KISAH KARYAWAN PABRIK
Suatu hari dua wanita karyawan pabrik, sedang bercakap - cakap di kedai BAKSO, Mereka adalah TINA dan TINI, karena mereka sahabatan, mereka ngobrol tanpa canggung. waktu itu mereka sehabis gajian dan menikmati BAKSO rudal, YANG BAKSO NYA LEBIH GEDE DARIPADA MANGKOK NYA. sambil menikmati bakso nya mereka bercakap.
TINI " NA, kayak nya gajian bulan ini saya gak kebagian lebih, banyak yang harus di bayar "
TINA " emang bayar apa ajah ? "
TINI " YAAAAAAAAAAAAH, belum bayar KOST an, bayar kredit HP, TAS belum lunas , kredit sepatu masih tiga bulan lagi "
TINA " ya sama aja KELES, saya mah belum bayar kreditan motor, belum lagi kredit JAKET sama SI INTA, belum lagi bayar PULSA, laaaaaaaaaaahhhh pokona MAH RIEUT lah " karena mereka sedang galau memikirkan kebutuhan hidup nya yang semua nya harus dibayar, merek pun menambahkan lagi sambal dan saos kedalam mangkuk bakso nya.
Tetapi walaupun mereka bersahabat, tapi kalau bayar bakso suka bayar masing - masing aja, merupakan sesuatu yang aneh kalau mereka saling traktir. setelah habis makan bakso mereka pun melanjutkan perbincangan nya di luar kedai bakso.
TINA " sebetul nya emang salah sih, semua serba kredit, kaos ngredit, sepatu ngredit, helm ngredit, sampai PULSA ngredit alias ngutang, jadi weh pas gajihan teh gak kebagian , karena banyak yang harus di bayar "
TINI " iya NA, tapi kan kita butuh banget , segera harus di pake, akhir nya terpaksa dengan cara kredit, walau harga nya jadi jauh melambung, tapi kembali lagi ke gaya hidup sih, kadang kita terbawa gaya hidup orang lain karena gengsi pake baju itu - itu juga "
TINA " ya memang sih, pada intinya kerja di pabrik itu PANASAN, liat orang lain HP nya baru, mendadak otak jadi PANAS, liaT orang lain baju nya baru, MENDADAK HATI JADI PANAS, akhir nya saling bersaing, dengan SLOGAN BIAR TEKOR ASAL SOHOR "
TINI " bener NA, memang begitu ada nya kehidupan di pabrik mah, pa PANAS - PANAS, pa HADE - HADE HP, pa hade - hade PENAMPILAN, padahal ujung - ujung na mah matak jadi RIPUH, kadang - kadang setiap bulan kateter ku kebutuhan hidup, meus- meus GALI LOBANG TUTUP LOBANG, pinjam duit bayar utang, malah anu lebih RIPUH geus minjem ka RENTENIR, anu bunga na KAWAS SETAN "
TINA " ya gimana lagi, DA AKU MAH APA ATUHHHHHH, hanya seorang kuli pabrik yang gajinya PAS - PASAN " mereka pun berpisah.
No comments:
Post a Comment