tidak luput dari
seorang RIO yang
kerap kali mengalami nya.
Kini
walaupun sedang banyak
keterbatasan, RIO berusaha untuk
menyenangkan pujaan hati nya
yaitu PUTRI, malam ini
RIO ingin mengajak
PUTRI jalan - jalan, untuk
sejenak melepaskan kepenatan
yang menghimpit nya. RIO
ingin memberi sebuah
hadiah kepada PUTRI
walau hanya sebentuk
pakaian, dengan harapan RIO
untuk senantiasa bisa
bahagia dengan PUTRI. Di malam yang
indah ini, sepasang kekasih sedang
menjemput sebuah impian nya, dua insan
yang sedang di landa cinta
dan di mabuk asmara, sedang berboncengan mesra
diatas motor, dua insan
ini tidak lain
adalah RIO dan
PUTRI, tanpa sepatah katapun
terucap dari keduanya, mereka hanya
menikmati semua jejak
perjalanan, yang berganti
pemandangan, pemandangan sorotan
lampu – lampu yang berkedip, seakan
sudah bisa mewakili
perasaan mereka berdua, motor
RIO terus melaju,
di tengah – tengah keramaian
kendaraan mewah, dan juga
kendaraan yang sesak
memadati jalan.
Mereka
berdua seolah terbuai
dalam mimpi, sebuah mimpi
yang mengantarkan nya ke
dunia nyata, motor yang
mereka tumpangi, terus melaju, melewati berbagai
macam jalan, bolak belok, licin ,
curam, terjal dan bahkan
jalan berbatu, jalan berlumpur
yang terus di lewati nya, mereka menuju
PELABUHAN RATU, di pantai
inilah, mereka ingin
menuliskan kenangan nya, di pantai inilah,
mereka ingin melikiskan
serpihan hidup nya, dan di pantai
ini pula mereka
ingin menorehkan sedikit
sejarah hidup nya.
Perjalanan yang
cukup melelahkan,
perjalanan dari CIANJUR
sampai PELABUHAN RATU, yang
tanpa henti, walaupun
pundak RIO sudah
terasa panas, menahan
beban stang motor, namun
hati RIO tetap
sejuk berada dalam
PELUKAN kekasih nya, wanita yang
sangat cantik, polos dan
lugu. Setelah menghabiskan kurang
lebih tiga jam, akhir nya
mereka sampai ke sebuah
bibir pantai KARANG HAWU. Dengan keletihan
nya, RIO segera memasukan
motor nya , persis di
pinggir pantai, RIO
memberhentikan motor nya
seketika.
Di
tengah gemuruh nya
ombak yang saling
berkejaran, dan desiran angin
pantai yang begitu
sejuk, di tambah
kerlap – kerlip nya lampu kapal
nelayan, seakan menghiasi dua
insan yang sedang di mabuk
cinta, cinta yang semakin
menggelora, cinta yang semakin tumbuh
dan merekah, cinta yang
semakin merona, mereka merasakan
sejuta kenikmatan, berada
dalam naungan anugerah, dan di liputi
oleh wahana lautan
ke ikhlasan. Mereka memadu kasih, menyambungkan tali
hati nya menjadi satu, dan
mengikatkan nya kedalam
sebuah harapan yang sangat
besar. Kemesraan mereka, di
balut dengan kain keridhoan,
yang yang terhunjam
didalam sebongkah hati
yang luas seluas
samudera.
Mereka
seolah terlahir kembali, dari
kehidupan yang fana, percintaan mereka
tak ubah nya
seperti ROMEO dan JULIET, percintaan mereka
melambangkan ROMEO dan
JULIET masa kini, mereka menanamkan
CINTA diatas segalanya, sebuah CINTA yang
tulus nan ikhlas, sebuah CINTA
yang terlahir dari
hati sanubari yang suci. Perasaan mereka
begitu luluh, dan tenggelam
dalam kesunyian.
Mereka
merintih di dalam
tasbih, mereka tidak
mengharapkan sesuatu yang
lebih, mereka berjuang dengan
gigih,untuk mendapatkan rhido
sang maha kasih, walau
mereka merasa belum
fasih, tapi mereka tidak
mengharap famrih, terkadang mereka
berada dalam segelintir
rasa sedih, mereka mengungkap
sebuah tabir , seolah tak bisa lagi
untuk berdalih, sedikitpun mereka
tidak merasa tersisih.
Mereka
bentangkan benang merah, untuk
meraih sebuah anugerah, dalam hidup
yang penuh dengan dendam dan
amarah, mereka hanya bisa pasrah
dan berserah, dikala hati di
rundung resah dan
gelisah, dan di kala gejolak yang
hampir pecah, senyum ikhlas
mereka tetap merekah, dikala hidup di terjang susah, hati
mereka tetap singgah, dalam detak
jantung yang selalu menggugah, mereka tetap
tabah, walau berada dalam musibah, dengan air
mata yang bersimbah, mereka berusaha
untuk mencegah, dan tetap
senantiasa menjaga amanah, mereka terus melangkah tanpa mengenal lelah , mereka menorehkan
sebuah kisah, untuk menggapai
sesuatu yang sangat
indah.
Mereka
berdua duduk di atas
pasir pantai, sementara
RIO tertidur diatas
paha PUTRI, RIO yang teramat lelah hingga tak sadar tertidur dalam
belaian PUTRI , dan PUTRI
tak henti – henti nya
mengusap dahi RIO
yang sedikit berkeringat.
Seraya memandang ombak
yang menderu, dan angin yang
semakin dingin, sehingga membuat
RIO terbangun. RIO langsung
bangkit dari tidur nya sambil menepuk – nepuk jaket
nya yang penuh
pasir pantai, PUTRI menyodorkan
minuman MIZON nya , seraya
berkata
“
ni bang, minum dulu, katanya mau jalan – jalan , eh malah tidur “
setelah
RIO meneguk MIZON
nya, RIO menyulut rokok nya
dan bertukas
“ aku
letih banget, jadi tertidur deh, kenapa
kamu ga ikut tidur “
PUTRI “ aduh bang, emang ini tuh
dimana ? PUTRI ngerasain kok nikmat nya tidur abang yang
sangat pulas dan ngorok, yu ah,
kita jalan sambil menyusuri pantai “
dan
tangan RIO pun menggandeng tangan
PUTRI. Mereka berjalan
dengan langkah yang
sangat pelan ,
RIO “
kamu udah laper belum ? kalau udah laper
mendingan kita cari
makan dulu “
PUTRI “ belum
terlalu laper kok, kan dari tadi
ngemil terus, ini di tas PUTRI
ada COKELAT SILVER QUEEN
mau ga ?
RIO “
mau dong
tapi pengen disuapin “
PUTRI langsung
membukanya,dan menyuapi RIO, seraya
bertutur
“ bang, ini
tuh udah malem banget, terus
besok kan kita masuk
kerja “
RIO “ gak apa – apa lah sekali - kali kita bolos “
PUTRI
“ terus kita mau nginep
dimana ? “
RIO “ gampang
PUT , abang punya sahabat di CIKELAT, kita nginep disana, setelah dari situ
baru kita pulang “
PUTRI “ emang
abang sudah bilang sama sahabat abang ,kalau mau nginep”
RIO “ sudah , kemaren abang
udah telephonan “
PUTRI “ emang
sahabat abang yang dimana
mana “
RIO “ itu sahabat abang
zaman SMA dulu, kini
Alhamdulillah dia udah kaya
banget “
PUTRI
“ooooh, bang yu
kita cari makan dulu “
RIO “
ayo , abang udah laper nih,abang pengen
makan sama ikan bakar sambal jahe, kalau kamu ? “
PUTRI “ aku
mau ikan bakar
tapi sambal kecap”
Mereka pun masuk ke rumah makan siap saji yang tidak
jauh dari pantai, dan mereka segera memesan nya.
Sehabis makan, mereka
hendak melanjutkan perjalanan nya ke rumah sahabat SMA nya RIO, motor ninja
merah pun segera
melaju dengan perlahan. Belokan demi
belokan, tanjakan demi tanjakan
mereka lalui, di malam yang
dingin dan sunyi senyap, kendaraan pun
sudah begitu sepi, tinggal hanya
satu dua motor
yang terlihat hanya lampunya
yang berpapasan, namun motor
RIO tetap melaju
dengan lincah nya. Setelah
melewati entah berapa
ratus tikungan, akhir nya
mereka sampai, lalu RIO
segera memberhentikan motor
nya tepat di
depan halaman rumah
sahabat nya yang bernama
TATANG .
Rio
segera menelphon nya,RIO
berkali – kali menyalakan telphon nya ,tetapi pangilan nya tidak juga di angkat. RIO “ belum diangkat
juga telephone nya
PUT” PUTRI “ ya pastinya
juga mereka sudah
pada tidur bang, lihat ini jam berapa ? “ RIO “ sudah
jam dua belas lewat ,tapi cobain
aja lagi ah , kali aja bangun, ga apa – apa, kemarin kan sudah janjian “ akhir nya telephon RIO ,diangkat nya,
RIO “
hallo, pak TATANG , maaf saya mengganggu
sekali nih, saya sudah
berada di depan rumah “
karena
mereka teman dekat , sehingga RIO sudah
merasa tidak canggung
lagi meminta pertolongan.dan tidak
lama dari situ
pak TATANG membukakan pintu
“
ayo masuk pak , itu
motor nya masukan garasi saja”
setelah
RIO memasukan motor nya ke garasi , mereka pun saling
bersalaman,
RIO
“ perkenalakan pak INI calon isteri saya “
TATANG
“ oh ya silahkan masuk, dan duduk pak
RIO saya
ambil kan minum , kebetulan isteri
saya lagi menginap
di rumah mertua “
RIO memotong pembicaraan pak TATANG .
RIO “
ya udah pak, ga usah repot – repot.
Setelah mereka menginap , akhir nya
mereka pulang .
Sebelum sampai
ke rumah, RIO ,
meberhentikan motor nya
tepat di depan
RAMAYANA , dengan maksud ingin membelikan PUTRI
pakaian. RIO menstandarkan motor
nya , seraya berkata
“ PUT, ayo
turun dulu, mumpung abang
ada rejeki , abang
kepengen beli baju
buat kamu “
PUTRI
“ abang
mau beliin aku baju !
padahal gak usah
bang
RIO “sekali – kali abang
kepengen ngasih kamu hadiah, ayo
masuk “
mereka pun
masuk ke toko
RAMAYANA def store. Setelah di
dalam PUTRI merasa
bingung, untuk memilih
pakaian, karena PUTRI tidak
tahu harus yang
harga berapa . PUTRI “
bang, abang aja yang pilhin
baju nya “
RIO “
loh , kok abang
yang milih, kan
abang gak tahu
kamu suka nya
yang gimana “
PUTRI “ ya
udah terserah abang,
pokok nya PUTRI
pasti suka dengan
yang abang pilih”
Setelah beres
mereka pun segera
pulang.
=======================***=======================
Waktu berjalan
begitu cepat, matahari bersinar
dengan terang nya, sementara belakangan
ini RIO keluar
rumah, dia merasa sangat
betah setelah kehidupan
PUTRI masuk kedalam
kehidupan nya, kehadiran PUTRI
mampu membangkitkan semangat hidup nya. Kehidupan RIO
yang sekarang sangat
bergairah, beda dengan
kehidupan RIO, sebelum PUTRI
masuk kedalam kehidupan
nya, dari wajah nya
terpancar kebahagiaan,
dikala sif nya
sama, RIO dan PUTRI
suka berangkat bareng, dan
pulang pun mereka
suka bareng, jika
tidak bareng pun, RIO
dengan senang hati
menjemput PUTRI pulang
dari pekerjaan, mereka selalu
kompak dan selalu
bekerja sama, mereka saling memahami, saling mengisi
dan saling mengerti
dengan kekurangan nya masing – masing.
Suatu hari, RIO
mendapat telphond dari
DERI yang memeberi tahukan tentang
pernikahan nya dengan
WATI yang akan
di gelar hari minggu
di rumah WATI
di SUKABUMI. RIO ikut
merasa bahagia karena
DERI merupakan rekan
seperjuangan nya dalam
mencari cinta, berawal dari
sebuah iseng, tetapi
pada akhir nya
menjurus kepada sesuatu
yang serius . setelah mendengar
kabar itu , RIO langsung
ke kamar putri
dengan maksud ingin
memeberitahukan nya. RIO mengetuk
pintu kamar PUTRI “
TOK TOK TOK, PUT “ PUTRI langsung
membuka pintu dan mempersilahkan RIO
masuk . RIO “ sedang apa
PUT ? “ PUTRI “ ini bang
mau setrika baju, abang
ga kemana – mana ? “ RIO “ enggak ah, abang
lebih betah di
rumah, sama kamu, emang kenapa
gitu ? “ PUTRI “ ga apa
– apa, kalau keluar
maksud nya PUTRI
pengen ikut “ RIO “ itu,
tadi DERI nelphon,
ngasih tau dan
sekalian ngundang, buat hari
minggu, acara pernikahan nya “ .PUTRI
“ iya kan WATI
juga udah kasih
tau PUTRI, maka nya
WATI udah gak
nge KOST lagi “
.RIO “ ya udah
kalau gitu lanjutin
setrika nya, abang
mau nyuci motor.
Hari
minggu pun akhir
nya tiba, RIO sudah
memanaskan motor nya, dengan
stelan kemeja, RIO tampak
rapih, begitu juga dengan
PUTRI sudah siap
berangkat ke acara
pernikahan DERI dan WATI,
merekapun dengan tidak
banyak basa – basi langsung
berangkat. Ketika mereka datang, ternyata di
rumah penganten sudah
berjejal tamu undangan, ada
yang sedang mengantri
perasmanan, ada yang
sedang menikmati hidangan
music organ tunggal dan
ada juga yang
sedang mengipas – ngipas badan
nya yang kegerahan, suasana nya
sangat meriah, RIO dan PUTRI
langsung menyalami kedua
mempelai,
RIO
“ DER,
semoga menjadi keluarga
yang sakinah, mawaddah, dan warohmah, amin “
DERI “ amin,
dan kalau bisa
segera menyusul yah “
RIO dan PUTRI
segera meng hampiri meja
prasmanan, dan mereka
berdua makan sambil
menikmati lantunan lagunya
RITA SUGIARTO yang
berjudul DUA KURSI. Setelah beres,
mereka pun pamitan
pulang.
Berselang
satu minggu dari sana, sudah biasa
RIO mengantar PUTRI
pulang ke rumah nya, di cianjur, karena hari
sabtu karyawan masuk
setengah hari, sudah seperti biasa
jalan menjadi macet oleh sesak nya
karyawan yang berjumlah
ribuan, RIO dan PUTRI sudah
melewati kemacetan itu,
kebetulan posisi pabrik adalah
di tengah – tengah antara
SUKABUMI dan CIANJUR,
jadi sama saja yang mau
ke SUKABUMI dan yang mau
ke CIANJUR sama – sama terjebak
macet. Sebelum ke rumah PUTRI,
RIO ingin mengajak
PUTRI untuk jalan – jalan
dulu ke tempat wisata
JANGARI. Setelah dua jam
kemudian mereka sampai di
JANGARI, RIO segera memarkirkan motor nya dan mereka segera
memesan es kelapa
muda, begitu mesra nya mereka
menyedot selang es
kelapa muda dari lobang kelapa yang
sama secara berbarengan,
mata mereka saling
menatap penuh kesahduan . dalam hati
mereka terukir, sepanjang jalan
kenangan, karena kemana
pun mereka pergi selalu
di iringi sejuta keindahan.
Tak
bosan rasanya mereka
memadu kasih, kapan dan dimana
pun mereka berada, sambil melayangkan
pandangan nya ke
sebuah danau yang
luas, dan sentuhan alami
nya yang sangat terasa, seakan mengalun kan
sebuah simpony dan
harmoni yang mendayu – dayu. Fikiran mereka
seakan melayang dan
hati mereka terhanyut, terbawa oleh
nuansa alam yang
begitu damai dan
menakjubkan. Rona wajah berseri – seri seakan
mewakili indah nya awan
yang sedang tersenyum, mereka senantiasa
hidup dalam rengkuh nya, dalam kesunyian
tiba – tiba RIO berkata
“
ya ALLAH, aku sangat
bahagia “
mendengar perkataan
RIO , PUTRI hanya tersenyum
sambil memegang erat tangan
RIO. Akhir nya hari
mulai redup, dengan
bergandengan tangan mereka
segera pulang.
Mereka
tiba di rumah PUTRI sekitar
jam 20 wib, merekapun
langsung masuk, RIO menyalami ibunya PUTRI
yang bernama bu
FATIMAH dan menyalami
bapak nya yang
bernama pak HASAN. Dan
RIO segera duduk
di ruang tamu yang
cukup luas. Tiba -
tiba PUTRI datang
membawa secangkir kopi,seraya
berkata
“
kopi nya
bang “
RIO “ PUT , abang
kepengen shalat ISYA
dulu “
PUTRI “
oh iya bang, shalat
nya di kamar PUTRI
aja “ ,RIO segera mengambil
air whudu. Setelah menunaikan
shalat, rio menikmati kopi buatan
kekasih nya dan menghisap sebatang
rokok, setelah itu RIO yang
sedang bahagia pamitan
pulang.
Sudah
lama RIO tidak
pernah memikirkan siapapun, yang ada di
fikiran nya hanyalah
PUTRI seorang, ketika RIO
sedang asik mengisi
waktu luang nya
dengan mendengarkan music , sebuah alunan
lagu tempo dulu yang
mewarnai kehidupan nya, tiba – tiba HP RIO
berbunyi ,ternyata RANI
yang telphon , menanyakan alamat
rumah nya , yang akan
memberikan surat lamaran kerja,
dan RIO
pun menjelaskan nya, berselang
beberapa jam kemudian
pintu rumah nya ada yang mengetuk,
pas RIO
membukanya, ternyata RANI
yang datang dengan
membawa surat lamaran
kerja . RIO segera memepersilahkan masuk
“ eh
bu RANI , silahkan duduk
bu “
RANI “ ini
pak RIO , saya membawa surat
lamaran kerja yang
tempo hari saya janjikan “ . RIO langsung
memeriksa surat lamaran
kerja nya seraya berkata
“
ini sudah saya
periksa , ternyata surat lamaran
nya sudah komplit, sesuai dengan persyaratan nya, ini akan saya urus , mudah – mudahan tidak terlalu lama ada
panggilan kerja”
RANI
“ paling kira – kira kapan ada panggilan
kerja nya “
RIO “ biasanya
kalau yang sudah – sudah
tidak lebih dari seminggu, nanti
setelah ada panggilan, ibu akan saya
kabari “
RANI “ ya
kalau begitu saya permisi
pak “ RANI pun segera pulang.
Setelah
satu minggu berselang, ternyata benar, RANI
sudah ada panggilan kerja,
RIO segera menelphon nya ,memberitahukan panggialan
kerja nya, dan akhir nya RANI
pun masuk kerja.berselang beberapa
hari dari situ , RANI
menemui RIO di pabrik, karena kebetulan
waktu itu RIO sedang
masuk pagi, RIO yang sedang
berada di pos, di datangi RANI .
RIO langsung menyapa
bu RANI
“
eh bu
RANI , ada apa
bu “
RANI “ begini
pak, saya mau mengantarkan
uang buat bapak sebagai tanda
terima kasih saya , karena
saya telah di bantu
masuk kerja “
RIO
“ ga
usah bu, saya tidak mau
menerimanya, saya ikhlas kok membantu
ibu “
RANI “ saya
jadi malu pak “
RIO “
ga usah
malu bu, sudah sewajar nya kita saling
menolong, saya lihat ibu bisa
bekerja saja sudah ikut
merasa senang “
RANI “ kalau
begitu saya haturkan
terima kasih.
Karena
RIO sering bertemu
di pabrik dengan RANI, akhir nya
mereka menjadi dekat
dan lama – kelamaan menjadi semakin
akrab, hingga suatu hari ,
RANI merasa cape
bekerja dengan pulang
pergi ke CIANJUR , akhir nya
RANI yang janda itu memutuskan
untuk nge KOST, karena
dengan alas an biar dekat
ke pabrik, lagi pula
RANI tidak punya
anak yang harus
diurus. Dan RANI menemui
RIO untuk menanyakan
tentang tempat KOST yang
dekat dan murah. RANI
dan RIO bercakap – cakap di POS .
RANI “ maaf
pak RIO, mungkin bapak
tahu tempat KOST yang
dekat dan murah
pak !
RIO “ oh,
emang nya ibu mau
KOST ? tempat KOST di daerah
sini banyak bu ” ,
RANI “
iya pak saya
mau KOST , soal nya
pulang nya kejauhan, sering kesiangan
” ,
RIO “
sebetul nya saya
juga punya KOST an , hanya belakangan
ini sudah tidak
di rawat, yang isi tinggal dua kamar ,itupun katanya mau
keluar bulan ini “
RANI “ kenapa
gak dirawat pak ,kan jadi sayang
kalau ga menghasilkan “
RIO “
ga tahu
RAN , saya terlalu cape
mengurus nya seorang
diri, udah sering hilang kunci,
saya harus mengganti
kunci nya, kerusakan pintu, kebocoran keran
air, kebocoran atap, dan belum lagi setiap hari sampah yang
menumpuk dan berserakan, wahh pokok
nya pusing lah punya KOST an “
RANI “
oh begitu ya pak, emang
keluarga bapak dimana ? “
RIO “
ah saya gak punya keluarga, sama istri
sudah lama cerai, anak
gak punya, saudara pada jauh “
RANI “
gimana kalau saya
KOST di tempat bapak ? “ RIO “ ya kalau
mau silahkan “ akhir nya RANI
KOST di tempat RIO .
Selama
RANI, nge KOST di
tempat RIO , pertemuan
semakin sering, RANI semakin simpati kepada RIO, dan tanpa RIO sadari , RANI jatuh
cinta sama RIO, padahal
RANI tahu bahwa RIO KEKASIH putri, kamar
yang di isi PUTRI berselang
enam kamar dengan
kamar yang di isi
oleh RANI. Sering kali
RANI membawakan makanan
buat RIO, dan bahkan
sudah bukan merupakan
hal aneh ketika RANI
sering mencucikan baju, semula
RIO menganggap itu
sesuatu hal yang biasa, hingga
suatu malam RIO
baru tahu kalau
selama ini RANI
menaruh CINTA kepada
RIO. Ketika itu RIO baru pulang mengantar
PUTRI dari rumah nya. Baru saja
RIO masuk ke rumah nya, tiba – tiba RANI mengikuti .
RANI
“ pak
saya kesel nih, boleh ga numpang nonton tv “
RIO
tidak bisa menolak, seraya berkata “ mau nonton tv, ya
nonton aja RAN “ dan
akhir nya mereka menonton
tv bareng, mereka pun
saling bercakap, RIO “
memang nya kamu
belum ngantuk RAN ? “
RANI “ belum kok pak baru
aja jam berapa ,oh
iya pak saya
bikinin kopi yah “
RIO “ boleh RAN , kebetulan saya
mau ngerjain tulisan
yang belum kelar - kelar , dan RIO
segera masuk kamar
dan segera menyalakan computer
nya.
Seperti
biasa RIO ,seakan
tenggelam kalau sudah
berhadapan dengan computer
nya, RIO sangat senang
dengan dunia tulis
menulis , karena menurut RIO
bahwa menulis itu
dunia yang sangat luas, bebas
dan tak terbatas,
kata nya apapun
yang di tuangkan kedalam
bentuk tulisan tidak ada dari siapapun yang protes,
tidak ada yang
memarahi dan tidak
ada yang mengklaim . tidak lama dari situ tiba – tiba RANI
masuk membawa secangkir
kopi mocacino, dan RANI langsung
duduk di sebelah RIO, karena RIO senang
menempatkan layar computer nya di
bawah tanpa kursi dan hanya
menggelar karpet. RIO yang sedang
konsentrasi dengan tulisan nya
seakan tidak mau di ganggu dengan apapun,
tiba – tiba RIO merasa
terganggu dengan kehadiran
RANI yang sudah menyimpan kopi
tapi tidak beranjak
pergi. RIO “ eh RAN katanya
kamu mau nonton tv “ RANI “
enggak ah , saya mau disini
aja nemenin bapak, karena
merasa terganggu akhir
nya RIO menyudahi
pekerjaan nya dan
langsung mematikan computer
nya.
Walaupun RIO sudah mematikan computer nya, tapi
tetap RANI tidak
beranjak pergi, tapi RANI
hanya tetunduk malu, sehingga RIO memulai
pembicaraan. RIO “ kamu kenapa
RANI,
RIO
“ sepertinya kamu
sedang ada masalah, cobalah kamu ceritakan “
RANI
“ engga kok pak,
hanya lagi kesal
aja “ RANI masih menyembunyikan rasa
cinta yang selama
ini terpendam.
RANI “
kenapa bapak belum
menikah lagi ? “
RIO “ insya
ALLAH, mungkin saya tidak
lama lagi akan
menikah dengan PUTRI , kenapa pertanyaan
kamu seperti itu “
RANI “ kalau
boleh jujur, saya juga
menyukai bapak, bapak orang
nya baik dan dewasa “
RIO terkejut
“
jadi selama ini , kamu mencintaiku, maaf RANI
bukan nya aku
bermaksud menolak dan
tidak sedikit pun
bermaksud ingin menyakiti
perasaan mu , aku sudah
memiliki janji setia
dengan PUTRI . tolong jangan
rusak hubungan kami ”
.
setelah mendengar
perkataan itu , RANI pun
menangis dan segera
pergi.
=======================***=======================
Hari
demi hari terus
berjalan, dan waktu demi
waktu terus berputar, RIO
ingin segera memiliki
uang untuk biaya pernikahan dengan
PUTRI, setiap hari RIO memutar
fikiran nya , setiap
saat RIO memeras
tenaga nya, bagaimana cara
nya untuk bisa
mendapatkan uang, sementara
KOST an nya bangkrut, uang gaji
hanya cukup buat
biaya hidup sehari – hari. Dan suatu
hari RIO akan
menjemput PUTRI dari
rumah nya, setelah
PUTRI menghabiskan masa
libur kerjanya, tanpa fikir
panjang RIO langsung
memacu sepeda motor
nya, hingga akhir nya
RIO sampai di
rumah PUTRI, sore itu
PUTRI memang sudah
menunggu kedatangan RIO. Ketika
sedang duduk di
ruang tamu yang di
temani PUTRI, tiba – tiba
RIO dan PUTRI
dikejutkan oleh suara
pertengkaran yang hebat antara bapak
dan ibu nya PUTRI,
percekcokan itu semakin
keras yang ditandai
dengan pecah nya piring. Rupanya PUTRI
sudah mengetahui akar
permasalahan yang di perdebatkan oleh
kedua orang tua
nya, karena pertengkaran
itu sudah di
mulai dari sejak pagi, bapak dan ibu
PUTRI saling menyalahkan
dengan kejadian yang telah
lampau. Akhir nya RIO dan PUTRI
segera berangkat, tanpa pamitan
sama kedua orang tuanya, karena
situasi nya yang tidak
memungkin kan.
Malam
itu RIO dan
PUTRI sudah sampai
ke rumah, setelah RIO
memasukan motor nya, PUTRI
langsung masuk kamar nya
dan mengunci pintu
tanpa bahasa, rupanya
PUTRI belum siap
menyampaikan hal ini
kepada RIO, berkali - kali
RIO mengetuk pintu
kamar PUTRI, dengan maksud
ingin membahas persoalan yang menimpa
orang tuanya, tetapi PUTRI
tidak membukakan pintunya,
hingga akhir nya RIO
pun cape sendiri
dan meninggalkan kamar
nya.
Hingga
pagi tiba, RIO memastikan
keberadaan PUTRI , ternyata PUTRI
sudah berangkat kerja
duluan, hingga RIO baru bisa
menemui PUTRI di kantin
pabrik selagi jam
istirahat.
RIO “
PUTRI , kamu kenapa , kok
begitu sama abang , ayolah bicara
sama abang biar abang
tahu permasalahan nya
dan siapa tahu
abang bisa bantu
“
PUTRI “
permasalahan nya begitu
berat bang,nanti saja
kita bicarakan lagi di
rumah sepulang kerja,
karena permasalahan nya
begitu pelik dan
panjang lebar “
RIO “ oh
ya kalau gitu sampai nanti yah “
RIO
pergi meninggalkan PUTRI
di kantin . Sore sepulang kerja, RIO
menunggu PUTRI, yang belum
pulang karena ada
lembur pekerjaan. RIO menunggu
sambil merawat tanaman
yang tumbuh di
halaman rumah nya. Ketika
RIO sedang mengotak – atik tanaman
bonsai nya, tiba -
tiba PUTRI datang
dan menyapa RIO
yang sedang sibuk.
PUTRI “
eh bang sedang
apa ? “
RIO “
ini PUT, lagi biasa
iseng sambil nunggu
kamu, ntar malem kesini
yah, “ PUTRI “ iya
bang, paling nanti habis
shalat isya, sampai
nanti ya bang. Dan
RIO melanjutkan merawat
tanaman nya.
Setelah
shalat isya PUTRI
ke ruang tamu, sedangkan RIO
masih berada di
kamar nya. Dan tidak
lama kemudian RIO
menghampiri PUTRI yang
sedang duduk di ruang
tamu. RIO “ eh PUT , udah makan
belom ? “
PUTRI “ belum
bang, makan nya pengen
di temenin sama
abang “
RIO “ iya abang
juga belum, tapi
nanti sajalah “
oh iya
PUT, abang jadi
penasaran, kemarin itu
bapak sama ibu ,
kenapa bertengkar, biasanya juga
tidak “
PUTRI “
sebetul nya, gak mau
cerita sama abang, ya
karena PUTRI merasa
malu aja !”
RIO “
kenapa mesti malu,
kan abang bukan
orang lain di
mata kamu “
PUTRI “ begini
bang , mereka bertengkar karena
bapak terlilit hutang
sama seorang rentenir yang
bernama pak KODIR, sedangkan bapak
tidak bisa membayar
nya “
RIO “
terus jadi gimana
? “
PUTRI “ ya,
kalau tidak di
bayar juga katanya
akan menyita rumah “
RIO terkejut
“ hah, sampai segitunya
PUT, emang hutang nya
berapa ? “
PUTRI “
BESAR bang, tiga ratus
juta, maka nya bapak
dan ibu jadi
bertengkar karena sangat
ketakutan dan akhir
nya mereka saling
menyalah kan “
RIO “ oh begitu
ternyata masalah nya
berat juga yah “
PUTRI “ iya
bang, maka nya
PUTRI juga sedih,
tapi tidak bisa
berbuat apa – apa “ .
Setelah
mereka selesai membahas nya, akhir
nya PUTRI kembali
lagi ke kamar nya dengan
membawa rasa sedih . PURTI
dikamar sms RIO
mengajak makan bareng,
RIO yang hendak
menyalakan computer nya ,
membuka sms nya
ternyata dari PUTRI
dan RIO pun langsung
bergeggas ke kamar
PUTRI.
RIO “ eh
PUT, ngajak makan bareng
ya ? “
PUTRI “ iya
kan tadi udah bilang
“ RIO “
emang kamu masak
gitu ? “
PUTRI “
iya nasi nya masak,
kalau ikan nya
beli di warung
depan “
RIO “
oh gitu “
walaupun mereka makan
seadanya tapi mereka
tetap mesra , walaupun PUTRI
sedang perasaan nya
sedang sedih.
Pagi – pagi mereka
berdua berangkat kerja
bareng, sambil berjalan
mereka bercakap – cakap . PUTRI
“ bang nanti
kan aku pulang
setengah hari, kalau abang
kan pulang nya
sore, nanti aku
gak pulang ke
KOST an, mau langsung pulang
ke CIAJUR saja.
RIO “
loh kenapa, padahal
pulang ke CIANJUR
nya sama abang
aja ntar sore “
PUTRI “
ga usah bang, kan
PUTRI mau ke
rumah temen dulu , kalau
mau ke CIANJUR ya ke
rumah aja ntar sore “.
Sekitar
jam 16 wib, sepulang kerja
RIO meluncur ke
CIANJUR untuk menemui
PUTRI dan tidak
lama dari situ
RIO pun sampai
di rumah PUTRI,
ketika RIO sampai
di rumah PUTRI, RIO
tidak sempat masuk,
RIO di teras
rumah yang ditemani PUTRI,
karena di ruang
sedang ada tamu . ternyata tamu itu
berjumlah tiga orang
lelaki yang tinggi
kekar, mereka semua
adalah suruhan pak
KODIR untuk menagih
utang kepada pak
HASAN.
Satu tamu diantara mereka berbicara dengan
sangat kasar dan
mengancam pak HASAN . sementara yang
lain nya berbicara
hanya diam , karena
satu tamu yang
berkumis tebal merasa
kesal dia berbicara
lantas menggebrak meja
“
ya sudah kalau
tidak bisa membayar,
saya di suruh
agar bapak segera
mengosongkan rumah ini “
pak HASAN
dengan penuh ketakutan
menjawab
“ saya
memang tidak bisa
membayar pak, tapi beri
saya tenggang waktu
“
tamu itu
melanjutkan pembicaraan nya
“ begini
pak, sudah tidak ada
lagi tenggang waktu, tapi
pak KODIR menitipkan
pesan, dia memberikan penawaran
pada bapak begini
“jika bapak tidak
bisa membayar hutang
bapa yang tiga
ratus juta, tidak
apa – apa, asal bapak mau
menikahkan anak bapak
dengan pak KODIR “.
Percakapan itu
terdengar oleh RIO
dan PUTRI yang
berada di teras
rumah, RIO dan PUTRI
sangat kaget mendengar
keputusan mereka. Dan sebelum
pulang tamu itu
mengatakan
“
silahkan bapak pertimbangkan
, karena besok pak
KODIR mau kesini “ .
pak HASAN
tersinggung dengan ucapan
tamu itu, karena sedikitpun
tidak meridhoi anak
nya dinikahkan dengan
rentenir bandot tua
pak KODIR, sambil berdiri pak
HASAN berkata
“ bilangin
sama pak KODIR ,
rumah saya lebih
baik disita, daripada saya
harus menikahkan anak
saya dengan bandot
tua “
mendengar ucapan
pak HASAN, salah satu
dari tamu itu
menjadi naik pitam,
dan tanpa bicara
tamu itu langsung
berdiri dan memukul
muka pak HASAN. dan
terjadilah perkelahian.
Mendengar
keributan didalam ruang
tamu, PUTRI menjadi panic
dan RIO segera
bertindak untuk melerai
perkelahian itu dengan
menarik tangan salah
satu tamu keluar
rumah, sementara pak hasan
di hajar habis – habisan oleh
dua orang di dalam
rumah, pak HASAN berlumuran
darah dari kepala
dan hidung, sementara RIO
berkelahi di luar
dengan lelaki yang
tinggi kekar, dengan lincah nya
RIO menyarangkan pukulan
nya ke kepala
lelaki itu, namun yang
kurus dan dengan
mudah badan nya
diangkat dan di bantingkan ke tanah.
setelah pak HASAN
pingsan, kedua lelaki itu
berbalik menghajar RIO , dan
RIO menjadi kalang
kabut menghadapi tiga
lelaki bertubuh tinnggi dan
kekar, salah satu dari
mereka mencekik leher
RIO, dan RIO
meronta dengan sekuat
tenaga, baju RIO
sampai robek di tarik
kesana kemari, pukulan ketiga
lelaki itu terus
bersarang di muka
dan di perut
RIO , dan RIO kewalahan , sehingga akhir
nya RIO pun
lemas , dengan penuh darah
yang mengucur dari
kepala dan hidung,
RIO pun tersunggkur
pingsan dan tergeletak
diatas tanah.
Sementara PUTRI yang
lemah hanya mampu
menangis melihat RIO
yang di keroyok
habis - habisan , PUTRI berteriak – teriak meminta
pertolongan, namun tidak
ada orang yang
datang, sambil menangis dan
meratap “ sudah pak, sudaaaaaah,euh…..euh……..euhhhhhhhh
,PUTRI mendekap tubuh
RIO yang terkapar
di tanah, setelah ketiga
lelaki itu puas
menghajar RIO dan pak HASAN
, akhir nya mereka pulang.
RIO yang dalam
keadaan pingsan di
angkat oleh PUTRI
di bawa masuk kedalam
rumah dan di geletakan
di atas kursi , sementara bu FATIMAH
sambil menangis mengurusi
pak HASAN yang sama
dalam keadaan tidak
sadarkan diri, baju RIO
yang robek dan
penuh dengan darah,
segera di buka oleh
PUTRI dan segera
di bersihkan, dengan sabar dan
tidak berhenti menangis
PUTRI , menunggu RIO siuman. sampai larut
malam, RIO belum juga
sadarkan diri, PUTRI yang sedari
tadi sudah menyelimuti
RIO, hatinya semakin resah, berbagai ketakutan
menghampiri nya, apalagi
sudah melihat bapak nya
yang sedari tadi sudah
siuman. Bu FATIMAH hanya
bisa memberikan semangat
kepada PUTRI sambil
berucap “ sabar aja
nak, nanti juga pasti
sadar “ PUTRI “ iya bu
, syukurlah kalah bapak
sudah siuman “. Karena PUTRI
merasa sangat letih, akhir nya PUTRI
pun tertidur di samping
RIO.
=======================***=======================
Pagi
yang cerah, RIO baru
siuman dari pingsan
nya, ketika mata
nya tetbuka RIO
melihat PUTRI yang
masih tidur di
samping nya, dan RIO
pun segera membangunkan PUTRI, setelah PUTRI
terbangun, PUTRI merasa
kaget dan sekaligus
bahagia karena melihat
RIO sudah sadarkan
diri.
PUTRI “ alhamdulillaah, abang
sudah siuman, sebentar
bang aku ambilkan
minum “
PUTRI pun
langsung ke dapur, sementara RIO
memaksakan bangun walaupun
masih terasa berat.
PUTRI “
bang, hari ini
abang gak usah
masuk kerja, abang
telephon aja sama
atasan nya bahwa
abang terkena musibah “
RIO “
iya PUT, abang
mau telephon dulu “
tetapi ketika
RIO mau telephon,
ternyata HP nya
sudah hancur yang
rio simpan dalam
kantong cerlana nya.
RIO “ aduh
PUT, HP abang
nya juda hancur, coba
deh pake telephon
kamu “ setelah RIO
membrtihukan semua kejadian
kepada atsan nya,
RIO segera mandi.
Setelah merasa sudah
segar kembali , RIO
segera pulang. PUTRI dan
ibu FATIMAH masih
syok dengan kejadian
kemarin, RIO yang
baru sampai di
rumah, langsung merebahkan badan nya
untuk menenangkan fikiran,
di saat yang
bersamaan, keluarga PUTRI
tiba – tiba didatangi oleh
pak KODIR dan
ketiga pengawal nya
yang kemarin menghajar
RIO, semua keluarga
PUTRI tanpa sangat
kaget dengan kehadiran
mereka yang hendak
mengusir keluarga PUTRI
dari rumah nya. Pak
HASAN masih dalam
keadaan letih terpaksa
menemui mereka di
teras rumah nya. Pak
KODIR “ pak HASAN,
bagaimana tawaran yang
saya berikan kepada
bapak, jika bapak
tidak mau rumah
ini saya sita,
ijinkan saya menikahi
anak bapa, bagaimana ?
pak HASAN
“ sebentar saya
mau bicarakan dulu
dengan anak saya “
pak HASAN
berbicara dengan PUTRI
di ruangan belakang
pak HASAN
“ PUTRI, sebetul nya
bapak tidak tega
menikahkan kamu dengan bandot
tua itu, tapi jika
PUTRI tidak mau ,
rumah ini akan
segera di sita, maafkan bapak
PUTRI “
pak HASAN
pun menangis karena
merasa bersalah, dan mendengar
perkataan pak HASAN,
PUTRI hanya terdiam
dan menangis, karena
PUTRI bingung dan
simalakama, disatu sisi, PUTRI
tidak mau menikah
dengan pak KODIR, sementara disisi
lain PUTRI beserta
dirinya akan segera
di usir dari rumah
nya.
Pak HASAN sambil
menunduk menunggu jawaban
keputusan PUTRI, yang menangis
tiada henti. Sementara
pak KODIR sudah
kesal menunggu jawabanya
di teras rumah. PUTRI
“ bapak, PUTRI bingung
menentukan pilihan, akan
bagaimana dengan RIO
“ pak HASAN
“ bapak juga
tidak bisa memaksa
kamu, jika memang
kita diusir dari
rumah ini, kita masih
bisa cari kontrakan,
tapi bapak tidak
punya uang walaupun
hanya untuk mengontrak. Karena keadaan
semakin mendesak, akhir nya
salah satu pengawal
masuk memangil pak
HASAN untuk memberikan
kejelasan, walaupun pak
HASAN belum memiliki
jawaban, dia langsung menemui
pak KODIR di
teras rumah. Pak KODIR
“ bagaimana pak keputusan
nya ? “ pak HASAN
tidak bisa menjawab,
dan hanya bisa
menunduk . sementara PUTRI yang
masih duduk di
ruang belakang, tiba – tiba dalam
hatinya terbersit, takut
bapak nya di hajar seperti
kemarin.
Dalam
ketidak pastian nya, pak
HASAN masih terbungkam
seribu basa, dan entah
berapa kali pak
KODIR bercara dengan
membentak - bentak, disaat pak
KODIR membentak - bentak
pak HASAN, tiba – tiba muncul
PUTRI menghampiri pak
KODIR, dan langsung berkata
dengan terbata – bata “
maaf pak KODIR,
jika memang mau
nya bapa begitu, saya
siap bapak nikahi “
mendengar penuturan PUTRI , pak
KODIR sangat senang .
pak KODIR
“ kalau begitu
rumah ini tidak
jadi saya sita , dan
besok saya akan
kesini untuk meresmikan
pernikahan dengan kamu “
setelah PUTRI
memberikan jawaban dengan
sangat terpaksa, akhir
nya pak KODIR
beserta pengawal nya
pulang. Setelah kepulangan mereka
perasaan PUTRI sangat
gundah, bagaimana dengan RIO
yang sangat dicintai
nya, perasaan PUTRI semakin
gelisah, PUTRI bingung harus
berbuat apa, sementara besok
nya harus siap
menjadi istri pak
KODIR. Pak HASAN dan
bu FATIMAH pun
tidak dapat berkata – kata, mereka
hanya pasrah dengan
keputusan yang di
ambil PUTRI. Waktu berjalan
begitu cepat, pikiran PUTRI
semakin kalut, tidak
sanggup menghadapi esok
hari, dan malam semakin
larut, PUTRI terserang depresi
berat. Dalam benak nya PUTRI
berkata “ aku lebih
baik mati, daripada
harus menikah dengan
bandot tua dan
aku tidak bisa
meninggalkan RIO. Dan tanpa
terasa waktu subuh pun
tiba.
Pagi
- pagi, bu
FATIMAH dan pak
HASAN sangat terkejut, karena mereka
tidak mendapati PUTRI
di kamar nya, mereka
semakin panic karena
PUTRI kabur dari
rumah nya, pak HASAN dan
bu FATIMAH bingung
harus mencari PUTRI
kemana. Akhir nya pak
HASAN mencari PUTRI
dan bu FATIMAH
pun mencari dengan
berbeda arah. Keberadaan PUTRI
sedang sangat galau, dia
pergi dari rumah
tak tentu arah.
Sehabis
mencuci motor nya, RIO duduk
termenung , tapi perasaan RIO
tidak enak, RIO berusaha
untuk menenangkan fikiran
nya dengan secangkir
kopi dan sebatang
rokok, tetapi tetap
RIO tidak merasa
tenang, tiba - tiba fikiran
RIO melayang teringat
sama PUTRI, karena HP
RIO rusak, akhir nya
RIO memutuskan untuk
mengunjungi PUTRI, tanpa
fikir panjang RIO
langsung berangkat dan
memacu motor nya
dengan kencang, akhir nya
RIO sampai di
rumah PUTRI, tetapi RIO
mendadak kaget, ketika
di rumah PUTRI
tidak ada siapapun,
hati RIO bertanya - tanya “ pada
kemana PUTRI bersama
keluarga nya, dan RIO
teringat kalau PUTRI
akan di nikahi oleh
pak KODIR kalau
rumah nya tidak
mau di sita, fikiran RIO
semakin kalut. Setelah RIO
menunggu sekian lama, tiba
- tiba bu
FATIMAH datang sambil
menangis dan langsung
memeluk RIO, dan
semakin kaget.
Bu FATIMAH
“ nak RIO , tolong
cari PUTRI sampai
ketemu “
RIO “ memang
nya PUTRI kemana
bu ? “
bu
FATIMAH “ justru
itu nak RIO , hari
ini dia akan
dinikahi oleh pak
KODIR, tapi rupanya dia
tidak mau, terus akhir
nya dia kabur
dari rumah “
RIO “
kalau begitu aku
akan mencari nya “ .
Kebingungan
menyelimuti fikiran RIO, dia
bingung harus mencari
kemana, lagi pula RIO
tidak memegang HP, tapi
RIO memiliki insting
yang kuat, akhir nya
RIO langsung menaiki motor
nya dan memacunya
dengan sangat cepat. Setelah RIO
berangkat, tiba – tiba datang pak
KODIR dengan pak
penghulu, dan bu FATIMAH
yang belum lama
masuk rumah kaget
dengan suara ketukan
pintu.
ketika pintu di buka
bu FATIMAH kaget
bukan kepalang, karena yang
dilihat nya adalah
pak KODIR dengan
pak penghulu yang
siap menikahkan . pak KODIR
dan pak PENGHULU
dipersilahkan masuk oleh
bu Fatimah , setelah mereka
duduk, bu FATIMAH pun duduk
dengan sangat gemetar.
“ maaf
bu, si neng
PUTRI sudah siap
belum ? “
dengan gemetar
bu FATIMAH menjelaskan
“ begini
pak, saya minta
maaf, anak saya tidak
bisa menepati janji nya, dia minggat
dari rumah “
pak KODIR
dengan sangat kecewa
membentak
“ APPAAH………. Saya sangat
kecewa dan saya
sangat terhina, kalau begitu
saya membatalkan nya, mulai
besok rumah ini
harus sudah bersih,
kalau tidak pengawal – pengawal saya
yang akan memaksa,PAHAMMM “
setelah pak
KODIR meluapkan kemarahan
nya kepada bu
FATIMAH, pak KODIR pun
langsung beranjak pergi
dengan pak penghulu
bawaan nya.
RIO sudah mencari
kemana – mana, akhir nya RIO pergi
ke suatu tempat, ternyata
dugaan nya RIO
benar, bahwa PUTRI
mau bunuh diri, dari
jarak dua puluh
meter, RIO melihat seseorang
yang terlentang di atas
rel kereta api, setelah agak
mendekat ternyata benar bahwa yang
terlentang itu adalah PUTRI . RIO
langsung memberhentikan motor
nya, RIO langsung
berlari berlari untuk
menolong PUTRI, suara kereta
api sudah terdengar
dengan cirri khas
klakson nya.
“
premmm……..jessss……….jessss…….preeeeeeeeemm……jes….jes……jes “
RIO dengan
sangat panic terus
berlari, sementara kereta api
semakin mendekat, karena RIO
berlari sangat cepat, dia
kehilangan control , kaki nya
menginjak batu bulat
, RIO pun terpeleset
dan jatuh berguling -
guling, teriakan RIO tidak
terdengar oleh PUTRI
karena PUTRI dalam
keadaan pingsan, kaki RIO
teerkilir, tapi RIO tidak
mau menyerah, dalam benak nya
RIO berkata
“
aku lebih baik
mati bersama daripada
tidak menolong nya “
RIO terus
meronta dengan menggusur
satu kaki nya, RIO
berjalan tertatih – tatih,
RIO semakin dekat
dengan PUTRI, tapi KERETA
API sudah berjarak
sepuluh meter dari
tubuh PUTRI yang
terlentang, dengan sekuat tenaga, akhir nya RIO
dapat meraih PUTRI
dan menyeret nya
keluar rel, RIO terus
menarik tubuh PUTRI,
dan kereta api
yang terdiri dari
enam gerbong, melewati
mereka berdua, dan
ketika RIO melirik
hanya tinggal terlihat
ekor nya saja.
Dengan
perasaan terharu, RIO memeluk
tubuh PUTRI yang
masih dalam keadaan
pingsan, berkali – kali RIO
menciumi kening PUTRI, seraya
berkata “ alhamdulillaah,
PUTRI kamu selamat, dan
RIO pun menangis
dalam tangisan bahagia. Walau kaki
RIO sakit, RIO memaksakan
untuk menggendong PUTRI,dan
RIO menggeletakan tubuh
PUTRI yang terkulai
lemas di teras toko
yang sudah tidak dipakai.
Lantas RIO menitipkan
di sebuah warung
nasi kembali menemui
PUTRI yang masih
tergeletak di teras toko
yang penuh debu. Dengan
ter engah – engah RIO menggendong
PUTRI ke jalan
yang dilintasi angkot,
setelah menemukan angkot
RIO langsung mengantarkan
PUTRI ke rumah nya.
Di
rumah, kedatangan RIO sudah
di sambut oleh
bu FATIMAH, yang
sedari tadi menunggu
di teras rumah sambil
tak berhenti menangis
dan brdoa. Setelah tubuh
PUTRI dibaringkan, bu FATIMAH
langsung memebersihkan wajah
PUTRI dan segera
mengkompres nya, seraya berkata
“
Alhamdulillah ya ALLAH, terima
nak RIO “
Karena RIO sudah
merasa lega, akhir nya RIO pamitan
untuk mengambil motor
nya yang di titipkan di warung. Setelah sampai
di warung , RIO ingin menenangkan
fikiran nya dengan
memesan secangkir kopi, dan
sebelum pulang, RIO menghabiskan sebatang
rokok nya.
Setelah merasa tenang , RIO
segera pulang dengan
memacu motor nya dalam
kecepatan sedang, panas
matahari yang begitu
terik, membuat RIO
membuat kepala RIO
menjadi pening, dan RIO
ingin cepat sampai
ke rumah, dan RIO pun
menambah kecepatan motor
nya , setelah melewati WARUNG
KONDANG, tiba - tiba ingatan
RIO melayang kepada
PUTRI yang masih pingsan
Akhir nya RIO
tidak konsentrasi menjalankan
motor nya, tanpa RIO
sadari , dari arah
berlawanan melaju sebuah
sedan Mercedes hitam , tanpa bisa
di elakan lagi akhir nya sedan
Mercedes hitam itu
menabrak RIO, tubuh RIO
terpental sampai lima
meter dan tubuh nya
mendarat di atas aspal ,
tubuh nya terseret
dan berguling – guling, motor
ninja merah nya
hancur berantakan.
Orang yang di dalam
sedan itu ternyata
seorang wanita, dia adalah
dokter yang praktek
di rumah sakit
HERMINA SUKABUMI. Wanita itu
bernama dokter SINTA. Dan
dokter SINTA adalah
seorang janda yang
berusia 34 tahun, dokter sinta berperawakan
tinggi kurus dan
wajah nya sangat
cantik. Setelah kejadian tabrakan, dokter sinta
merasa shok berat,
sementara tubuh RIO yang
tergeletak penuh darah,
dalam keadaan pingsan
masih di baringkan di
depan toko, dalam keadaan panic,
dokter sinta segera
menghubungi pihak rumah
sakit, untuk mengirimkan ambulance. Setelah darah
RIO yang hamper mongering, datanglah ambulance, dan RIO
segera dilarikan ke rumah
sakit HERMINA SUKABUMI.
RIO
dalam keadaan koma,
dan mengalami patah tulang
punggung, RIO dibawah
pengawasan dokter SINTA. Selain
dokter SINTA bertanggung
jawab atas kecelakaan
yang menimpa RIO, dokter
SINTA juga orang
nya sangat baik. RIO
dirawat secara intensif
oleh dokter SINTA, dengan keadaan
kepala yang masih
terbalut perban, tubuh RIO
terbaring dengan di
pandangi oleh SINTA, dokter
SINTA merasa bersalah
atas kejadian itu,
walaupun hal itu
bukan kesalahan mutlak
dirinya. Kecelakaan adalah suatu
musibah yang tidak
bisa di duga kejadian
nya. Dalam beberapa hari
RIO belum sadarkan
diri, dan SINTA sangat
khawatir melihat kondisi
RIO yang kritis,
selain doter SINTA
mengobati , dia pun selalu
berdoa atas kesembuhan
RIO.
Perawatan RIO
hanya ditangani oleh
beberapa suster, tidak
ada yang menunggu ,
karena tidak satupun
dari keluarga RIO
yang mengetahui kecelakaan
RIO. Setelah sore itu
dokter SINTA memeriksa
RIO, dokter SINTA selalu
pulang terlambat kerumah
nya, di rumah nya yang
berlokasi di perumahan
CIBEUREUM PERMAI, dokter
SINTA hanya ditemani
oleh pembantunya yang
bernama bi IPAH.
Sore itu SINTA
pulang dengan sangat
letih, setelah seharian
merawat sejumlah pasien,
termasuk RIO.
Dokter SINTA pulang
masih dengan mobil
sedan nya yang
sedikit penyok bekas
tabrakan dengan motor RIO.
Setelah sampai rumah,
bi ipah yang
setia membukakan pintu
pagar nya, dokter
SINTA langsung memarkir
mobil nya, dan dia
pun langsung masuk. Dokter
SINTA menempati kamar
atas, dengan santai dokter
SINTA menaiki tangga.
Setelah menyegarkan tubuh
nya, dokter SINTA
memiliki hobby menulis,
dokter SINTA membuka
laptop APEL nya
dan mencurahkan semua
isi hatinya ke
dalam laptop nya.
Di
sela- sela kesibukan nya,
dokter sinta yang
tidak memiliki anak
dari pernikahan nya,
dengan senang hati
mencurahkan segala sesuatu
nya lewat tulisan, jika sudah
merasa pegal, baru
dokter SINTA mengganti
aktifitas nya, dokter baru
turun dari kamar
nya untuk menikmati
minuman segar, dan
dokter SINTA, belum merasa
tenang kalau dia
belum melihat RIO
dalam sadar. Sambil menikmati
lemon tea nya
dokter SINTA di ruang
tamu di hadapan nya
home teatre audio
video yang memukau,
namun kali ini
dokter SINTA sedang
tidak ingin menonton. Malam semakin
larut namun dokter
SINTA belum di serang
rasa kantuk, hingga
akhir nya dokter
SINTA tertidur di
sopa yang empuk,
hingga waktu subuh
tiba, terdengar adzan subuh berkumandang,
bi IPAH yang
sudah terbiasa bangun
subuh, hendak ke dapur, dan
dokter SINTA pun ikut
terbangun, setelah itu,
dokter menunaikan shalat
subuh.
Sekitar
jam delapan pagi, dokter
SINTA dengan sedan
nya menuju rumah sakit
HERMINA SUKABUMI, setelah sampai
di rumah sakit, dokter
SINTA langsung memeriksa
keadaan RIO, ternyata RIO
sudah sadarkan diri, namun
kondisi nya masih
lemah, RIO sudah bisa
membuka mata nya, dokter
SINTA pun merasa
senang, tetapi mereka belum
bisa berkomunikasi. Namun dengan begitu
keadaan RIO ada kemajuan
dan dokter SINTA
merasa tenang. Setelah itu
dokter sinta kembali ke kantor nya, dan
dokter SINTA berniat
mau memperbaiki mobil
nya yang sedikit
penyok.
Hari
terus berganti dan
waktu terus berjalan,
kali ini dokter
SINTA pulang diantar
oleh sesama rekan
kerjanya karena mobil
nya masih berada
di bengkel, dokter SINTA
segera menemui bi
IPAH pembantunya dan
berkata
“ bi
sekarang kan mobil
saya masih di
bengkel , jadi besok bibi
belanja pake angkot
saja “
Dokter SINTA langsung
ke kamar nya. Dan
seperti biasa dokter
SINTA dalam waktu
senggang nya, mengotak
- atik laptop nya. Ke esokan hari
nya dokter sinta berangkat
kerja dengan menggunakan angkot,
setelah di tempat pekerjaan nya, dokter
SINTA sudah harus
membuka balutan perban
kepala RIO, dengan teliti
perban RIO dibuka
nya, sementara RIO
tidak berkata – kata hanya
bisa menatap wajah
dokter SINTA yang
penuh kelembutan. Setelah
perban RIO di buka, dokter SINTA
langsung menyuapi RIO bubur
mereka pun baru
bisa berbincang.
RIO
“ maaf
bu, ini saya dimana
? ”
SINTA “
sudah, jangan banyak
fikiran dulu , perkenalkan nama
SINTA , saya dokter disini, ini
rumah sakit HERMINA
tempat saya bekerja “ .
RIO “ yang
terakhir yang saya
ingat, saya tabrakan “
SINTA “ yah, dan
motor anda tabrakan
sama mobil saya ,
dan saya segera
melarikan anda ke rumah
sakit ini “
RIO “
sudah berapa lama
saya disini ? “
SINTA “
sudah seminggu lebih “
RIO “
seminggu lebih ! bagaimana
dengan pekerjaan saya ? “
SINTA “ sudaaah,
ga usah khawatir, saya melihat
di dompet anda, nama anda
BENI SATRIO, bekerja
di perusahaan PT GSI,
saya sudah melaporkan
anda ke fihak
perusahaan “
RIO “ oooh begitu
ya bu, terima kasih
bu “
SINTA “ iya
sama - sama,
bahkan beberapa hari
kebelakang, ada dua
orang teman anda
yang menjenguk kesini, mereka memakai
seragam satpam “
RIO “
hah, siapa mereka ? “
SINTA “ mereka tidak
menyebutkan nama nya,
hanya bilang katanya
semoga lekas sembuh
“.
Akhir
nya dengan penuh
penderitaan PUTRI dan
keluarga nya di
usir oleh pak
KODIR, kini PUTRI beserta
keluarga nya mengontrak rumah
kecil yang hanya
satu kamar.
PUTRI dan
keluarga nya tinggal
di kamar yang
sama, karena PUTRI sangat
prustasi, sehingga
pekerjaan nya di
PT GSI menjadi
terabaikan, dan lambat
laun PUTRI menjadi malas
untuk kembali bekerja
di PT GSI, sehingga akhir
nya PUTRI pun
berhenti bekerja.
Keberadaan PUTRI dan
keluarga nya semakin parah,
kedua adik PUTRI
yang masih duduk
di bangku smp
harus berhenti sekolah,
karena sudah tidak
sanggup membayar biaya,
sementara pak HASAN
dengan terpaksa menjadi
penjual es keliling
untuk meghidupi keluarga
nya.
PUTRI semakin kalut
menghadapi semua ini, PUTRI
hamper putus asa ,
dan seakan belum sanggup
menerima kenyatan ini, malu
bercampur sedih, sedih bercampur
marah dan marah bercampur
dengan berbagai kekecewaan
semua menjadi satu.
Tetapi pada akhir nya
PUTRI menyadari tentang
makna hidup dan
kehidupan, semua bentk kejadian yang
di alami nya
merupakan cobaan hidup,
dan PUTRI siap
menerima kenyataan pahit, didalam benak
nya PUTRI berkata
“ hidup ini
belum berakhir, hidup
ini harus terus
berjalan, aku harus
kembali semangat, menjemput
sebuah impian. Setelah
PUTRI menyadari semua nya , kini PUTRI
kembali semangat untuk
mencari pekerjaan, akhir
nya PUTRI bekerja
di super mall
HARIMAT CIANJUR.
Sementara RIO
yang mengalami patah
tulang, belum bisa berjalan,
RIO hanya bisa
duduk di atas
kursi roda yang
selalu di temani SINTA. Dalam keadaan
itu RIO selalu
teringat kepada PUTRI,
begitu juga dengan
PUTRI yang selalu
teringat kepada RIO, PUTRI
dan RIO kehilangan
komunikasi, karena RIO
sudah tidak memegang
HP. Tetapi RIO merasa
terhibur dengan kehadiran
SINTA yang selalu
menemani nya.
Mereka suka bebincang, hubungan nya
semakin lama semakin
akrab. RIO yang duduk
di kursi roda yang
didorong oleh SINTA
berjalan mengelilingi halaman
rumah sakit.
SINTA “ maaf
pak, karena kejadian
ini, keadaan bapak
jadi begini “
RIO “
tidak ada yang
harus di maafkan, ibu
tidak salah dalam
hal ini, karena semua
berjalan diatas taqdir “
SINTA “
saya akan terus
menemani bapak , sampai
bapak sembuh “
RIO “
tidak usah panggil
saya bapak, karena
saya belum memiliki
anak , panggil saja saya
RIO “
SINTA agak
grogi “ oh
iya pak RIO, eh
RIO , kalau keluarga RIO
pada kemana, kok semenjak
RIO disini, tidak seorang
pun yang menjenguk
RIO “.
RIO “
saya sebatang kara
bu, saya bercerai
dengan istri, terus
saya tidak memiliki
anak dan saudara
saya pada jauh
“ . akhir nya setelah
berputar – putar, mereka pun
kembali ke kamar
karena RIO saat
nya makan siang.
Dengan sabar,
SINTA menyuapi RIO , dengan penuh
perasaan , SINTA membopong RIO
ke tempat tidur ,
selesai RIO makan
dan minum obat, mereka
melanjutkan kembali perbincangan
nya.
SINTA “ oh ,
jadi RIO tinggal
sendirian, memang nya
sudah berapa lama
bercerai ? “
RIO “
mungkin sekitar 3
tahunan bu “
SINTA
“
kamu juga jangan panggil
ibu dong, kan aku
juga belum punya
anak, panggil SINTA
aja ga apa
- apa “
RIO “
ya baiklah bu
SINTA, eh
SINTA “.
Hubungan mereka semakin
akrab dan diantara
mereka sudah tidak
ada kecanggungan lagi. Merekapun melanjutkan
perbincangan nya .
SINTA “
terus kegiatan RIO
selain bekerja, apa saja
? “
RIO “
ya gak tentu
SIN , sebelum nya aku
kelola KOST an, tapi
ya karena aku
malas ngurusin nya,
sekarang jadi berantakan , lantas
kegiatan SINTA selain
praktek dokter, apa
aja ?
SINTA “
ya banyak lah, aku
seneng menulis, terus
aku kerjasama buka
butik, ada juga
kerjasama dibidang restaurant
di CIAWI BOGOR “ .
RIO “
emang kalau suami
nya kerja dimana ? “
SINTA “
aku cerai sekitar
empat tahun yang
lalu, dan akupun sama
gak punya anak “
setelah
mereka selesai bercakap – cakap, akhir nya
SINTA sudah waktu
nya pulang.
Tanpa
terasa RIO sudah
hampir tiga bulan
dirawat di rumah
sakit, rasanya ingin segera
pulang, namun apa
daya, RIO belum
bisa berjalan karena
tulang betis nya
patah sehingga menuggu
normal lagi. SINTA yang
berada di rumah
nya yang sedang
santai mendengarkan music
lagunya CELLIN DION,
tiba -tiba fikiran
nya melayang ke
rumah sakit teringat
RIO, dan benak nya
berkata
“
kasihan RIO , dia hidup
sendirian, tak ada
yang peduli kepada
nya “ .
Karena semakin lama
mereka semakin dekat, akhir
nya SINTA bersimpati
kepada RIO yang
tegar menghadapi semua
cobaan yang menimpanya. Dan SINTA
pun semakin menyukai
RIO yang apa adanya.
=======================***=======================
Suatu sore SINTA
menemui RIO untuk
memberikan buah - buahan ,
dan SINTA pun
langsung masuk dan
menyapa RIO .
SINTA
“ hai
RIO, ini aku
bawa buah -
buahan, aku kupasin
yah mangga nya “
RIO “
eh SINTA , udah
biarin biar aku
saja yang kupas
“
sambil duduk di samping ranjang,
SINTA mengupaskan buah
mangga, dan menyuapi RIO
dengan senang hati
RIO “
padahal gak usah
repot - repot SIN
“
SINTA “
ah engga kok
gak repot “
RIO “
SIN aku sudah
bosan berada di sini ,
setiap hari dan setiap
malam hanya bisa
memandangi langit -langit,
aku ingin segera
pulang , masih banyak yang
harus aku benahi
“
SINTA “
maksud nya membenahi
apa ? “
RIO “
ya banyak lah SIN, aku
harus membenahi pekerjaan,
membenahi hubungan dengan
pacar “
SINTA “
emang nya pacar
nya siapa ? dan
dimana ? “
RIO “
nama nya PUTRI
, orang CIANJUR , justu itu
SIN dia gak
tahu aku disini
“
SINTA agak
kecewa mendengar bahwa
RIO memiliki pacar,
tetapi SINTA tidak
memperlihatkan kekecewaan nya,
SINTA
“ yang
sabar aja , paling
juga beberapa hari
lagi sudah bisa
pulang.
=======================***=======================
Dalam perpisahan nya yang
tiba - tiba , PUTRI merasa
bersalah sama RIO , tetapi
PUTRI sangat merindukan
RIO, namun sampai
saat ini PUTRI
belum mendapat kabar
tentang RIO , karena kerinduan
PUTRI tak
terbendung lagi.
akhir nya PUTRI memutuskan
ke rumah RIO. Karena
kebetulan PUTRI sedang
libur bekerja, sekitar sore-
sore, PUTRI berangkat
ke rumah RIO, dalam
perjalanan bis PUTRI
sudah membayangkan wajah
RIO yang sejuk, dan
tidak lama kemudian
sampai lah PUTRI dirumah
RIO, tetapi PUTRI mersa
heran, karena PUTRI
tidak bertemu RIO
dan ketika kebelakang,
tempat dia dulu
KOST, ternyata tidak
satu kamar pun yang berpenghuni,
dan PUTRI hanya
melihat sampah – sampah yang
berserakan, PUTRI
kebingungan harus bertanya
kepada siapa.
Sejenak
PUTRI merenung di
teras rumah dengan
sejuta pertanyaan, setelah
sekian lama
PUTRI menunggu dan
merenung, akhir nya hari
mulai gelap,dan PUTRI
pun memutuskan untuk
kembali pulang, tetapi
sebelum pulang, tiba – tiba PUTRI
teringat pabrik , dan PUTRI
segera ke pabrik
untuk mencari informasi,
di pabrik PUTRI
bertemu IRWAN yang
waktu itu sedang
berjaga di POS,
dan PUTRI pun
langsung menanyakan kepada
pak IRWAN.
PUTRI
“ maaf
pak , saya mau
numpang Tanya, kalau pak
RIO masuk kerja
tidak pak “
pak IRWAN
“ maaf, ibu
siapa nya pak
RIO ? pak RIO sudah
hamper tiga bulan
tidak masuk kerja “
PUTRI kaget
dengan penjelasan pak
IRWAN .
PUTRI “
hah, memang nya kenapa
pak “
pak IRWAN “
lohh, memang nya
ibu tidak tahu
kalau pak RIO
kecelakaan tabrakan, terus
sekarang dia masih
di rawat di
rumah sakit “
mendengar penjelasan
pak IRWAN , PUTRI sangat
terkejut dan hampir
pingsan .
PUTRI “ haaaah,
terus dirwat nya
di rumah sakit
mana pak ? “
pak IRWAN
“ di rumah sakit
HERMINA SUKABUMI “
PUTRI “ terima
kasih pak, saya
segera kesana “.
Dengan persaan yang
sangat galau, PUTRI
merasa bingung, karena
waktu semakin malam, mau
langsung ke rumah
sakit, PUTRI takut
kemalaman pulang ke
CIANJUR, akhir nya
PUTRI memutuskan untuk pulang
ke CIANJUR dan
berencana besok nya
akan menjenguk ke rumah
sakit. Dalam perjalanan pulang
di dalam bis, PUTRI menangis
dan air matanya
berlinang mengenang kebaikan
RIO. Tanpa teras akhir nya
PUTRI sampai ke
rumah kontrakan nya
sekitar jam 23
wib.
Dari beberapa hari
kebelakang, kesehatan RIO
sudah membaik, dan RIO
pun sudah kembali
normal, sudah bisa
berjalan lagi seperti
biasa, RIO yang sedang
jalan - jalan di teras
kamar rawat inap nya , ternyata sedang
menunggu kabar dari
SINTA, dan tidak lama
kemudian SINTA pun
datang dengan membawa
kantong kecil.
SINTA “
hai RIO , bawa kabar
gembira buat kamu “
RIO “
kabar gembira apa
SIN “ rio
dengan semangat mendengarkan .
SINTA “
besok kamu sudah
bisa pulang, dan ini
hadiah kecil dari
aku, sebuah HP “
RIO “ sudah
bisa pulang besok,
alhamdulilah, dan ini terima
kasih HP nya “
SINTA “
iya sama – sama RIO , biar
aku gak sulit hubungi
kamu “
RIO segera
mengemasi barang -
barang kecil nya
dan memasukan ke
dalam tas kecil.
Senyum
bahagia terpancar dari
wajah RIO dan
juga SINTA, dan
mereka pun melanjutkan perbincangan
nya.
SINTA “
oh iya RIO,
besok pulang nya
biar saya antar “
RIO ”
ah tidak usah
ngerepotin SIN, aku bisa
pulang sendiri kok , oh
iya SIN kalau
motor saya dimana
yah ? “
SINTA “
oh motor kamu di
tahan polisi polsek
WARUNG KONDANG, motor kamu
rusak berat, tapi
biar saya ganti
biaya perbaikan nya, nanti
kamu tinggal ambil
saja di kantor polisi
“
RIO “
jika memang SINTA
mau ngantar saya
pulang, kira - kira
jam berapa ? “
SINTA “
ya paling sekitar jam
Sembilan nan . setelah itu
SINTA kembali ke
rungan nya dan
RIO sangat bahagia
dengan kepulangan nya.
Rumah nya seakan
sudah terbayang di
depan mata. Waktu begitu cepat berlalu, dan
waktu subuh pun
sudah tiba, RIO
dengan semangat sudah
bangun dan segera
menunai kan shalat subuh.
Hari
ini PUTRI sengaja
bolos kerja , karena
ingin menjenguk RIO
di rumah sakit, dan
pagi - pagi setelah
beres mencuci, PUTRI
siap - siap berangkat.
Sekitar jam delapan PUTRI
berangkat dari rumah
nya dengan menggunakan
bis , PUTRI menunggu
bis yang ke arah
SUKABUMI , setelah beberapa menit
bis yang ditunggu PUTRI akhir
nya datang juga
dan PUTRI segera
menaiki nya.
Disaat
RIO sedang sarapan, tiba - tiba
SINTA datang dengan
tersenyum. SINTA segera duduk
disamping nya.
RIO “
rupanya sudah siap
nih “
SINTA “ iya
, tapi
aku akan kehilangan
kamu yang selama
ini , aku suapin makan
“
RIO menyudahi
sarapan nya, sambil
berkata
“
ya enggak lah
SINTA, kita kan masih
bisa ketemu kapan
saja, lagi pula aku
dikasih hanphon buat
kita komunikasi“
SINTA “
iya juga sih
RIO , ayo kita berangkat, awas ada
barang kamu yang ketinggalan, semua
masalah dengan rumah
sakit sudah aku urus”
Dan
akhir nya dengan
senang hati , mereka pulang
dengan menggunakan sedan
mercy nya
SINTA. Didalam mobil mereka
pun berbincang.
SINTA “
RIO, nanti kalau
sudah di rumah ,
jangan lupa telphon
aku ya “
RIO “
iya insya ALLAH
SIN “ tidak lama
di perjalanan yang
kebetulan tidak macet, akhir nya mereka sampai
di rumah RIO,
RIO
“ SINTA mampir
dulu dong “
SINTA
“ iya “
SINTA pun
merasa senang diajak
mampir oleh RIO, dan
mereka pun langsung turun
dari mobil . dan RIO
setengah berlari karena
senang nya , langsung
masuk dan mempersilahkan SINTA
masuk. SINTA agak
bengong melihat rumah
yang berantakan dan kotor, karena sudah
berbulan – bulan ditinggalkan.
RIO “
duh maaf SIN
keadaan di sini, begini berantakan, maklum lah
aku hanya seorang
diri, jadi segala sesuatu
nya dikerjakan sendiri “
SINTA “
ya ga apa -
apa RIO
“ kendatipun demikian, SINTA merasa
senang dan nyaman
di rumah RIO .
SINTA “ RIO,
aku agak
laper, sebentar yah aku
mau beli nasi
bungkus “
RIO
“ biar
aku aja yang
beli, SINTA tunggu
disini .
Tidak
lama kemudian PUTRI
sampai di rumah
sakit dengan perasaan
tegang, karena mau
bertemu RIO kekasih
nya yang selama
ini di rindukan
nya, PUTRI langsung
menanyakan kepada recepcionis .
PUTRI “
maaf bu, saya
mau Tanya, kalau
pasien yang nama
RIO, di rawat di
kamar mana yah ? “
RECEPTIONIS “
sebentar bu saya
cek dulu di
computer , maaf
bu pasien yang nama
RIO , tidak ada
“
PUTRI “
maksud saya pak
SATRIO “
RECEPTIONIS “
oh mungkin maksud
ibu BENI SATRIO
“
PUTRI “
iya bu betul
itu “
RECEPTIONIS “
tapi pak BENI
SATRIO , baru tadi
pagi pulang nya, dia
diantar sama bu
SINTA “
PUTRI “
ya kalau begitu,
saya permisi, terima
kasih bu “
RECEPTIONIS
“ iya
sama – sama.
RIO
datang dengan membawa
bungkusan nasi, sementara
SINTA sedang duduk
di kursi ruang
tamu.
RIO “
maaf sin agak
lama, kesal ya nunggu
“
SINTA “
ah engga kok “
mereka berdua pun makan
bareng sambil bercanda.
“
SINTA “ RIO
, nanti
kapan - kapan, kamu
main main yah ke
rumah aku “.
RIO “ iya
insya ALLAH “, setelah beres
makan SINTA langsung pulang.
Setelah
SINTA pulang, RIO
sudah sangat rindu
sama PUTRI yang
sudah lama tidak
bertemu dan sudah lama
tidak mengetahui kabar
PUTRI, RIO segera beres
- beres rumah
yang berantakan, setelah
itu RIO cepat -
cepat mandi, setelah
semua ya beres , RIO keluar
melangkahkan kaki nya untuk
meminjam motor teman
nya. Dan RIO
segera ke CIANJUR
dengan maksud ingin
segera menemui PUTRI. RIO
memacu motor nya sangat
cepat karena sudah
tidak sabar ingin
bertemu PUTRI.
PUTRI
yang agak kebingungan
langsung naik bis
untuk langsung pergi
ke rumah RIO, dalam
perjalanan bis, hati PUTRI
terasa deg - dega an, karena sudah
tidak sabar ingin
bertemu RIO, tidak lama
kemudian PUTRI sampai
di rumah RIO,
tetapi PUTRI merasa
heran ,karena RIO
tidak ada di
rumah , berkali - kali
PUTRI mengetuk mengetuk
pintu rumah RIO , tetapi tidak
ada jawaban juga,
PUTRI dengan penuh
penasaran, lantas melihat
ke belakang rumah , dan
di situpun RIO
tidak ada, pikiran
PUTRI semakin bingung , tetapi akhir
nya PUTRI menunggu
Di teras rumah
RIO .
=======================***=======================
Setelah
sampai di rumah
PUTRI, RIO langsung
mengetuk pintu , dan
tidak lama seorang
ibu membuka nya .
RIO “
maaf bu, apa PUTRI
nya ada di
rumah “
IBU “
maaf pak ,disini
tidak ada yang
nama nya PUTRI
“
RIO sangat
terherah - heran .
RIO
“ hah,
terus kalau ibu
siapa ?
IBU “
saya ibu IDA ,
yang menggadai rumah
ini dari pak
KODIR “
RIO “
oh begitu, maaf bu
kalau begitu , keluarga
yang dulu tinggal
disini , pindah kemana
?
IBU “
duh maaf pak
saya tidak tahu. RIO
menjadi sangat bingung
harus mencari PUTRI
kemana. Akhir nya RIO
ngeluyur tidak karuan,
sementara RIO belum
ingin pulang ke rumah
kalau belum bertemu
dengan PUTRI pujaan
hati nya. RIO hanya berputar
- putar di kota
CIANJUR, dengan tujuan
siapa tahu bertemu
dengan PUTRI di
jalan.
Semakin
lama PUTRI semakin
kesal menunggu di
rumah RIO yang
tak kunjung datang, akhir nya PUTRI
memutuskan untuk pulang
dengan perasaan hampa. Hari
semakain sore dan
awan hitam mulai menyelimuti langit,
sementara PUTRI masih
menunggu bis kearah
CIANJUR . dan bius pun
segera datang, PUTRI
segera menaiki bis
dengan perasaan sangat
sedih , karena orang
yang sangat rindukan
nya , tidak di temuai nya.
Tidak lama kemudian
PUTRI dengan lemas
sampai ke rumah
kontrakan nya.
RIO yang
sudah merasa cape
berkeliling kota CIANJUR
, akhir nya memutuskan
untuk pulang, tetapi
kali ini RIO menjalankan
motor nya sangat
pelan, karena kecewa tidak
bertemu dengan PUTRI
yang sangat dirindukan
nya. Akhir nya RIO
sampai ke rumah
dan langsung memberikan
motor kepada teman
nya. Tanpa banyak pikir
lagi , RIO sangat
cape dan RIO
langsung MENGHEMPASKAN badan
nya diatas kasur
untuk tidur.
Keesokan harinya
RIO mengambil motor
nya yang ada
di polsek WARUNG
KONDANG ,lalu membawa nya
ke bengkel , karena RIO
sangat butuh dengan
motor nya itu
untuk bepergian kemanapun. Dan
RIO pun sudah
mulai masuk kerja
lagi seperti biasa , sore itu
RIO baru pulang kerja, seperti
biasa RIO mengisi
waktu luang nya
dengan merawat tanaman, atau menulis
semua curahan isi
hati nya dalam
komputer , tetapi kali ini
RIO lebih banyak
mencurahkan waktu nya
untuk menulis, menuliskan
semua tentang kisah
hidup nya.
Ketika sore itu
RIO sedang asik
mencurahklan tulisan nya, lewat
blog yang di
miliki nya, tiba -
tiba telephone RIO
berbunyi, rupanya SINTA yang
menelphon RIO, dan
SINTA memastikan keberadaan
RIO, karena SINTA
akan berkunjung ke
rumah RIO . setelah RIO
menerima telephon dari
SINTA, RIO pun melanjutkan
tulisan nya.
Hampir
jam enam lewat,
SINTA datang , yang ketika
itu RIO sehabis
menunaikan shalat magrib,
SINTA langsung ,masuk dan
duduk di kursi
ruang tamu dan
mereka pun berbincang.
RIO “ tumben
SINTA ke sini “
SINTA “
emang kalau SINTA
kangen ga boleh
? “
RIO “
ya boleh aja
sih “
SINTA “
sebetul nya , aku mau
ngajak jalan , tapi kira
- kira kamu
mau nggak ? “
RIO “ jalan – jalan
kemana, ini kan sudah
malem “
SINTA “
ya sebentar aja
yuk, paling juga
hanya mutar - mutar
di sukabumi “
RIO
“ okelah kalau
sebentar “
dan mereka
pun segera beranggkat
ke sukabumi, karena sudah
muter - muter
SUKABUMI, akhir nya SINTA
memarkirkn mobil sedan
nya di rumah
makan DISEN ci saat. SINTA langsung
memesan makanan dan
minuman yang beragam, seblum makanan
di sajikan, mereka pun
berbincang . SINTA “ RIO ,
kenapa yah,
belakangan ini, aku suka
teringat sama kamu “
sebelum RIO sempat
menjawab, pelayan pun
datang dengan membawa
banyak makanan yang
hampir mmemenuhi meja. Dan
mereka pun segera
makan. Setelah mereka makan mereka pun
berbincang lagi .
SINTA “
RIO, nanti hari
minggu, kamu punya
acara tidak ? “
RIO “
tidak tuh, aku
gak kemana -mana
emang nya kenapa
? “
SINTA “
engak RIO, aku
pengen ngajak kamu
SELABINTANA , kamu mau kan
“
RIO “
insya ALLAH, kalau gak
ada halangan “
SINTA “ oh
iya RIO, entah
kenapa semakin lama , aku
makin suka sama
kamu “
RIO “ ya
sama, aku juga
suka sama kamu,
kamu orang nya
baik, perhatian terus kamu
juga cantik ”
SINTA “
ah kamu bisa
aja deh RIO “
SINTA “ jadi
boleh dong aku mencintai
kamu ? “
RIO “
aduh kalau masalah
itu , aku bingung
nentuin , soal nya jujur
aja aku punya
pacar nama nya
PUTRI. “
SINTA “ jadi
kalau begitu hubungan
sama aku apaan
? “
RIO “
maaf SINTA , bukan
nya aku menolak
cinta kamu, tapi
aku sudah berjanji
mau menikahi PUTRI “
SINTA “
lantas kamu bisa
menganggap aku apa
? “
RIO “
sekali lagi maaf
SINTA , kamu aku anggap
sebagai kaka atau
sahabat “
setelah mendengarkan penjelasan
RIO , SINTA menunduk
bersedih karena merasa kecewa. RIO
menggenggam tangan SINTA
yang terkepal di atas
meja seraya berkata
“
SINTA, sesungguhnya aku
sayang sama kamu,
namun sampai sejauh
ini aku belum
bisa memutuskan pilihan”
Setelah itu
mereka pulang dan
SINTA mengantar RIO ke rumah nya.
=======================***=======================
Hari -
demi hari telah
berlalu, PUTRI yang bekerja
di HARIMAT SUPERMALL, tiba -
tiba bertemu dengan
teman sma nya
dulu , teman sma
PUTRI itu bernama
DENA, ternyata semenjak di
bangku sma dulu, DENA
sudah menaruh hati
kepada PUTRI, namun PUTRI
tidak pernah merespon nya, karena
yang PUTRI tahu, DENA
adalah lelaki yang
PLAYBOY dan suka
mabuk minuman keras.
Ketika PUTRI menghitung
jumlah pakaian, PUTRI dikagetkan
oleh kedatangan DENA
yang langsung menghampiri nya . DENA “ hai
PUTRI, ternyata kamu bekerja
disini yah ! PUTRI
“ eh, kamu DEN, iya aku
belum lama bekerja di sini “
DENA “ terus sebelum
kerja disini kerja
dimana ? “
PUTRI “ aku
kerja di GSI “
DENA “
eh PUT kamu
udah nikah belum ?
PUTRI “ belum
DEN, mungkin belum ada
jodoh “ mendengar keterangan
PUTRI , DENA merasa berpeluang
besar untuk mendapatkan
cinta PUTRI. setelah pertemuan
itu merekapun berpisah.
Keberadaan RIO
semakin bingung dan
selalu bertanya - Tanya
tentang keberadaan PUTRI, begitu
juga dengan PUTRI , dia
begitu merindukan RIO. Siang itu RIO
sudah kembali mengambil
motor nya
dari bengkel, RIO
segera mencucinya dibelakang
rumah nya. Malam minggu
yang kelabu, RIO bingung
entah harus kemana . PUTRI masuk
bekerja yang pulang
nya jam 21
wib, DENA yang sudah
sengaja ingin mengajak
PUTRI sudah siap
menjemput PUTRI dengan
memarkirkan mobil sedan
nya di depan
HARIMAT SUPERMALL. DENA langsung
menemui PUTRI di
konter nya. DENA
“ eh
PUTRI, sebentar lagi kan
kamu pulng, gimana
kalau aku mengantar kamu pulang
“
PUTRI “
ah ga usah
DENA, aku biasa
pulang sendiri kok “
DENA dengan
segala rayuan gombal
nya terus merayu
PUTRI agar dia mau
diajak jalan bareng. Akhir nya
dengan rayuan maut
DENA, PUTRI mau untuk
diantar pulang, walaupun
hati PUTRI merasa tidak enak dan
tidak mengijinkan, PUTRI terpaksa
ikut ajakan DENA
yang bermodus ingin
mengantar nya pulang.
Dalam kebingungan nya RIO,
merasa kangen dengan
kota CIANJUR. Tanpa
pikir panjang RIO
pergi ke CIANJUR
, RIO keliling -
keliling kota CIANJUR
dengan tidak ada
tujuan tertentu. Waktu telah menunjukan jam
21 wib, PUTRI sudah
waktu nya pulang
dan DENA sudah
menunggu PUTRI dihalaman parkir
HARIMAT SUPERMALL. Tidak
lama kemudian PUTRI
keluar dari MALL
dan langsung di
sambut oleh DENA. Tanpa
curiga sedikitpun PUTRI
langsung masuk ke
dalam mobil sedan nya
DENA. Ketika di dalam mobil
mereka berbincang .
DENA “ PUT,
sebelum ke rumah
kamu , sebaik nya kita makan dulu
yuk “
PUTRI “
ah gak usah
DEN, langsung ke rumah
ku aja “
PUTRI sudah
memberitahukan alamat dan
arah pulang ke rumah nya,
tetapi PUTRI merasa
bingung karena mobil
DENA hanya berputar
- putar,
PUTRI “ DEN, ini
kita mau kemana, dari tadi
kok berputar -
putar terus “
DENA “
saya lupa PUT jalan
ini “.
Padahal dengan
berputar - putar
DENA hanya mencari
alas an, DENA mencari
tempat yang sepi, setelah dijalan
jalur, yang cukup sepi, yang
hanya melintas satu
dua mobil tiba -
tiba DENA memberhentikan mobil nya dengan
alas an mogok.
DENA “ duh
PUT ,mobil nya mogok, tiba
- tiba mati. Sebentar yah
saya periksa dulu “
PUTRI yang
kebingungan tidak menjawab
sepatah kata pun, DENA
langsung turun dari mobil
dan dengan pura -
pura memmbuka kap
mobil, dan pura - pura
memeriksa.
RIO yang
sejak sore berputar
- putar di
CIANJUR, akhir nya merasa
sudah cape dan
memutuskan untuk pulang, tapi
benak RIO mengatakan
ingin pulang lewat
jalan jalur karena jarak
nya tidakk terlalu jauh
ke SUKABUMI, RIO menjalan kan
motor nya sangat
pelan. Karena PUTRI merasa
kesal duduk di mobil, akhirnya PUTRI
turun dari mobil
untuk memastikan DENA
yang sedang pura – pura
memperbaiki mobil nya .
PUTRI “ memang
nya yang rusak
apanya DEN? “
DENA “
gak tahu nih
tiba - tiba aja
mesin nya mati, kenapa
kamu turun, padahal di mobil
aja ” ,
dan PUTRI
kembali naik ke
belakang mobil, karena
PUTRI merasa letih,
yang tadinya PUTRI
duduk menyenderkan kepala nya
kebelakang lama – lama PUTRI
jadi terlantang, DENA
segera memasuki mobil
dan langsung menindih
tubuh PUTRI, DENA langsung
MENCIUMI PUTRI, tetapi
PUTRI sangat kaget
dan meronta sekuat
tenaga untuk melepaskan
cengkraman DENA, karena PUTRI
menolak melayani DENA ,akhir nya
DENA dengan kasar
memukul muka PUTRI, dan PUTRI
pun menjerit sekeras
- keras nya, namun tidak ada
satupun yang mendengar
nya, adapun mobil yang
lewat tetapi tidak
mempedulikan nya.
Motor
RIO yang melaju
begitu lamban, tiba-
tiba RIO dikejutkan
oleh jeritan wanita
yang meminta tolong,
suara itu makin
dekat, ternyata suara itu
dari dalam mobil
sedan, motor RIO
yang hendak melewati
mobil sedan secara
perlahan berhenti, RIO memarkirkan
motor nya di belakang
mobil itu, RIO langsung
turun dan melihat, ketika RIO
melihat ternyata jeritan
wanita itu hendak
di perkosa, RIO langsung
menarik badan DENA
keluar dari mobil
dan lansung menyarangkan pukulan
nya, DENA langsung membalas
pukulan RIO, setelah PUTRI
keluar dari mobil, PUTRI
sangat terkejut bukan
main karena yang
menolong nya adalah RIO
yang selama ini
PUTRI rindukan, tetapi karena
panic PUTRI langsung
berlari untuk mencari
bantuan, ditengah kegelapan
dan kesunyian malam,
PUTRI terus berlari
dan PUTRI semakin
jauh dari RIO
yang sedang berkelahi
dengan DENA.
Perkelahian RIO
dan DENA terus
berlagsung dengan seru, tidak
ada satupun yang
melerai perkelehian RIO
dan DENA, walaupun banyak
mobil yang lewat, tidak
ada satu pun
yang peduli, sehingga
pada akhir nya
datanglah mobil patrol
polisi, polisi yang berjumlah
empat orang langsung melerai
dan membawa nya ke
kantor polisi. Kini RIO
dan DENA ditahan di
kantor polisi polsek
CIANJUR untuk dimintai
keterangan atas peristiwa
perkelahian mereka.
RIO dan DENA
meringkuk dalam kamar
sel yang berbeda, karena akan
di proses pada
pagi hari nya. RIO
yang bercucuran darah
karena kepalanya sobek
akibat terkena hantaman
batu, meringkuk dalam
sel tahanan , hanya
memandangi terali besi. RIO
sambil duduk merasakan
kesakitan nya dan
teringat kepada PUTRI
, benak RIO mengatakan
“ PUTRI yang
selama ini aku
cari, sekali nya
ketemu dalam keadaan
mau diperkosa, terus
entah kemana dia
berlari, lagi pula ada hubungan
apa sama lelaki
itu “.
Malam semakin larut, karena
ubin yang sangat terlalu
dingin untuk dipakai
tidur, RIO sangat sulit memejamkan
mata untuk tidur, karena
RIO tidak kuat
menahan dingin dan
sekaligus menahan sakit
luka kepala. Tetapi lama -
kelamaan, karena RIO sangat
letih akhir nya
RIO tergeletak tidur
di atas ubin
yang dingin. Hingga hari
RIO dibangunkan untuk
proses b a p. setelah beres, karena
RIO dinyatakan tidak
bersalah akhir nya RIO
pulang, sementara DENA harus
menjalani hukuman.
Setelah
sampai di rumah
RIO tidak memikirkan
apa – apa lagi, RIO langsung
menghempaskan badan nya di atas
kursi ruang tamu
karena sangat letih. Dengan
baju yang penuh
darah yang sudah
mongering dan luka
kepala yang masih ternganga,
RIO tidur pulas.
Disaat RIO sedang
tidur, tiba - tiba SINTA
datang untuk berkunjung, SINTA laangsung
mengetuk pintu, tetapi
tidak a ada yang menjawab, karena pintu
nya tidak terkunci
maka SINTA langsung masuk, SINTA
sangat terkejut melihat
RIO yang sedang
tergeletak di atas kursi
yang penuh darah, SINTA
yang keheranan langsung
membersihkan wajah RIO,
disaat itu RIO
terbangun.
RIO “
eh SINTA, kapan
datang ? “
SINTA “ baru
saja, kamu kenapa ? “
SINTA langsung
membuka baju RIO
yang penuh darah,
dan mengambilkan baju
RIO dikamar nya.
Setelah itu RIO
dibawa oleh SINTA
ke rumah sakit untuk
dijahit luka kepalanya
yang sobek. Setelah
luka RIO beres
dijahit, SINTA membawa RIO
jalan - jalan
ke SELABINTANA, mereka mampir
di salah satu restoran
untuk makan, setelah makan
mereka bercengkrama, mereka duduk
berhadap – hadapan.
SINTA “ RIO
, bagaimana kejadian
nya, sehingga kamu
babak belur dan
terluka begitu parah
? “
RIO “
wah ceritanya panjang
SIN “ tadinya
RIO mau menutpi
tapi SINTA terus
mendesak, karena inginn tahu
apa yang sebenar nya
terjadi, akhir nya
RIO menceritakan seluruh
kejadian nya.
RIO “
begini SIN, aku pergi
ke CIANJUR , karena
ingin bertemu dengan
PUTRI, ketika malam sudah
larut, aku mau pulang
ternyata PUTRI mau
di perkosa oleh seorang
lelaki, dan aku segera
menolong akhir nya
aku berkelahi dengan
lelaki itu, sementara
PUTRI mungkin kaget
karena melihat aku ,dia
langsung lari entah
kemana “
SINTA
“ jadi kamu tidak bertemu
dengan PUTRI “
RIO “
ya begitulah SIN, ternyata
rumah nya sudah
di sita dan sekarang
PUTRI bersama keluarga nya entah
pindah kemana “.
Percakapan mereka
pun terus berlangsung.
SINTA “
RIO, sabar saja menghadapi
semua ini, sebetul
nya aku sedih
RIO , jika harus jauh
dengan kamu “
RIO “ memang nya
kenapa SIN ? “
SINTA “
sekitar semingguan lagi
aku di tugaskan
ke BALI selama
ENAM bulan, sebetul
nya aku tidak
mau karena pasti
jauh dengan mu,
tapi aku tidak
bisa menolak nya
“
RIO “ ya
aku juga tidak
berbuat apa -apa
SIN “
SINTA “
sebelum berangkat aku
ingin menghabiskan waktu selalu
bersamamu “ .
setelah percakapan mereka selesai
SINTA kembali
mengantar RIO pulang.
=======================***=======================
Subscribe to:
Comments (Atom)
